
Pemerintah Harapan itu mengemuka dalam pertemuan Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu TM Hamzah Thayeb dengan Wakil Perdana Menteri yang juga Menteri Pendidikan Australia, Julia Gillard, Kamis, kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI Dr.R.Agus Sartono,MBA.
Menurut Agus Sartono yang mendampingi Dubes Hamzah Thayeb selama pertemuan setengah jam di Parliament House Suite Canberra itu, kehadiran para calon pemimpin
"Di pundak merekalah keberlanjutan hubungan bilateral tertumpu. Jika kita terlambat menyiapkannya maka sangat mahal harga yang harus dibayar. Langkah ini sekaligus untuk menghilangkan cara pandang negatif terhadap bangsa
Agus mengatakan, Dubes Hamzah Thayeb menekankan nilai strategis hubungan di tingkat masyarakat kedua negara (people-to-people) untuk mempererat hubungan bilateral
Dalam hal ini, kerja sama bidang pendidikan, pertukaran pelajar dan mahasiswa yang sudah berlangsung selama ini sangat penting untuk ditingkatkan, katanya.
"Secara spesifik Duta
"Dari jumlah itu, hanya kurang dari seribu mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Pemerintah
Untuk itu, akan lebih baik kalau sebagian dari kontribusi ekonomi para mahasiswa
"Pada saat yang sama (Pemerintah
Melalui penyediaan beasiswa tersebut, upaya
"Seperti kita ketahui, Indonesianis generasi pertama kini telah memasuki usia pada kisaran 55-60 tahun sehingga sangat strategis mengembangkan para Indonesianis muda yang potensial untuk menjaga keberlangsungan hubungan bilateral yang sudah bagus," katanya.
Menanggapi pandangan dan argumentasi Dubes Thayeb ini, Wakil PM Julia Gillard sependapat bahwa hubungan bilateral yang sudah baik ini perlu terus dijaga dan ditingkatkan, katanya.
Julia Gillard yang didampingi penasehatnya di bidang pendidikan, Rondah Rietveld, juga sependapat bahwa keberadaan Indonesianis sangat strategis dalam membantu membangun hubungan bilateral yang semakin kokoh, katanya.
Dalam kapasitasnya sebagai menteri pendidikan, Julia Gillard juga mendukung adanya nota kesepahaman (MoU) di bidang pendidikan dengan
"MoU antara
Selain itu, kelompok kerja bersama kedua negara segera dapat diaktifkan untuk mempersiapkan agenda pertemuan Australia-Indonesia Ministerial Forum (AIMF) bulan Juni 2008 di Canberra, khususnya bidang pendidikan, katanya.
"Apabila memungkinkan penandatanganan MoU dilaksanakan pada minggu ketiga Maret 2008," katanya menambahkan.
*) my news for ANTARA on Feb 21, 2008

No comments:
Post a Comment