Thursday, February 21, 2008

PM RUDD MAU KE INDONESIA LAGI APRIL 2008

Perdana Menteri Australia Kevin Rudd memasukkan Jakarta dalam rencana kunjungannya ke beberapa negara April 2008 namun pembicaraan mengenai rencana ke Indonesia itu masih dalam pembahasan dan belum ada keputusan final.

Media Australia, Jumat, menyebutkan, dalam rangkaian kunjungan kenegaraan pertamanya ke Washington D.C, Amerika Serikat (AS), April 2008 itu, PM Rudd juga memasukkan London, Brussels, Bucharest, Beijing, Tokyo, dan Jakarta sebagai kota tujuan kunjungannya.

Rencana kunjungannya ke Beijing (RRC), Tokyo (Jepang), dan Jakarta (Indonesia) itu masih dalam negosiasi dan belum ada keputusan final.

ANTARA belum mendapat konfirmasi dari KBRI Canberra mengenai dimasukkannya Jakarta ke dalam rencana kunjungan PM Rudd ke tujuh negara itu.

Namun jika ia jadi ke Jakarta, maka itu adalah kunjungannya yang kedua ke Indonesia setelah yang pertama ke Denpasar, Bali, di sela kehadirannya di KTT PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) Desember 2007.

Dalam kunjungannya ke Bali itu, PM Rudd sempat bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sementara itu, mengenai kunjungannya ke Gedung Putih, Harian "The Australian" menyebut hal itu sebagai upaya Australia memperkuat komitmennya pada aliansinya dengan AS.

Kunjungan PM Rudd di Bucharest (Romania) adalah untuk menghadiri pertemuan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada 2-4 April.

Kehadirannya di pertemuan NATO dan kunjungannya ke Markas Uni Eropa (EU) di Brussels menandakan perubahan besar diplomasi Australia. Selama era pemerintahan PM John Howard, hubungan Australia dengan EU sering diwarnai dengan ketegangan.

Melalui kunjungan ke Brussels itu, PM Rudd berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan EU. Perubahan sikap ini menandakan perbedaan pemerintahan Partai Buruh dari pemerintahan sebelumnya (PM John Howard/Koalisi Partai Liberal-Nasional-red.).

Dalam pertemuan NATO di Bucharest itu, Suratkabar "The Australian" menyebutkan delegasi Australia bersama AS dan Inggris berupaya menekan negara-negara anggota NATO lainnya untuk menambah dukungan militer bagi Afghanistan dan memperjelas struktur komando di sana.

Sementara itu, rencana kunjungannya ke Beijing dimaksudkan untuk memperkuat hubungan Australia dengan China di bidang sumber daya energi sekaligus menunjukkan penolakan pemerintahan PM Rudd pada upaya mengepung China melalui kesepakatan keamanan AS, Jepang, Australia (di era PM Howard) dan India.

*) my news for ANTARA on Feb 22, 2008


No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity