
Target pengiriman 500 orang pekerja itu diungkapkan Minister Counsellor/Ekonomi KJRI Melbourne, Jahar Gultom, kepada ANTARA, Kamis.
Informasi tersebut merupakan hasil kunjungan kerja delegasi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja
Delegasi PNP2 TKI beranggotakan delapan orang itu telah bertemu dengan berbagai pihak terkait di negara bagian Victoria untuk menjajaki peluang pengiriman TKI terampil dan setengah terampil yang bisa bekerja di bidang pemetikan buah, konstruksi, keperawatan, pertambangan, dan pendidikan yaitu sebagai guru Bahasa Indonesia.
Para anggota delegasi PNP2 TKI itu terdiri atas Deputi Kerja Sama dan Promosi Luar Negeri Ramli Saud, Deputi Bidang Penempatan Ade Adam Noch, dua orang direktur bidang kerja sama luar negeri kawasan Asia Pasifik dan Amerika, serta empat orang staf.
Gultom yang mendampingi mereka selama kunjungan lebih lanjut mengatakan, para anggota delegasi sudah mendapatkan gambaran tentang aturan keimigrasian
"Terjadi diskusi yang produktif antara para anggota delegasi dengan para wakil lembaga-lembaga terkait di Melbourne. Mereka pun sudah mendapat gambaran tentang syarat kemampuan berbahasa Inggris setiap calon tenaga kerja asing," katanya.
Bagi pekerja setengah terampil, pemerintah
IELTS adalah alat ukur kemampuan berbahasa Inggris bagi para penutur asing yang sering digunakan oleh lembaga pemerintah dan non pemerintah di
"Prasyarat bahasa Inggris bagi perawat ini sangat tinggi tapi prasyarat ini harus dipenuhi," ka
ta Gultom.
Para wakil pengguna tenaga kerja asing itu berasal dari perusahaan konstruksi, teknologi informasi, pertambangan, dewan perawat negara bagian
Mereka pun bertemu dengan wakil Fakultas Ilmu-Ilmu Kedokteran, Keperawatan, dan Kesehatan Universitas Monash untuk membicarakan masalah kerja sama pendidikan dan pelatihan bagi tenaga perawat Indonesia sehingga mereka dapat memenuhi standardisasi rumah sakit-rumah sakit di Australia, kata Gultom.
"Hasil pembicaraan kedua pihak cukup bagus. Dalam waktu dekat pihak Monash akan mengirim proposal resmi tentang bentuk kerja sama yang paling mungkin untuk disampaikan ke PNP2 TKI melalui KJRI Melbourne," katanya.
Gultom mengatakan, peluang kerja di bidang kesehatan dan keperawatan sangat besar di negara bagian
Delegasi PNP2 TKI yang tiba di Melbourne pada 21 Februari itu mengakhiri kunjungannya pada 24 Februari. Sedikitnya empat orang anggota delegasi melanjutkan kunjungan kerja mereka ke Selandia Baru dalam misi yang sama, katanya menambahkan.
*) disiarkan ANTARA pada 28 Feb 2008

2 comments:
alloo Pa Rahmad, salam kenal. Nama saya Mamat, saya tertarik sekali untuk dapet kerja di luar, salahsatunya di australia. background saya IT/Programmer, tapi saya mau kerja apa saja seperti perkebunan, pemetik buah atau yang laennya (kecuali perawat kali yah) yang penting fee-nya bagus. bagaimana caranya yah???. MOHON PENCERAHANNYA!!!!
Aloo lagi Pak Rahmad, ini email saya mmthdyt@gawab.com, mamat.hidayat@gmail.com
Terima kasih banyak sebelumnya...
Post a Comment