Thursday, March 6, 2008

"SISTER SCHOOL" 10 SMA JATENG DENGAN SMA AUSTRALIA

SMA Taruna Nusantara Magelang dan sembilan SMA lain di Jawa Tengah menjajaki peluang kerja sama dalam bentuk "sister school" (sekolah kembar) dengan SMA-SMA di Australia, kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Canberra, Dr.R.Agus Sartono, MBA.

Penjajakan kerja sama "sister school" itu ditandai dengan kunjungan delegasi Jawa Tengah ke Australia pada pekan terakhir Februari lalu, katanya dalam penjelasannya kepada ANTARA, Kamis.

" Rombongan diketuai oleh Drs. Nur Hadi Amiyanto, M.Ed. Delegasi berjumlah 14 orang terdiri atas 10 kepala sekolah SMA dan empat orang staf Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah," katanya.

Ke-10 SMA di Jawa Tengah yang menjajaki peluang kerja sama "sister school" itu adalah SMA Negeri 1 Semarang yang bermitra dengan Park Ridge State High School; SMA Negeri 1 Temanggung dengan Nanango State High School; SMA Negeri 1 Salatiga dengan Brown Plains State High School; dan SMA Negeri 1 Surakarta dengan Smithfield State High School.

Seterusnya, SMA Negeri 1 Klaten dengan Bribie Island State High School; SMA Negeri 3 Semarang dengan Ferry Grove High School; SMA Negeri 1 Pati dengan Harristown State High School; SMA Negeri 1 Magelang dengan Pittsworth State High School; SMA Negeri 1 Purwokerto dengan Kingston College dan SMA Taruna Nusantara Magelang dengan Windaroo Valeyy State High School, kata Agus Sartono.

"Tahun lalu, saya berkesempatan mengunjungi Harristown State High School di Toowoomba, Queensland, yang dapat ditempuh sekitar dua jam dengan mobil dari Brisbane. Di sekolah itu, para siswanya menunjukkan minatnya yang besar belajar Bahasa Indonesia," katanya.

Ia mengatakan, program "sister school" yang telah dilaksanakan SMA-SMA dari Provinsi Jawa Tengah dengan mitra mereka di negara bagian Queensland itu dapat dijadikan contoh oleh Provinsi Jawa Timur yang sudah membangun kerja sama dengan negara bagian Australia Barat, Provinsi Jawa Barat dengan Victoria, dan DKI Jakarta dengan New South Wales.

"Kegiatan promosi memang memerlukan biaya dan hasilnya tidak bisa diharapkan seketika," katanya.

ANTARA mencatat, program "sister school" antara lembaga-lembaga pendidikan Indonesia dengan Australia sudah berjalan sejak lama .

Namun pemberlakuan "peringatan perjalanan" (travel advisory) Pemerintah Australia kepada para warganya yang akan ke Indonesia menghambat kunjungan balasan para guru dan murid negara ini ke Indonesia.

*) disiarkan ANTARA pada 6 Maret 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity