Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Kawasan dan Lingkungan Hidup, Dr. M Lobo Balia, memaparkan berbagai peluang besar investasi sektor pertambangan minyak gas bumi Indonesia di depan peserta konferensi pertambangan Australia di Darwin, Kamis.Kepada ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane seusai berbicara di depan Konferensi Lepas Pantai Asia Tenggara Australia (SEAAOC) 2008 itu, M.Lobo Balia mengatakan, pemerintah memberikan banyak paket insentif kepada para calon investor yang berminat.
Di bidang gas metana batubara, Indonesia memiliki cadangan yang sangat besar namun belum dieksplorasi, katanya.
Dalam konferensi yang dihadiri Menteri Kepala Negara Bagian Northern Territory, Paul Henderson, dan sejumlah pelaku utama industri pertambangan Australia itu, Lobo Balia mengatakan, pengembangan sektor minyak dan gas bumi Indonesia mutlak dilakukan karena Indonesia harus terus berproduksi.
"Kita harus terus berproduksi, dan satu-satunya cara adalah eksplorasi," katanya.
Konferensi SEAAO 2008 membahas sejumlah masalah, termasuk posisi Darwin (Australia) di tengah perubahan pasar gas alam cair (LNG) dunia, studi kasus di seputar perkembangan wilayah pencarian minyak bumi di Papua New Guinea, dan studi kasus Chevron Australia.

1 comment:
It enables us to express our feelings and opinions.
Post a Comment