Saturday, February 23, 2008

MENHAN AMERIKA KE INDONESIA

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Dr.Robert Gates akan bertolak ke Indonesia setelah menghadiri forum konsultatif para menteri luar negeri dan pertahanan Australia-AS (AUSMIN) yang berlangsung di Canberra, Sabtu.

Selain soal rencana kepergian Menhas AS ke Indonesia, dalam AUSMIN itu terungkap pula keinginan Australia dan AS untuk bisa lebih memperdalam keterlibatan mereka secara luas dengan Indonesia sebagai negara mitra demokratis di Asia Tenggara.

Seperti dilaporkan ABC dari Canberra, Sabtu, para menteri luar negeri dan pertahanan kedua negara membahas beragam isu keamanan yang dihadapi Asia Tenggara, termasuk bagaimana meningkatkan kesejahteraan dan kontra terorisme di kawasan itu.

Masalah bagaimana mendukung proses demokrasi dan penegakan hak azasi manusia di Myanmar, serta upaya membebaskan Semenanjung Korea dari bahaya senjata nuklir melalui proses negosiasi enam negara juga mengemuka dalam pertemuan itu.

Menlu Australia Stephen Francis Smith, menyebut forum konsultatif AUSMIN itu mencerminkan semangat kerja sama yang tinggi dan aliansi kedua negara yang sudah berjalan 60 tahun.

Menhan AS Robert Gates memimpin delegasi AS pada pertemuan itu sedangkan Menlu Condoleezza Rice berhalangan hadir dan diwakili Wakil Menlu John Negroponte.

Kepala Staf Gabungan AS Laksamana Mike Mullen dan Komandan Armada Pasifik AS Laksamana Timothy Keating juga dilaporkan ikut menghadiri pertemuan itu.

Sementara delegasi dari Australia antara lain terdiri atas Smith dan Menhan Joel Andrew Fitzgibbon.

Smith mengatakan, pembahasan dalam AUSMIN mencerminkan dimensi global kerja sama Australia-AS dalam merespon tantangan keamanan global dan mendukung kelanggengan perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di kawasan Asia Pasifik.

Australia termasuk sekutu AS yang turut mengirim pasukan militer memerangi Taliban dan pengikut kelompok Al Qaidah di Afghanistan guna memulihkan keamanan di negara yang terus dicabik konflik berdarah itu.


*) my news item for ANTARA on Feb 23, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity