
Misteri tentang lokasi bangkai kapal perang Australia, "HMAS Sydney", yang tenggelam bersama 645 orang awaknya dalam pertempuran dengan kapal perang Jerman, "Kormoran", pada November 1941, akhirnya terpecahkan Senin pagi.
Misteri panjang dalam sejarah Angkatan Laut Australia itu dipecahkan tim pencari dari "Finding Sydney Foundation" setelah mereka berhasil mendeteksi lokasi bangkai HMAS Sydney yang berada di dasar laut perairan lepas pantai Australia Barat Senin pagi.
Perdana Menteri Kevin Rudd, menurut ABC, Senin pagi, telah mengkonfirmasi penemuan lokasi HMAS Sydney, kapal perang jenis "Leander-class light cruiser" yang dibeli Pemerintah Australia dari Inggris tahun
1934 itu.
Penemuan bangkai HMAS Sydney tersebut terpaut kurang dari 24 jam setelah bangkai kapal perang Jerman, Kormoran, ditemukan sekitar 100 "nautical mile" dari lepas pantai Steep Point, Australia Barat.
Bangkai kapal HMAS Sydney hanya sekitar 10 "nautical mile" dari lokasi penemuan kapal Jerman yang berada lebih dari dua kilometer di bawah permukaan laut.
PM Rudd menyebutkan kedua kapal itu merupakan "kuburan perang" dan akan dikeluarkan pernyataan perlindungan sementara lokasi penemuan dua kapal
perang tersebut.
Penemuan bangkai kapal HMAS Sydney di dasar laut dengan kedalaman lebih dari dua kilometer itu diharapkan akan melegakan para keluarga anggota angkatan bersenjata Australia yang gugur dalam tugas dalam Perang Dunia II, katanya.
Bagi Les Dwyer dari Asosiasi Angkatan Laut Australia (NAA), penemuan bangkai HMAS Sydney itu merupakan peristiwa yang sangat penting bagi sejarah AL dan sejarah Australia.
"Misteri paling berat (dalam sejarah AL Australia-red.) sudah terpecahkan," katanya.

No comments:
Post a Comment