Teka-teki tentang siapa pemilik 4,2 kilogram mariyuana yang ditemukan petugas Indonesia di dalam sarung tas papan selancar Schapelle Corby tahun 2004 terkuak sudah setelah ada pengakuan baru Malcolm McCauley, pria Australia yang pernah tersangkut kasus 15 kilogram ganja di Adelaide.McCauley, pria Australia yang sempat berfoto dengan Schapelle Corby saat ia mengunjunginya di penjara Bali tahun 2005, mengatakan bahwa pemilik 4,2 kilogram mariyuana yang ada di sarung tas papan selancar itu tidak lain adalah ayah Corby sendiri, Michael Corby senior.
Pengakuan McCauley ini disampaikannya ke Suratkabar "The Sunday Telegraph" Sydney. Berbagai media di Australia, seperti kantor berita AAP dan Suratkabar "The Age", kemudian melansir berita ini hari Sabtu.
Pria yang bebas dari penjara Adelaide Mei 2008 ini mengatakan dia dan ayah Corby adalah rekanan bisnis narkoba.
Perihal keterlibatan Michael Corby senior dalam kasus Schapelle Corby sebelumnya telah juga diungkapkan Stasiun Televisi ABC dalam program acara "Lateline"-nya 4 Juli malam kendati pada saat itu belum terungkap fakta baru tentang siapa pemilik barang haram tersebut.
Michael Corby senior" sendiri sudah meninggal di Rumah Sakit Brisbane karena penyakit kanker Januari 2008.
Dalam program "Lateline" ABC yang menyajikan laporan eksklusif reporter, John Stewart, dengan riset tambahan dari Renata Gomback itu, terungkap bahwa nama ayah Corby justru sudah disebut informan polisi Australia tiga minggu sebelum Corby ditangkap.
Sepupu ayah Corby, Alan Trembath, yang menjadi salah satu narasumber dalam program "Lateline ABC" itu bahkan mengungkapkan Michael Corby senior pernah sekali menawarkannya 80 ribu dolar Australia untuk menyelundupkan mariyuana ke Bali dengan kapal pesiar.
Keterlibatan Michael Corby senior dalam urusan perdagangan dan penyelundupan barang haram ini, menurut Trembath, sudah terjadi sejak tahun 1980-an.
Dia pun punya keyakinan kuat tentang keterlibatan Schapelle Corby dalam kasus penyelundupan mariyuana ke Bali tahun 2004 karena sepanjang kehidupannya, dia sudah akrab dengan barang haram ini.
Bagi John Stewart,"sekarang jelas, sudah ada setidaknya dua generasi keluarga Corby yang terlibat dalam perdagangan narkoba. Sang ayah, Michael Corby senior, bersama anak perempuannya, Schapelle Corby, mewakili tiga puluh tahun berbisnis mariyuana."
Terhadap adanya pengakuan keterlibatan Michael Corby senior dalam kasus Schapelle Corby tahun 2004 ini, Mercedes Corby, kakak Corby yang bersuamikan pria Bali, membantah keterlibatan ayahnya karena tidak ada bukti yang mendukung pengakuan tersebut. Dia pun bersikeras bahwa ayahnya bukan seorang pedagang narkoba.
Sepak-terjang Corby dan keluarganya sebelumnya telah diungkapkan secara gamblang oleh film dokumenter "Schapelle Corby: The Hidden Truth" (Schapelle Corby: Kebenaran yang Tersembunyi) yang ditayangkan Stasiun TV "Channel Nine" pada 22 Juni dan 24 Juni lalu.

No comments:
Post a Comment