

Media Australia, Senin (18/2), memberitakan,
Bagi PM Rudd, sejarah Kosovo yang kelabu mendorong
"Ini adalah langkah aksi yang tepat. Karenanya secara diplomatik, kami akan memberikan pengakuan pada kesempatan pertama," katanya.
Sementara itu komunitas Serbia Australia di Sydney Senin menggelar rapat darurat.
Presiden Perhimpunan Kesejahteraan Serbia Ortodoks (SOWA) cabang New South Wales, Marko Marinkovich, seperti dikutip ABC, mengatakan, komunitasnya sedang mencari cara penyaluran aspirasi penolakan mereka pada deklarasi kemerdekaan Kosovo itu.
Sebaliknya, warga masyarakat keturunan
Penolakan keras atas deklarasi kemerdekaan Kosovo itu datang dari Presiden
"
Namun, deklarasi kemerdekaan Kosovo tersebut justru didukung Amerika Serikat (AS) dan sebagian besar negara Uni Eropa namun ditentang keras oleh
Kosovo diperintah oleh misi PBB sejak pertengahan 1999 saat Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menghalau pasukan Serbia yang setia pada mendiang Presiden Slobodan Milosevic yang membunuhi etnik Albania di Kosovo.
*) the news that I make for ANTARA on Monday, Feb 18, 2008

No comments:
Post a Comment