Saturday, July 5, 2008

AYAH SCHAPELLE CORBY TERNYATA JUGA PENYELUNDUP NARKOBA

Ayah Schapelle Corby, Michael Corby senior, ternyata juga sudah terlibat dalam perdagangan mariyuana selama lebih dari 30 tahun, termasuk menyelundupkan barang haram itu ke Bali.

Informasi tentang sepak-terjang ayah perempuan asal Gold Coast, Queensland, yang kini menjalani hukuman 20 tahun penjara di Bali dalam kasus penyelundupan 4,2 kilogram mariyuana tahun 2004 itu diungkapkan surat kabar The Age Australia, Sabtu.

Mengutip pengakuan sepupu ayah Corby, Alan Trembath, dalam program "Lateline ABC" Kamis malam (6/7), The Age menyebutkan, Michael Corby senior pernah sekali menawarkannya 80 ribu dolar Australia untuk menyelundupkan mariyuana ke Bali dengan kapal pesiar.

Trembath mengatakan, Michael Corby senior yang meninggal dunia di Rumah Sakit Brisbane karena penyakit kanker Januari 2008 lalu sudah terlibat dalam perdagangan narkoba di tahun 1980-an.

Dia pun berkeyakinan tentang keterlibatan Schapelle Corby dalam kasus penyelundupan mariyuana ke Bali empat tahun lalu karena sepanjang kehidupannya, dia sudah akrab dengan barang haram ini.

Bahkan tiga minggu sebelum penangkapan Schapelle Corby, terungkap dalam acara "Lateline ABC" bahwa seorang informan polisi Australia telah menyebut keterlibatan seseorang bernama "Michael" dalam penyelundupan narkoba dalam jumlah besar ke Bali.

Sepak-terjang Corby dan keluarganya telah pun diungkapkan secara gamblang oleh film dokumenter "Schapelle Corby: The Hidden Truth" (Schapelle Corby: Kebenaran yang Tersembunyi) yang ditayangkan Stasiun TV "Channel Nine" pada 22 Juni dan 24 Juni lalu.

*) My news for ANTARA on July 5, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity