Wednesday, April 2, 2008

AUSTRALIA PERINGATI JATUHNYA "SEA KING" DI NIAS

Angkatan bersenjata Australia (ADF), Rabu, memperingati gugurnya sembilan orang personil tentara dan petugas medis ADF dalam misi mulia membantu ribuan orang korban bencana gempa di Pulau Nias, Sumatera Utara, 2 April 2005.

Acara mengenang para personil yang gugur setelah helikopter "Sea King" milik Kapal Perang HMAS Kanimbla yang mereka tumpangi terjatuh di Pulau Nias tiga tahun lalu itu berlangsung di Canberra dan Pangkalan Udara HMAS Albatross, Nowra, New South Wales.

Kementerian Pertahanan Australia, Rabu, menyebutkan, Wakasad Letjen Ken Gillespie, Kasal Laksamana Madya Russ Shalders dan Kasau Marsekal Geoff Shepherd hadir bersama para keluarga korban di acara yang berlangsung di Memorial Sea King Canberra.

Sembilan prajurit Australia yang gugur di Nias itu adalah Letnan Mathew Davey, Letnan Matthew Goodall, Letnan Paul Kimlin (pilot), Letnan Jonathan King (pilot), Stephen Slattery, Scott Bennet (personil AL), Kepala Skuadron Paul McCarthy, Letnan Penerbang Lyn Rowbottom, dan Sersan Wendy Jones (personil AU).

Pulau Nias digoncang gempa bumi berkekuatan 8,2 pada Skala Richter pada 28 Maret 2005 atau sekitar empat bulan setelah bencana tsunami (gelombang laut besar) menyapu sebagian Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumut.

Para prajurit Australia yang gugur di Nias itu sebelumnya ikut membantu para korban bencana tsunami Aceh bersama rekan-rekan mereka yang berada di kapal HMAS Kanimbla.

Terkait dengan gugurnya sembilan orang personil tentara dan medis ADF di Nias itu, bangsa Indonesia, seperti ditegaskan Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu dalam pidatonya saat menghadiri acara peringatan dua tahun jatuhnya "Sea King" 2 April 2007, tidak akan pernah melupakan pengabdian dan pengorbanan mereka.

"Dipastikan, Indonesia tidak akan pernah melupakan aksi mereka yang tak menghiraukan diri mereka sendiri. Pengorbanan mereka itu telah semakin mendekatkan hubungan Indonesia dan Australia. Pengorbanan mereka akan senantiasa mengingatkan kita bahwa nasib kedua bangsa akan selalu saling terkait," kata Dubes Thayeb.

Dubes Hamzah Thayeb mengatakan, bangsa Indonesia menghormati seluruh orang Australia yang telah membantu para korban bencana tsunami dan gempa bumi di Aceh dan Nias.

"Kekuatan, keberanian, kemurahan hati, dan pengorbanan kalian menjadi inspirasi bagi kami. Hari ini, rakyat Aceh dan Nias bisa tersenyum gembira karena anda," katanya.

Atas pengorbanan dan pengabdian mereka, Pemerintah RI memberikan medali penghargaan tertinggi yang diberi nama "Satya Lencana Kebaktian Sosial" kepada mereka yang gugur dan luka-luka dalam misi kemanusiaan ADF di Nias tersebut.

Pemerintah Australia termasuk di antara sedikit negara sahabat yang langsung membantu Indonesia sejak awal bencana tsunami 26 Desember 2004 dan gempa dahsyat Nias tahun 2005.

Komitmen Australia untuk senantiasa bersama Indonesia di saat sulit terus terpelihara ketika bencana bertubi-tubi menghantam Indonesia sejak 2004 hingga 2007.

*) My news for ANTARA on April 2, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity