
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung akan memperkuat pengajaran bahasa Indonesia di Australia menyusul adanya rencana perguruan tinggi berstatus Bahan Hukum Milik Negara (BHMN) itu mengirimkan 20 orang guru bantu ke Melbourne bekerja sama dengan Universitas Monash. Konsul Jenderal RI di Melbourne, Budiarman Bahar, dalam penjelasannya kepada ANTARA, Jumat, mengatakan, kerja sama UPI dan Unversitas Monash itu akan ditandai dengan kunjungan Rektor UPI Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata bersama beberapa orang stafnya pada 5 Maret mendatang.
"Kunjungan beliau sempat ditunda karena beliau jatuh sakit tapi kunjungan ke Universitas Monash itu jadi dilakukan pada 5 Maret mendatang. Kita (KJRI Melbourne) akan mendorong UPI dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lain di Tanah Air untuk mengembangkan pusat kajian
Selain perlu terus memperluas pengajaran bahasa Indonesia maupun studi-studi tentang Indonesia di Australia, lembaga-lembaga pendidikan tinggi di Tanah Air juga sepatutnya menggalakkan pusat-pusat kajian tentang Australia supaya Indonesia memiliki lebih banyak ahli tentang Australia (Australianis), katanya.
"Kita harus punya lebih banyak Australianis yakni orang-orang
Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di KBRI Canberra, Dr.R.Agus Sartono,MBA, mengatakan, rencana awal kunjungan Rektor UPI ke Perth (Australia Barat) dan Melbourne (Victoria) berlangsung dari 17 hingga 23 Februari 2008.
"UPI akan mengirim 20 orang guru bantu Bahasa Indonesia di Melbourne bekerjasama dengan School of Education (Sekolah Pendidikan) Universitas Monash," katanya.
Kunjungan delegasi UPI yang dipimpin langsung Rektor Prof.Dr.H.Sunaryo Kartadinata itu semakin memperkuat tren kerja sama antarperguruan tinggi
Agus Sartono mengatakan, pada 2007 Forum Rektor Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia bahkan telah bertemu Komite Rektor Universitas Australia untuk menjajaki kerja sama baru maupun memperluas kerja sama yang telah ada.
"Hasil kunjungan tersebut berupa Nota Kesepahaman (MoU) antara universitas
Pada 2008 ini, sebaiknya Forum Rektor
Kerja sama antarperguruan tinggi
"Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dan GU juga memperkuat kerjasamanya di mana sebanyak 54 orang mahasiswa program magister bersama delapan orang pendamping FK-UI mengunjungi GU selama dua minggu sebagai embrio program gelar akademik ganda (dual degree program)," katanya menambahkan.
*) disiarkan ANTARA pada Feb 29, 2008

No comments:
Post a Comment