Wednesday, February 27, 2008

NELAYAN AUSTRALIA TERAPUNG-APUNG 30 JAM DI LAUT

Ajal adalah rahasia Ilahi. Seorang nelayan Australia terapung-apung selama sekitar 30 jam di laut sebelum tim penyelamat menemukannya Kamis pagi sekitar lima mil dari pantai Lennox Head negara bagian New South Wales (NSW).

Nelayan yang tidak disebutkan namanya itu merupakan salah satu dari tiga awak kapal pukat harimau yang dilaporkan tenggelam akibat menabrak karang di perairan lepas pantai Teluk Byron utara NSW 27 Februari dini hari.

Tim penyelamat sudah mengevakuasinya ke Rumah Sakit Ballina, demikian laporan media Australia, Kamis pagi.

Nelayan ini merupakan korban kedua yang selamat dari kecelakaan laut tersebut namun seorang rekannya masih terus dicari. Korban pertama yang selamat masih dirawat di Rumah Sakit Mullumbimby.

Nelayan merupakan mata pencaharian sebagian warga Australia yang sangat mendukung sektor industri perikanan negara itu.

Otoritas Manajemen Perikanan Australia (AFMA) menyebutkan sektor perikanan merupakan industri pangan kelima terbesar di Australia dan menyumbangkan 2,2 miliar dolar Australia bagi perekonomian nasional Australia setiap tahunnya.

AFMA sejauh ini mengelola lebih dari 20 sektor perikanan dengan total nilai produksi sekitar 500 juta dolar dan lebih dari 72 ribu ton hasil tangkapan per tahun.

*) dipublika ANTARA pada Feb 28, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity