Wednesday, April 16, 2008

KLUB SEPAKBOLA INDONESIA DI DARWIN-AUSTRALIA DAMBAKAN PELATIH PSSI

Para pemain "Garuda FC", klub sepakbola komunitas Indonesia di Darwin, Northern Territory (NT), Australia, mendambakan kehadiran seorang pelatih bersertifikat dari PSSI untuk memberikan pelatihan selama sekitar dua minggu.

Keinginan itu disampaikan Penasehat "Garuda Football Club", Sahrul Tahir, kepada ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane, Rabu, menjawab perrtanyaan tentang upaya pembinaan para pemain tim sepakbola yang menyandang nama lambang negara Indonesia ini ke depan.

"Ada keinginan dari anak-anak kita untuk mendapatkan 'coaching clinic'(pelatihan) dari pelatih bersertifikat dari PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) untuk waktu dua minggu," kata Sahrul yang juga kepala perwakilan Garuda Indonesia untuk wilayah NT ini.

Umumnya klub-klub sepakbola yang ada di Darwin mendapat dukungan pelatihan dari para pelatih asal kota-kota penting di wilayah selatan Australia, katanya.

Sejak resmi dibentuk pada 22 Maret lalu, sebanyak 28 orang pemain yang kini dimiliki Garuda FC dilatih oleh Oswualdo, seorang warga Timor Leste.

Di antara 28 pemain klub sepakbola yang didirikan Garuda Indonesia bersama Konsulat RI Darwin ini adalah Winarko, Victor, Warrick Bowman, Bobby Djari, A Hasan, Alex, Arthur, Adrian, Steven, Richard, Rama, Abdullah, dan Joseph (orang Indonesia).

Seterusnya Aleo, Sisco, Silvio, Jose, Steven Lo, Nuno (Timor Leste), Tim Lay (China), Kiren (Korea), Chan Tran (Vietnam), Itimai (Thailand), Kim Thonson (Australia), Brayn Caluza (Filipina), dan Sothaorios (Yunani).

Walaupun usianya masih sangat muda, Garuda FC yang sudah resmi terdaftar sebagai salah satu anggota Federasi Sepakbola NT (FFNT) kini sedang mengikuti "President Cup", kompetisi tingkat negara bagian NT, kata Sahrul.

"Alhamdulillah, sejauh ini walaupun kita satu 'pool' (grup) dengan klub-klub sepakbola papan atas Darwin, kita bisa bertahan dengan satu kali menang dan satu kali seri," katanya.

Pada pertandingan 6 April lalu melawan tim tangguh, Nakara Azzurri, tim Garuda FC berhasil menang dengan skor satu nol, sedangkan pada pertandingan kedua pada 13 April lalu, tim Garuda FC berhasil menahan Padres dengan skor satu sama, katanya.

Kesebelasan yang dijuluki "New Boys Garuda" ini kembali akan bertanding pada 19 April melawan tim Casuarina, katanya.

Untuk kepentingan kompetisi Liga NT yang dijadwalkan berlangsung hingga September 2008, pihaknya sudah menyewa lapangan sepakbola Wulangi sebagai tempat latihan sebagai bagian dari persyaratan FFNT, kata Sahrul.

"Jadi kita (Garuda FC) sudah punya 'base' (tempat) sendiri untuk latihan," katanya.

Selain Garuda FC yang pembentukannya diresmikan Konsul RI di Darwin, Harbangan Napitupulu pada 22 Maret lalu itu, terdapat 13 klub sepakbola lainnya yang bernaung di bawah Klub Darwin di FFNT.

Mereka adalah Casuarina FC, Darwin City,Darwin Dragons, Hellenic, Litchfield FC, Millner Galaxy, Mindil Aces SC, Nakara Azzurri FC, Olympic, Padres FC, Palmerston SC, Port Darwin FC, dan University SC.

*) My news for ANTARA on April 16, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity