Tuesday, March 11, 2008

TIM KRIKET AUSTRALIA BATAL KE PAKISTAN

Pemerintah Australia menyambut baik adanya keputusan pembatalan kunjungan tim kriket negaranya ke Pakistan.

"Saya menyambut keputusan Dewan Kriket Australia dan Pakistan tentang pembatalan rencana kunjungan tim kriket Australia ke negara itu," kata Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith dalam pernyataan persnya, Selasa.

Ia mengatakan masalah keselamatan dan kesejahteraan seluruh anggota tim kriket Australia diyakini sebagai faktor utama di balik lahirnya keputusan pembatalan tersebut.

Pemerintah telah memasok informasi kepada Dewan Kriket Australia tentang perkembangan situasi di Pakistan. "Pemerintah sangat serius terhadap keselamatan seluruh warga Australia yang bepergian ke luar negeri," katanya.

Menlu Smith mengatakan, pihaknya mengakui banyak tantangan politik dan keamanan yang tidak mudah bagi Pakistan saat ini.

Terkait dengan situasi keamanan di Pakistan, dua bom mobil bunuh diri hari Selasa (11/3) dilaporkan meledak di kota Lahore menewaskan sedikitnya 20 orang.

Setidaknya sudah 500 orang tewas di Pakistan tahun ini dalam berbagai aksi bom bunuh diri yang cenderung meningkat setelah tentara menyerbu sebuah masjid kelompok garis keras di Islamabad, Juli 2007.

Salah satu dari dua bom itu meledak dekat kantor Badan Penyelidik Federal (FIA) di tengah kota Lahore.

Ledakan bom tersebut merusak sebuah kantor bertingkat dan gedung-gedung dekat lokasi kejadian. Insiden serangan bom bunuh diri itu terjadi ketika partai-partai oposisi yang menang dalam pemilu 18 Februari lalu sedang berupaya membentuk pemerintahan koalisi.

Pakistan terus didera instabilitas selama beberapa bulan terakhir ditandai dengan tindak kekerasan aparat keamanan terhadap para demonstran anti Presiden Pervez Musharraf dan serangkaian serangan bom, termasuk yang menewaskan mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto.

* My news for ANTARA on March 11, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity