
Tiga mahasiswa Indonesia, Selasa, memenangkan lomba foto antarmahasiswa Universitas Queensland (UQ), Australia, dalam rangka peringatan Pekan Kebhinnekaan ("Diversity Week") 2008.
Dewan juri yang terdiri atas dua fotografer profesional Australia dan seorang fotografer profesional Indonesia menetapkan karya foto Tonny W.Poernomo berjudul "Mosaik Kebhinnekaan" sebagai foto terbaik pertama.
Foto terbaik kedua dimenangkan Gregorius Mayar Saksono yang mengusung foto berjudul "Semangat Mahasiswa Internasional", serta tempat ketiga disabet Lazuardi melalui karyanya bertajuk "Bersama jadi Satu".
Ketiga juri lomba foto yang diselenggarakan Fakultas Bisnis dan Hukum UQ bersama Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di UQ (UQISA) itu adalah Stewart Gould, Jeremy Patten (UQ News) dan Ahmad Zamroni, wartawan foto Indonesia yang pernah bekerja untuk kantor berita Perancis, AFP.
Ahmad Zamroni yang ditemui ANTARA seusai acara penyerahan hadiah di gedung Foyer Chamberlain UQ, Selasa sore, mengatakan, ketiga juri bersepakat memilih karya Tonny sebagai foto terbaik pertama karena foto mahasiswa program pasca sarjana bidang ekonomi UQ itu berhasil menyajikan kebhinnekaan civitas akademika UQ.
Foto tersebut, katanya, tidak hanya bermutu dari aspek keahlian pemotretan dan menarik perhatian, tetapi juga kuat dari segi ide dan sesuai pula dengan tema "Pekan Kebhinnekaan" UQ.
Dewan juri mencatat karya Tonny tersebut berhasil "menggambarkan kehadiran keanekaragaman sosok di Universitas Queensland dalam potret hitam putih", sedangkan dua karya mahasiswa Indonesia lainnya memberikan gambaran bahwa UQ tidak hanya menarik bagi para mahasiswa Australia tetapi juga bagi banyak mahasiswa asing serta "kebersamaan" dalam keberagaman menjadikan dunia semakin indah.
Sementara itu, Tonny W.Poernomo mengatakan, karya foto yang diambilnya dengan kamera Nikon D-80 itu berupaya menjelaskan tentang keberagamaan individu civitas akademika UQ dengan menggabungkan beberapa imej (foto) dalam satu bingkai dengan memadukannya dengan huruf dan imej UQ yang membentuk kata "Diversity".
Ketiga foto karya tiga mahasiswa Indonesia itu mengungguli lebih dari 20 karya foto yang diterima Dewan Juri.
UQ adalah salah satu dari delapan universitas riset dan pendidikan terbaik di Australia disamping Universitas Adelaide, Universitas Nasional Australia, Universitas Melbourne, Universitas Monash, Universitas New South Wales, Universitas Sydney, dan Universitas Australia Barat.
Di UQ terdapat lebih dari 37.177 orang mahasiswa. Dari jumlah itu, sedikitnya 6.332 orang di antaranya adalah mahasiswa asing.
Tiga puluh negara di luar Australia yang memberi sumbangan terbesar pada kehadiran mahasiwa internasional di UQ adalah China, Singapura, Amerika Serikat, Malaysia, Hong Kong (China), dan Indonesia.
Seterusnya, Vietnam, Jepang, India, Kanada, Jerman, Brunei Darussalam, Taiwan, Korea Selatan, Thailand, Norwegia, Inggris, Papua New Guinea, Perancis, Filipina, Saudi Arabia, Oman, Iran, Peru, Brazilia, Uni Emirat Arab, Zimbabwe, Botswana, Fiji dan Meksiko.
*) My news for ANTARA on May 13, 2008

No comments:
Post a Comment