Perdana Menteri Australia Kevin Rudd, Rabu, mengumumkan rencana kunjungan kerja pertamanya ke Amerika Serikat, Eropa, dan China dari 27 Maret hingga 13 April 2008. Misi kunjungan itu adalah yang pertama bagi dirinya sejak resmi dilantik sebagai perdana menteri ke-26
PM Rudd mengatakan,kunjungannya ke AS, Brussel (Belgia), Bucharest (Rumania), Inggris dan China itu dimaksudkan untuk memajukan kepentingan Australia di bidang keamanan, kebijakan luar negeri serta ekonomi dan perdagangan.
Selain itu, kunjungan tersebut merupakan upaya pemerintahannya memperkuat kontribusi
Selama di AS dari 27 Maret hingga 1 April, ia akan membahas isu-isu keamanan dan ekonomi dengan Presiden George W.Bush dan sejumlah pejabat tinggi pemerintah AS.
Ia pun akan bertemu dengan para anggota senior
Kedua pihak akan membahas upaya perluasan hubungan dan kerja sama dalam menjawab tantangan kebijakan luar negeri, putaran negosiasi Organisasi Perdagangan Dunia dan perubahan iklim.
Setelah dari
KTT NATO itu antara lain akan memutuskan cara-cara meningkatkan efektifitas strategi dan misi Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) di Afghanistan dimana
Dari Bucharest, PM Rudd dan rombongan bertolak ke Inggris untuk bertemu PM Gordon Brown dan sejumlah anggota senior kabinet pemerintahannya.
Selama di Inggris dari 4 hingga 8 April, PM Rudd mengatakan, ia juga bertemu para pelaku bisnis dan keuangan guna membahas isu-isu perubahan iklim.
"Saya akan berbicara di depan forum Konfederasi Industri Inggris dan Bisnis
PM Rudd selanjutnya mengatakan, ia pun akan hadir di konferensi tentang kepemerintahan progresif untuk memenuhi undangan PM Inggris. Dalam konferensi itu, para pemimpin dari sekitar 15 negara juga akan hadir.
Dari Inggris, PM Rudd dan rombongan melanjutkan perjalanan ke
Selama empat hari (9-12 April) di negara yang merupakan mitra dagang terbesar Australia itu, PM Rudd juga dijadwalkan bertemu generasi baru kepemimpinan China hasil Kongres ke-17 Partai Komunis negara itu.
Dengan para pemimpin

No comments:
Post a Comment