Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dipastikan ikut melepas peserta lomba kapal pesiar Darwin-Ambon (DAYR) 2008 dari perairan Darwin, Australia, 26 Juli mendatang, kata Kabid Penerangan Sosial dan Budaya Konsulat RI Darwin, Arvinanto Soeriaatmadja.Kehadiran langsung Gubernur Karel Albert Ralahalu ini disambut hangat Koordinator DAYR, Colin Blair, katanya kepada ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane, Selasa, sehubungan dengan persiapan kegiatan lomba yang diikuti 16 kapal pesiar Australia itu.
Arvinanto mengutip penjelasan Colin Blair mengatakan, acara pelepasan (flag off) kapal-kapal peserta DAYR itu akan dilakukan dari geladak kapal "HMAS Bathurst" yang bertolak dari Pangkalan Angkatan Laut Australia di Larrakeyah, Darwin, menuju lokasi "flag off" pukul 09.30 waktu setempat.
Pada hari yang sama, acara pelepasan ratusan kapal peserta "Sail Indonesia" (SI/Pelayaran Indonesia) jalur barat juga dilangsungkan, katanya.
Sebelumnya Konsul RI di Darwin, Harbangan Napitupulu, mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan "
Sail Indonesia" dan DAYR.
Untuk DAYR, pihak panitia sudah meminta bantuan Konsulat RI Darwin untuk mengurus visa para awak kapal peserta. "Kita akan memberikan bantuan yang diperlukan untuk kesuksesan kegiatan ini," katanya.
Dibandingkan DAYR 2007 yang hanya diikuti enam kapal, jumlah peserta DAYR 2008 meningkatkan tajam, katanya. "Flag off tahun lalu dilakukan Pak Walikota Ambon, MJ Papilaya," kata Napitupulu.
Ke-16 kapal pesiar peserta Lomba Darwin-Ambon 2008 itu adalah Balladier, Cloudy Bay, Cruise Missile, Diva, Enigma, Helsal II, Hepzibah, Jasmin, Kishka, Lothlorien,Malaika, Marrawudi, Marjani, Sea Fox II, Serenity 2, dan Warna Carina.
Jumlah kapten dan anak buah kapal peserta mencapai 83 orang.
Lomba kapal pesiar ini bermula tahun 1973. Ketika itu, Namanya masih "Darwin-Dili Race". Namun karena alasan keamanan, lomba yang sama tidak dilaksanakan pada 1975.
Khusus untuk Lomba Darwin-Ambon, "Cruising Yacht Association of the Northern Territory Incorporated (CYANT)" sebagai pihak penyelenggara baru melaksanakannya tahun 1976. Kegiatan tahunan ini berlanjut hingga 1998.
Karena alasan keamanan di Maluku, kegiatan tahun ini tidak dilanjutkan selama sembilan tahun. Baru pada 2007, Lomba Kapal Pesiar Darwin-Ambon kembali dilaksanakan.

No comments:
Post a Comment