Monday, June 9, 2008

MANTAN PENDETA KENALKAN ISLAM YANG DAMAI DI AUSTRALIA

Yusuf Estes, mantan pendeta asal Amerika Serikat (AS) yang memeluk Islam sejak 1991, memperkenalkan agama samawi itu kepada masyarakat Australia di Brisbane mulai Senin (9/6) hingga 22 Juni 2008 guna membangun pengertian yang benar dan lebih proporsional tentang Islam dan Muslim.

Informasi yang dihimpun ANTARA dari Organisasi Keislaman "Discover Islam Australia" di Brisbane, Senin, menyebutkan, pendakwah yang lahir dan besar dalam keluarga Kristiani asal daerah Midwest AS ini memulai kegiatan dakwahnya Senin malam di Masjid Lutwyche.

Di masjid ini, mantan delegasi KTT Perdamaian PBB untuk Para Pemimpin Agama itu berbicara tentang konflik dan koherensi.

Seterusnya Selasa siang (10/6), Yusuf Estes akan mengkaji persoalan hari kiamat dari sudut pandang Kitab Suci Injil dan Al Qur'an di Universitas Griffith.

Selama di Brisbane, Yusuf Estes juga mengupas kilas balik perjalanan spiritualitas dirinya, bagaimana kehidupan Muslim di Dunia Barat, serta memberikan lokakarya tentang dakwah Islam di Masjid Kuraby, Holland Park, Darul Uloom dan Gold Coast.

Puncak kegiatan dakwah Yusuf Estes di Brisbane adalah ceramah umumnya tentang Islam kepada masyarakat non-Muslim Queensland di Aula Kota Brisbane, 22 Juni mendatang.

"Discover Islam Australia" (Temukan Islam Australia) adalah salah satu organisasi keislaman di Brisbane yang memiliki komitmen tinggi untuk mewujudkan perdamaian dan harmoni melalui pengenalan Islam yang benar kepada masyarakat Australia.

Salah faham dan ketakutan (fobia) terhadap Islam masih terus terjadi di masyarakat Australia sebagai akibat dari rendahnya pemahaman mereka terhadap Islam serta pemberitaan media setempat yang keliru dan tidak proporsional tentang Islam dan umat Islam.

Hasil penelitian Pakar studi-studi keislaman dari Universitas Griffith, Halim Rane, bertajuk "Knowing One Another: An Antidote for Mass Media Islam" menegaskan besarnya kontribusi media Australia terhadap penciptaan kesalahpahaman publik ini.

*) My news for ANTARA on June 9, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity