Friday, June 13, 2008

AUSTRALIA JANJIKAN BANTUAN 250 JUTA DOLAR UNTUK AFGHANISTAN

Australia menjanjikan bantuan senilai 250 juta dolar Australia untuk membantu Afghanistan meningkatkan kemampuannya memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang lebih baik kepada rakyat.

Komitmen bantuan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Stephen Smith dalam sebuah pernyataan pers yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) di Canberra, Jumat.

Menlu Stephen Smith sendiri ikut menghadiri konferensi internasional untuk membantu Afghanistan yang diprakarsai PBB, Afghanistan dan Perancis di Paris mulai Kamis.

Dana bantuan Australia itu juga dimaksudkan untuk membantu pemerintah Afghanistan mengamankan stok pangan bagi rakyatnya di tengah meroketnya harga pangan dunia, serta mendukung pemberdayaan unit kepolisian dan perluasan program aksi pembersihan ranjau.

"Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung rekonstruksi Afghanistan. Pada 2004, kami menjanjikan 110 juta dolar di konferensi Bonn dan pada konferensi London tahun 2006, kami menjanjikan bantuan lanjutan senilai 150 juta dolar Australia," katanya.

Australia termasuk dalam daftar negara-negara yang mengirim pasukannya untuk bertempur melawan para pejuang Taliban dan pendukung Al Qaidah di Afghanistan. Pasukan Australia itu ditempatkan di Provinsi Oruzgan.

Konferensi internasional tingkat menteri untuk membantu Afghanistan yang berlangsung di Paris itu diikuti lebih dari 80 negara dan organisasi internasional, termasuk Kelompok Delapan (G-8) negara maju, yakni Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Rusia dan Amerika Serikat.

*) My news for ANTARA on June 13, 2008

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity