Mata uang dolar Australia terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan sempat menyentuh angka 94,44 sen per dolar AS di perdagangan New York, demikian ABC melaporkan, Selasa pagi.Menguatnya nilai tukar dolar Australia ini menimbulkan keprihatinan para eksportir negara itu terhadap daya saing produk-produk ekspor mereka di pasar AS.
Penguatan dolar Australia ini sudah terjadi sejak April 2007. Saat itu, untuk pertama kalinya satu dolar Australia diperdagangkan 82,67 sen per dolar AS atau tertinggi sejak 10 Oktober 1990.
Namun menguatnya nilai tukar dolar Australia ini juga dikhawatirkan memengaruhi kinerja sektor pariwisata dan pendidikan negara itu. Setiap tahun Australia menerima sedikitnya lima juta orang pengunjung mancanegara.
Di sektor pendidikan, Australia menerima pendapatan sebesar 12,5 miliar dolar Australia dari kehadiran lebih dari 450 ribu orang mahasiswa asing pada 2007.
*) My news for ANTARA on April 22, 2008

No comments:
Post a Comment