Indonesia menawarkan paket-paket wisata ke Bali dengan harga murah ditambah bonus mandi uap (spa) kepada para wisatawan Australia yang memilih Pulau Dewata sebagai tujuan berlibur mereka antara Juli dan Desember 2008.Paket-paket wisata murah dengan harga di bawah seribu dolar AS itu sempat ditawarkan delegasi misi penjualan pariwisata Indonesia kepada para "wholeseller" (biro perjalanan wisata utama) Australia yang menghadiri presentasi delegasi RI di Perth, Melbourne dan Sydney pada 30 Juni, 2 Juli dan 3 Juli lalu.
Direktur Promosi Luar Negeri Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) RI, I Gde Pitana, kepada ANTARA yang mewawancarainya saat ia masih berada di Sydney 3 Juli lalu mengatakan, selain paket wisata plus itu, para "whole seller" Australia juga ditawarkan insentif khusus oleh program "Bali Village".
Insentif yang dimaksud itu adalah setiap "whole seller" Australia akan menerima tambahan pendapatan sebesar dua dolar untuk setiap kamar hotel yang berhasil dijual selama konsumen mereka melakukan pemesanan pada Juli 2008, katanya.
Pitana mengatakan, dalam misi penjualan itu, pihaknya datang dengan paket-paket wisata yang riil.
Pitana mengatakan, respons para "wholeseller" (biro perjalanan wisata utama) Australia sangat positif terhadap misi penjualan ini sejak penyelenggaraan acara di Perth hingga Sydney.
Di Perth misalnya, dari 60 "wholeseller" yang ditargetkan hadir, jumlah yang datang justru lebih dari 100 pengusaha. Kondisi yang sama juga ditemukan di Melbourne dan Sydney.
Di Melbourne, jumlah "wholeseller" yang datang mencapai 90 dari 50 yang ditargetkan, sedangkan di Sydney, jumlah yang datang mencapai 80, katanya.
Pitana mengatakan, ia optimis sebanyak 380 ribu orang wisatawan Australia yang ditargetkan datang ke Indonesia pada 2008 akan dapat dicapai satelah melihat antusiasme para wakil biro-biro perjalanan wisata utama Australia yang menghadiri misi penjualan pariwisata Indonesia di tiga kota itu.
Misi penjualan yang diikuti I Gde Pitana, tiga orang staf Depbudpar dan 15 orang pelaku usaha pariwisata dari Bali dan Lombok, Garuda Indonesia, "Bali Village" dan kantor perwakilan pariwisata RI di Sydney ini dimaksudkan untuk mengampanyekan VIY 2008 dan meningkatkan kunjungan wisatawan Australia dan Selandia Baru.
Di antara para pelaku bisnis pariwisata nasional yang ikut dalam misi ini adalah Inna GBB, Santrian, Resor Seminyak, Segara Village, Bali Garden, The Vira, Accor Indo, The Ahimsa, Melia Bali, Inna Putri, Jayakarta Hotel, Bali Marine Safari Park, Villa Ombak dan Senggigi Beach Lombok.
Sepanjang 2007, jumlah wisman asal Australia yang berkunjung ke Indonesia tercatat 314.432 orang, sedangkan jumlah wisman asal Selandia Baru mencapai 39.635 orang.
*) My news for ANTARA on July 14, 2008

No comments:
Post a Comment