Thursday, June 26, 2008

RAMOS HORTA PERTIMBANGKAN JABATAN KOMISIONER TINGGI HAM PBB

Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta mengatakan, ia mempertimbangkan untuk mengambil jabatan Komisioner Tinggi PBB untuk Urusan Hak Azasi Manusia (UNHCHR) yang ditinggalkan Louise Arbour yang mengundurkan diri jika ia dinominasi sebagai calon.

"Banyak orang yang mendukung saya di luar sana dan saya juga tertarik dengan pekerjaan itu. Saya sudah bicara dengan banyak orang dan saya janji mengumumkan keputusan saya besok (Jumat)," katanya seperti dilaporkan jaringan pemberitaan ABC, Kamis.

Jika Horta dipilih untuk menduduki jabatan UNHCHR itu, berarti jabatan presiden Timor Leste akan dilanjutkan oleh wakilnya, Fernando "Lasama" de Araujo, sampai masa Pemilu berikutnya.

ABC melaporkan, beberapa negara anggota PBB sudah mendukung Timor Leste untuk mengisi jabatan komisioner tinggi PBB yang kosong itu.

Pemenang Nobel Perdamaian berusia 58 tahun ini sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Royal Darwin selama lebih dari sebulan akibat luka tembak serius yang dideritanya dalam serangan kelompok tentara pembelot pimpinan Alfredo Reinado di rumah kediamannya di Dili 11 Februari lalu.

Timor Leste tidak kunjung keluar dari lingkar kekerasan sejak resmi memisahkan diri pada 20 Mei 2002. Serangan kelompok Alfredo Reinado 11 Februari terhadap Presiden Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmao itu menambah panjang rangkaian peristiwa berdarah yang mendera negara kecil tetangga Indonesia dan Australia itu sejak 2006.

Pertikaian berdarah di negara itu setidaknya telah menewaskan 37 orang dan mengakibatkan 155 ribu orang mengungsi. Pemerintah Timor Leste bergantung pada bantuan tentara dan polisi asing untuk memulihkan kestabilan.

*) My news for ANTARA on June 26, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity