Di Australia, penyusunan materi ujian tidak lagi monopoli kerja para dosen. Mahasiswa pun dilibatkan dalam pembuatan soal-soal ujian untuk mereka.Kebijakan inilah yang kini diambil Sekolah Kedokteran Universitas Queensland (UQ) Australia melalui sebuah proyek senilai 30 ribu dolar Australia untuk meningkatkan kemampuan belajar para mahasiswa sekaligus mengurangi kecemasan mereka saat menghadapi ujian akhir tahun.
Suratkabar nasional "The Australian" edisi Rabu melaporkan, beberapa mahasiswa cerdas dan berprestasi di sekolah kedokteran UQ itu diminta menulis seperempat dari jumlah soal yang akan diujikan dalam di ujian akhir tahun mahasiswa kedokteran di salah satu dari delapan perguruan tinggi riset terkemuka Australia itu.
Kebijakan sekolah kedokteran ini menuai kritik akademisi UQ sendiri. Sejarawan UQ, Dr.Binoy Kampmark, menyebut kebijakan ini sebagai "metode ujian voodoo".
Kampmark seperti dikutip The Australian menuding bahwa para mahasiswa tidak lagi diajar tetapi justru mengajar untuk selanjutnya membiarkan mereka memberi nilai pada soal-soal ujian yang mereka buat sendiri.
Namun, Kepala Sekolah Kedokteran UQ, David Wilkinson, membela kebijakan ini dengan mengatakan, pihaknya ingin memastikan bahwa pihaknya meluluskan dokter junior terbaik yang akan melanjutkan peran formal mereka dalam mendidik para mahasiswa tingkat sarjananya.
Proyek yang didanai universitas itu didasarkan pada hasil observasi bahwa banyak mahasiswa kedokteran sangat khawatir dengan ujian mereka sehingga tidak fokus pada apa yang sepatutnya mereka pelajari, katanya.
Kelompok-kelompok studi mahasiswa akan mengkaji topik-topik seperti serangan jantung dan stroke. Kemudian mereka menerjemahkan topik-topik itu ke dalam bentuk soal ujian.
"Kami rasa cara ini akan membantu menstimulasi belajar mereka sekaligus kejelasan dalam menuliskan soal-soal ujian, serta mengurangi kecemasan mereka saat ujian," katanya.
UQ adalah salah satu anggota "Kelompok Delapan", yakni delapan perguruan tinggi riset papan atas di Australia.
Selain UQ, tujuh perguruan tinggi lain yang masuk "Kelompok Delapan" adalah Universitas Nasional Australia, Universitas Adelaide, Universitas Melbourne, Universitas New South Wales, Universitas Sydney, Universitas Monash, dan Universitas Australia Barat.

No comments:
Post a Comment