Menteri Perdagangan Australia Simon Crean berada di Bali pada 2-4 Mei untuk mengikuti pertemuan konsultatif hubungan ekonomi lebih dekat dengan para menteri ekonomi negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).Dalam pertemuan itu, Crean akan mengupayakan penyelesaian perundingan tentang Kesepakatan Perdagangan Bebas Australia-Selandia Baru-ASEAN tahun ini, demikian penjelasan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia, Jumat.
Pertemuan Bali tersebut juga dimanfaatkan Crean untuk melanjutkan upaya Australia mendorong rampungnya perundingan Putaran Doha Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) tahun ini. Ia pun akan bertemu dengan Wakil Perdagangan Amerika Serikat, Susan Schwab, dan Menteri Perdagangan India, Kamal Nath, di Bali.
Terkait dengan FTA dengan ASEAN dan Selandia Baru itu, kalangan pengusaha Australia menemukan adanya sejumlah hambatan perdagangan di pasar ASEAN, khususnya untuk produk-produk manufaktur, jasa dan pertanian.
Untuk itu, Menteri Perdagangan Simon Crean mengatakan, ia berupaya mengurangi hambatan-hambatan perdagangan tersebut, termasuk di sektor jasa, dalam pertemuan di Bali tersebut.
Selain Indonesia, ASEAN beranggotakan Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar.
Dengan jumlah penduduk lebih dari 545 juta orang dan nilai Produk Domistik Bruto mencapai 682 miliar dolar AS, ASEAN merupakan pasar potensial di kawasan Asia Pasifik.
*) My news for ANTARA on May 2, 2008

No comments:
Post a Comment