Tuesday, July 8, 2008

DUA KAPAL PESIAR AUSTRALIA TIBA DI SAUMLAKI

Sebanyak dua kapal pesiar asal Australia yang mengikuti "Sail Indonesia" jalur timur sudah tiba di Saumlaki, ibukota Kabupaten Maluku Tenggara Barat, dari Darwin, Australia.

Kabid Penerangan Konsulat RI Darwin Arvinanto Soeriaatmadja, Selasa, mengatakan panitia 'Sail Indonesia' mengkonfirmasi dua kapal sudah tiba di Saumlaki dan satu kapal lagi sedang dalam pelayaran menuju Saumlaki dari Papua New Guinea.

Ketiga kapal pesiar Australia itu merupakan peserta "Sail Indonesia" jalur Timur. Awalnya ada enam kapal yang sudah menyatakan keikutsertaannya, namun dalam perkembangannya dua orang kapten kapal peserta mengalami kecelakaan lalu lintas dan harus dirawat di salah satu rumah sakit di Brisbane, negara bagian Queensland.

Selain itu, menurut Arvinanto, ada pula kapal yang sudah dikonfirmasi akan berangkat ke Saumlaki, kota kecil yang terletak di Pulau Yamdena (bagian dari Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Maluku), namun mengalami kerusakan mesin.

"Untungnya kegiatan tahunan ini tetap dilaksanakan. Dua kapal peserta yang sudah tiba di Saumlaki itu bertolak dari Darwin, Northern Territory, pada 5 Juli lalu," kata Arvinanto.

Sesuai dengan informasi panitia "Sail Indonesia" 2008, kapal-kapal yang sudah tiba di Saumlaki itu akan berada di sana dari 8 hingga 12 Juli. Seterusnya mereka melanjutkan pelayaran ke Tual, Banda, Saparua, Ambon, Ternate dan Manado (15-22 Agustus).

Dari Manado, Sulawesi Utara, ketiga kapal peserta Pelayaran Indonesia Jalur Timur ini akan menelusuri pantai Sulawesi hingga ke Mamuju, Pare-Pare, dan Makassar.

Dari ibukota Sulawesi Selatan ini, kapal-kapal peserta Pelayaran Indonesia Jalur Timur ini bergabung dengan ratusan kapal yang mengikuti rute Jalur Barat Indonesia yang berangkat dari Darwin pada 26 Juli 2008.

Kapal-kapal tersebut melanjutkan pelayaran mereka dari Makassar menuju Kumai, Belitung, dan Batam (Indonesia) sebelum memasuki perairan Singapura dan berakhir di Langkawi, Malaysia.

"Sail Indonesia" tidak dapat dilepaskan dari sejumlah kegiatan lomba dan reli kapal pesiar, seperti "Darwin-Bali Yacht Race" dan "Darwin-Kupang Rally", sejak 2001.

*) My news for ANTARA on July 8, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity