Friday, April 4, 2008

PM RUDD DIKECAM GARA-GARA "MEMBERI HORMAT" PADA BUSH

Aksi "memberi hormat" Perdana Menteri Australia Kevin Rudd saat bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) George W.Bush di sela KTT Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Bucharest, Romania, dikecam Pemimpin Oposisi Brendan Nelson.

Stasiun Televisi "ABC" dan "Channel Seven", Jumat, menayangkan momen ketika PM Rudd memberi hormat kepada Bush sesaat sebelum mereka saling bersalaman dan berbincang-bincang sejenak.

PM Rudd sendiri menganggap aksinya itu tidak lebih dari sekadar kelakar namun Pemimpin Oposisi Brendan Nelson menilainya sebagai satu tindakan yang tak pantas dilakukan seorang pemimpin Australia.

Nelson mengatakan, PM Rudd sepatutnya menunjukkan sikapnya sebagai pemimpin sebuah negara yang kuat daripada latah "memberi hormat" kepada Presiden AS.

Namun, kendati mengakui perbuatannya itu, PM Rudd mengatakan bahwa tindakannya itu hanyalah sekadar berkelakar kepada seorang pemimpin yang baru saja ia temui beberapa hari lalu.

PM Rudd bertemu Presiden Bush di Gedung Putih sebagai rangkaian kegiatan kunjungannya selaku PM Australia ke AS dari 27 Maret hingga 1 April lalu.

Sementara itu, kehadirannya di Bucharest dimaksudkan untuk ikut menghadiri KTT NATO yang berlangsung dari 2 hingga 4 pril 2008.

Kehadirannya di KTT NATO dan kunjungannya ke Markas Uni Eropa (EU) di Brussels dinilai media Australia sebagai tanda adanya perubahan besar dalam diplomasi Australia.

Selama era pemerintahan PM John Howard, hubungan Australia dan EU sering diwarnai ketegangan.

Melalui kunjungannya ke Brussels itu, PM Rudd berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan EU. Perubahan sikap ini menandakan perbedaan pemerintahan Partai Buruh dari pemerintahan sebelumnya (PM John Howard/Koalisi Partai Liberal-Nasional-red.).

Dalam KTT NATO di Bucharest itu, delegasi Australia, AS dan Inggris berupaya menekan negara-negara anggota NATO lainnya untuk menambah dukungan militer mereka bagi misi di Afghanistan dan memperjelas struktur komando di sana.

*) My news for ANTARA on April 4, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity