Monday, July 21, 2008

121 KAPAL PESIAR DARI 15 NEGARA IKUTI "SAIL INDONESIA" 2008

Sedikitnya 121 kapal pesiar dari 15 negara dipastikan mengikuti "Sail Indonesia" (SI/Pelayaran Indonesia) 2008 yang terbagi ke dalam jalur timur dan barat. Sebanyak 116 unit di antaranya akan mengikuti jalur barat dan bertolak dari Darwin menuju perairan Indonesia pada 26 Juli mendatang.

Informasi yang dihimpun ANTARA di Brisbane, Senin, menyebutkan, sekitar seratus kapal kini sudah tiba di Darwin untuk bersiap mengikuti pelayaran selama sekitar tiga bulan itu.

Kapal-kapal yang mengikuti SI jalur timur sudah berangkat 5 Juli lalu ke Saumlaki, kota kecil yang terletak di Pulau Yamdena (bagian dari Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Maluku) untuk kemudian bergabung dengan para peserta SI jalur barat di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sesuai dengan informasi panitia "Sail Indonesia" 2008, kapal-kapal peserta SI jalur timur ini juga mengunjungi Tual, Banda, Saparua, Ambon, Ternate, Manado, Mamuju, dan Pare-Pare.

Dari Makassar, ratusan kapal peserta SI jalur timur dan barat bertemu untuk kemudian berlayar menuju Kumai, Belitung, dan Batam (Indonesia) sebelum memasuki perairan Singapura dan berakhir di Langkawi, Malaysia.

Konsul RI di Darwin, Harbangan Napitupulu, mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan tahunan ini karena turut mendukung upaya promosi pariwisata bahari dan budaya Indonesia di berbagai daerah yang dilalui.

Dari ratusan kapal pesiar yang sudah terdaftar di panitia hingga 17 Juli lalu, sebanyak 48 unit di antaranya berasal dari Australia, sedangkan sisanya berasal dari Jerman, Belanda, Inggris, Norwegia, Amerika Serikat, Perancis, Swiss, Kanada, Selandia Baru, Kanada, Afrika Selatan, Turki, Jepang, Swedia, dan Austria.

Kegiatan bahari internasional yang diselenggarakan Yayasan Cinta Bahari Indonesia (YCBI) bekerja sama dengan Raffles Marina Singapura ini mendapat dukungan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI.

SI tidak dapat dilepaskan dari sejumlah kegiatan lomba dan reli kapal pesiar, seperti "Darwin-Bali Yacht Race" dan "Darwin-Kupang Rally", sejak 2001.

*) My updated news for ANTARA on July 21, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity