Tuesday, June 2, 2009

GRUP BAND "UNGU" AKAN GOYANG SYDNEY

Grup band papan atas Tanah Air, "Ungu", akan memeriahkan acara puncak perayaan Hari Kebangkitan Nasional dan kegiatan "pendidikan politik" bagi para calon pemilih Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 di kompleks "Roundhouse" kampus Universitas New South Wales (UNSW), Sydney, 13 Juni malam.

Minister Counselor Fungsi Pensosbud KJRI Sydney, Pratito Soeharyo, Selasa, mengatakan, grup band beranggotakan Pasha, Makki, Enda, Oncy dan Rowman ini akan berada di kota Sydney dari 11 sampai 14 Juni.

"KJRI Sydney mempersembahkan konser Kebangkitan Nasional bertema 'Bangkitlah Pemuda-Pemudi Indonesia di Luar Negeri' ini dengan mendatangkan Ungu. Acara ini gratis buat seluruh masyarakat kita," katanya.

Namun, pihaknya berharap warga yang ingin menyaksikan penampilan grup band yang dibentuk tahun 1996 itu agar datang ke KJRI Sydney untuk mengambil undangan gratis dengan membawa paspor dan memberitahu alamat terakhir mereka. "Kita mencoba melakukan validasi data pemilih tetap Pilpres," katanya.

Selain menampilkan Ungu, KJRI Sydney juga menghadirkan Peneliti senior Pusat Penelitian Politik-LIPI, Dr. R. Siti Zuhro, untuk mengisi acara "voters education" (pendidikan pemilih).

"Sejak dibuka empat hari lalu, sudah 1.500 orang yang mendaftar untuk hadir di acara ini," kata anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Sydney ini.

Penyelenggaraan "voters education" di kampus UNSW pada 13 Juni pukul 18.00 - 21.00 itu merupakan yang kedua kalinya bagi KJRI Sydney setelah yang pertama pada 28 Maret lalu untuk menyemarakkan Pemilu 9 April.

Untuk Pilpres 8 Juli 2009, PPLN Sydney mengklaim jumlah pemilih tetap yang ada di negara bagian New South Wales, Queensland, dan Australia Selatan yang menjadi tanggungjawabnya mencapai 20.921 orang atau meningkat lebih dari 4.000 orang dari jumlah pemilih terdaftar Pemilu legislatif 9 April lalu.

*) My news for ANTARA on June 2, 2009

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity