Friday, May 9, 2008

DUBES THAYEB LEPAS MOBIL PERELI INDONESIA DI CANBERRA








Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu TM Hamzah Thayeb, Jumat malam, mendapat kehormatan melepas mobil pereli Indonesia, Rifat Sungkar yang berpasangan dengan navigator asal Australia, Bill Hayes, dalam acara seremoni Kejuaraan Reli Asia Pasifik putaran Canberra.

Selain Dubes Thayeb, puluhan anggota keluarga besar KBRI Canberra dan warga masyarakat Indonesia juga hadir memberikan semangat bagi Rifat, kata Samsu Rizal dan Dino Kusnadi, dua diplomat Indonesia yang ikut menyaksikan acara pelepasan mobil-mobil peserta yang berlangsung di Garema City Canberra.

Rifat dan Hayes mengendarai mobil Subaru Impreza WRX STi. Mereka berada satu tim dengan pereli unggulan asal Australia, Cody Crocker dan Ben Atkinson, yang juga mengendarai jenis mobil yang sama.

Keduanya bertarung dengan 16 pasangan pereli lain yang berasal dari negara tuan rumah, Jepang, Selandia Baru, Perancis, Inggris, dan Rusia, dalam pertarungan dengan total jarak tempuh 556 kilometer itu.

"Kita memberikan dukungan moril dan semangat buat Rifat. Dan, sesuai rencana, Rifat Sungkar akan bersilaturrahmi dengan keluarga besar KBRI Canberra pada 11 Mei," kata Samsu Rizal.

Dalam kejuaraan reli Asia Pasifik yang berbarengan dengan reli nasional Canberra itu, beberapa pesaing tim "Motor Image Rally" dimana Rifat bernaung adalah Katsuhiko Taguchi dan Mark Stacey (MRF Tyres/Jepang-Australia), Scott Pedder dan Glen Weston (MRF Tyres/Australia), Jean-Louis Leyraud dan Ben Searcy (tim New Caledonia/Perancis-Australia), serta Atushi Masumura dan Koji Watanabe (Super Alex Troop/Jepang).

*) My news for ANTARA on May 9, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity