Wednesday, February 20, 2008

UNIVERSITAS DI AUSTRALIA MANFAATKAN "YOUTUBE"

Para mahasiswa Indonesia di Tanah Air yang haus akan materi perkuliahan di perguruan tinggi luar negeri kini berpeluang mengikutinya di saluran televisi berbasis internet (youtube) milik Universitas Macquarie, Australia.

Universitas yang berbasis di Sydney itu sedang melangkah ke pemuatan materi kuliah berbasis audio-visual di saluran "youtube" miliknya yang telah dibangunnya sejak tahun lalu. Pada mulanya, saluran ini dipakai untuk sekadar mendukung kegiatan promosi universitas.

Manajer Pelayanan Infrastruktur Universitas Macquarie, Peter Hole, seperti dikutip Suratkabar "The Australian", Kamis, mengatakan, pemuatan materi kuliah di "youtube" itu sedang dilakukan namun ada dua masalah yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Kedua masalah itu adalah adanya tuntutan kreatifitas dalam proses produksi bahan kuliah berbasis audio visual, serta isu hak cipta ketika materi perkuliahan tersebut ditayangkan di internet dan digunakan publik pengunjung

Hasil penelusuran ANTARA mendapati langkah Universitas Macquarie mendayagunakan "youtube" untuk kepentingan pemasaran maupun akademik melalui situs http://www.youtube.com/macquarieuniversity itu bukanlah yang pertama di Australia.

Sebelumnya, Universitas New South Wales (UNSW) sudah melakukannya.

Pemanfaatan "youtube" oleh UNSW merupakan bagian dari strategi kantor media dan komunikasi perguruan tinggi itu untuk mendukung fungsi komunikasi internal dan eksternalnya.

Melalui situsnya http://www.youtube.com/unsw, publik dunia bisa mengakses berbagai perkembangan di seputar dinamika kehidupan kampus, materi pendidikan dan pengajaran, karya mahasiswa, serta hasil penelitian terkini UNSW.

Hasil riset termutakhir yang dimuat di situs "youtube" UNSW adalah temuan teknologi berbasis-non satelit yang disebut "Inertial Navigation System" (INS).

Sistem navigasi inersial itu bermanfaat untuk mengatasi kelemahan teknologi "Global Positioning System" yang gagal berfungsi menunjukkan arah saat mobil yang dilengkapi GPS melintasi terowongan.

Tim peneliti UNSW berupaya mengatasi kelemahan tersebut dengan mengkombinasikan GPS dengan teknologi INS.

*) my news for ANTARA on Feb 21, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity