Thursday, June 5, 2008

KUNJUNGAN PM RUDD KE INDONESIA UNTUK BANGUN HUBUNGAN TERBAIK

Perdana Menteri Kevin Rudd mengatakan, kunjungannya ke Jakarta pekan depan merupakan bagian dari kepentingan Canberra untuk memastikan terbangunnya hubungan kerja sama terbaik dengan Indonesia selaku tetangga terdekat Australia.

"Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia, negara tetangga besar terdekat (Australia-red) dan kita punya kepentingan abadi untuk memastikan bahwa hubungan berada dalam tatanan kerja kelas satu," katanya kepada Radio 4BC Brisbane, Kamis.

Kunjungannya ke Indonesia dari 12-14 Juni 2008 merupakan yang kedua bagi dirinya setelah kunjungan pertama Desember 2007 lalu. Ketika itu, ia menghadiri Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) di Bali.

Di sela kunjungan pertamanya selaku perdana menteri Australia di Bali itu, Rudd sempat bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

PM Rudd mengatakan, dalam pertemuannya dengan Presiden Yudhoyono di sela UNFCCC itu, mereka telah sepakat untuk bekerja sama dalam merespons tantangan perubahan iklim, khususnya pemeliharaan hutan tropis.

Perihal garis besar rencana kunjungannya ke Indonesia setelah berkunjung ke Jepang (8-12 Juni) itu telah pun ia singgung saat berbicara di forum Pusat Masyarakat Asia Australasia (ASAC) di Sydney, Rabu malam.

Selain masalah kerja sama yang terkait dengan hutan tropis, beberapa isu lain yang akan ia bicarakan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah perjanjian perdagangan bebas, kerja sama kontra-terorisme, dan perluasan kerja sama penanggulangan bencana alam.

Selama di Jepang, PM Rudd dan PM Jepang Yasuo Fukuda akan membicarakan isu-isu bilateral dan trilateral seperti pembentukan perjanjian perdagangan bebas dan peningkatan pembicaraan tentang kerja sama keamanan antara Australia, Jepang, dan Amerika Serikat.

Dalam kebijakan luar negeri Australia di bawah pemerintahan partai buruh, terdapat tiga pilar kebijakan luar negeri Canberra, yakni kemitraannya dengan Amerika Serikat, hubungannya dengan PBB, dan keterlibatan komprehensifnya dengan Asia.

Di forum ASAC itu, PM Rudd pun sempat menggulirkan ide pembentukan sebuah lembaga semacam Uni Eropa di kawasan Asia Pasifik yang disebut Uni Asia Pasifik (APU) pada 2020.

Media Australia menyebutkan bahwa PM Rudd sudah menunjuk Diplomat Veteran, Richard Woolcott, sebagai utusan khusus guna melobi para pemimpin negara-negara di kawasan terkait dengan ide pembentukan Masyarakat Asia Pasifik ini.

PM Rudd menyebut Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, China, India, Australia, dan negara-negara lain di kawasan Asia Pasifik sebagai anggota APU.

Selain mewadahi kesepakatan perdagangan bebas di kawasan, institusi APU ini nantinya diharapkannya dapat pula memberi ruang kerja sama bagi masalah-masalah penting global seperti terorisme dan keamanan energi jangka panjang.

*) My updated news for ANTARA on June 5, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity