Thursday, April 10, 2008

AUSTRALIA MAMPU BERTAHAN DI TENGAH RESESI EKONOMI AS

Australia diyakini mampu bertahan di tengah turbulensi resesi ekonomi Amerika Serikat (AS), demikian Harian "The Australian" melaporkan, Kamis.

Keyakinan itu didasarkan pada hasil analisa Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan ekonomi Australia tumbuh lebih dari tiga persen sepanjang 2008 dan 2009.

AS merupakan negara mitra dagang terbesar Australia selain China.

Suratkabar milik konglomerat media global, Rupert Murdoch, ini menyebutkan IMF memperkirakan ekonomi Australia tumbuh masing-masing 3,2 dan 3,3 persen pada 2008 dan 2009 atau jauh lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Jepang dan Inggris.

Ekonomi kedua negara yang juga merupakan mitra dagang penting Australia itu diperkirakan IMF tumbuh kurang dari dua persen.

IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Jepang pada 2008 dan 2009 hanya sebesar 1,4 dan 1,5 persen, sedangkan ekonomi Inggris tumbuh sebesar 1,6 persen pada periode yang sama.

Ekonomi AS diperkirakan hanya tumbuh sebesar 0,5 persen pada 2008 dan 0,6 persen pada 2009, sedangkan pertumbuhan ekonomi dunia pada dua tahun mendatang diperkirakan IMF sebesar 3,7 dan 3,8 persen.

Kondisi pertumbuhan ekonomi Australia maupun negara-negara di dunia, termasuk China dan India, pada 2008 dan 2009 lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi mereka tahun 2007.

Menteri Perdagangan Australia, Simon Crean, pada 6 Maret lalu mengakui adanya defisit perdagangan pada Januari 2008 sebesar 2,7 miliar dolar Australia akibat pertumbuhan ekspor jauh lebih rendah dari impor.

Ia mengatakan, ekspor Australia hanya meningkat sekitar lima persen dari periode yang sama tahun 2007 namun pertumbuhan impor naik 16 persen.

*) My news for ANTARA on April 10, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity