Monday, April 14, 2008

KOMUNITAS INDONESIA DI DARWIN MILIKI KLUB SEPAKBOLA

Komunitas Indonesia di Darwin, Northern Territory (NT) kini memiliki klub sepakbola bernama "Garuda Football Club" yang para anggotanya tidak hanya dari kalangan anak muda Indonesia tetapi juga pemuda Timor Timur dan Australia.

Keberadaan Garuda FC yang dibentuk Konsulat RI Darwin bersama Garuda Indonesia perwakilan NT itu disampaikan Konsul RI di Darwin, Harbangan Napitupulu, Senin.

"Saya meresmikan Garuda FC ini pada 22 Maret lalu. Dan, sekarang ini klub sepakbola kita ini sedang bertarung di Liga Northern Territory," katanya.

Walaupun masih relatif muda usianya, klub sepakbola ini merupakan wadah pembinaan masyarakat Indonesia di NT sekaligus menjadi sarana penguatan hubungan Indonesia, Timor Leste dan Australia sebagai tiga negara yang saling bertetangga, katanya.

Napitupulu mengatakan, dalam kiprahnya di usia yang relatif sangat muda, Garuda FC sudah menjadi bagian dari anggota Federasi Sepakbola NT (FFNT) bersama dengan belasan klub lainnya.

Selain Garuda FC, klub-klub sepakbola yang bernaung di bawah Klub Darwin FFNT adalah Casuarina FC, Darwin City,Darwin Dragons, Hellenic, Litchfield FC, Millner Galaxy, Mindil Aces SC, Nakara Azzurri FC, Olympic,Padres FC, Palmerston SC,Port Darwin FC, dan University SC, katanya.

Jumlah warganegara Indonesia yang menetap di negara bagian yang letaknya tidak jauh dari wilayah Nusa Tenggara Timur (Indonesia) dan Timor Leste itu mencapai sedikitnya 600 orang. Di antara mereka, ada yang sudah menetap sejak tahun 1974, saat kota Darwin dan sekitarnya hancur dihantam Siklon Tracy.

*) My news for ANTARA on April 14, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity