Thursday, July 10, 2008

MINAT PEMDA DI SUMATERA MANFAATKAN FI DI MELBOURNE RENDAH

Minat pemerintah daerah di Pulau Sumatera untuk memanfaatkan Festival Indonesia (FI) di Melbourne sebagai ajang promosi potensi perdagangan, investasi dan pariwisata sekaligus dukungan bagi diplomasi budaya Indonesia masih rendah.

Minister Counsellor Bidang Ekonomi Konsulat Jenderal RI di Melbourne, Jahar Gultom, kepada ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane, Kamis, mengatakan, sejauh ini Pemda di Sumatera yang sudah mengkonfirmasi keikutsertaannya di FI 2008 adalah Sumatera Barat (Sumbar).

"Baru Sumbar saja yang sudah konfirm mau datang. Tadinya tim Pemda Sumut yang diwakili Dinas Pariwisata sempat mau mengirim tim kesenian dan memperkenalkan potensi pariwisatanya tapi belakangan kami dengar tidak jadi," katanya.

Keikutsertaan Provinsi Sumbar dalam FI yang kegiatan puncaknya akan dilangsungkan di Royal Exhibition Building, Karlton, Melbourne, pada 29-31 Agustus mendatang itu diwakili oleh Pemerintah Kabupaten Payakumbuh, kata Gultom.

Dalam FI 2008 itu, Provinsi Jawa Barat menjadi tema sentral. Provinsi ini akan mempromosikan berbagai potensi perdagangan, investasi, dan pariwisatanya yang besar dalam ajang tahunan yang sudah diselenggarakan Konjen RI Melbourne sejak 2005 itu.

Pemda Jawa Barat sudah berkomitmen untuk mengirim satu delegasi dagang yang besar. Bahkan Badan Koordinasi Promosi Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Jabar telah pun mereservasi tujuh gerai untuk kepentingan promosi misi mereka, katanya.

Gerai-gerai itu antara lain akan diisi oleh kalangan industri produk tekstil dan makanan, dinas perindustrian, perdagangan, koperasi, serta usaha kecil dan menengah, kata Gultom.

Dalam ajang promosi potensi perdagangan dan investasi, pariwisata, dan diplomasi budaya Indonesia terbesar di negara bagian Victoria, Australia, itu, perusahaan perkebunan teh nasional (PTPN VIII) dan Jababeka juga akan ikut, katanya.

"Jabar pun akan memperkenalkan potensi sektor pertambangannya," kata Gultom.

Diharapkan partisipasi para pengusaha kecil dan menengah dapat lebih meningkat di FI 2008. Walaupun Jabar menjadi tema sentral kegiatan yang berlangsung di gedung eksibisi bersejarah kota Melbourne ini, tidak berarti bahwa FI hanya diikuti oleh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Jabar saja, katanya.

Sejauh ini, selain delegasi Pemda Sumbar dan Jabar, Pemda-pemda yang sudah menyatakan akan mengirim delegasinya ke FI adalah , Bali, Banten, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, dan Kabupaten Sragen (Jawa Tengah). Jabar sendiri diwakili oleh pemerintah provinsi, Pemkot Bandung, Penkab Sumedang, Garut, dan Ciamis, katanya.

Di luar peserta Pemda, FI 2008 juga akan dimeriahkan oleh kehadiran delegasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, BKPM, Badan Pengembangan Ekspor Nasional Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian, Danarhadi, dan beberapa perusahan Australia, katanya.

KJRI Melbourne bersama Garuda Indonesia dan Pusat Promosi Perdagangan Indonesia (ITPC) Sydney juga akan memanfaatkan ajang FI 2008 yang penyelenggaraannya didukung Bank Indonesia, Bank Mandiri, dan BNI 1946 ini untuk menjaring sebanyak mungkin pengusaha Australia guna berpartisipasi di Pameran Produk Ekspor di Jakarta Oktober 2008, katanya.

*) My news for ANTARA on July 10, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity