Thursday, April 3, 2008

KJRI SYDNEY: 16.370 WNI BERHAK IKUT PEMILU 2009

Konsulat Jenderal RI di Sydney sudah mendata sebanyak 16.370 orang warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak memilih dalam Pemilu 2009 di tiga negara bagian di Australia.

Sekretaris I/Konsul Bagian Kekonsuleran KJRI Sydney, Edy Wardoyo, dalam penjelasannya kepada ANTARA, Kamis, mengatakan, jumlah itu masih sangat mungkin meningkat karena pihaknya masih memproses sedikitnya seribu orang WNI lain yang baru lapor diri.

Dibandingkan hasil pendataan WNI di negara bagian New South Wales, Queensland, dan Australia Selatan untuk kepentingan Pemilu 2004, hasil pendataan untuk Pemilu 2009 menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan, katanya.

Dalam pendataan calon pemilih untuk Pemilu 2004, jumlah WNI yang berhasil didata hanya 8.000 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 3.600 orang di antaranya menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2004, kata Edy Wardoyo.
"Artinya, yang ikut Pemilu 2004 kurang dari 50 persen dari jumlah WNI yang terdata. Nah untuk Pemilu 2009, saya optimis jumlah WNI yang memilih akan meningkat tajam," katanya.

Edy mengatakan, peningkatan tajam jumlah WNI yang berpotensi memiliki hak pilih dalam Pemilu 2009 itu tidak terlepas dari intensifnya pencatatan dan pendataan yang dilakukan di tiga negara bagian yang masuk wilayah administratif KJRI Sydney itu.

Dari 16.370 orang WNI yang sudah terdata, sebanyak 1.500-an orang di antaranya tinggal di Queensland, 650-an orang di Australia Selatan, dan sisanya berdomisili di New South Wales, katanya menambahkan.

Total jumlah WNI yang ada di tiga negara bagian itu mencapai 30 ribuan orang.

*) My news for ANTARA on April 3, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity