<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977</id><updated>2012-01-20T20:52:28.457-08:00</updated><title type='text'>RAHMAD NASUTION</title><subtitle type='html'>Welcome to my blog. It contains my news and views about a wide range of issues.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1111</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8942042084831338963</id><published>2009-10-04T06:26:00.000-07:00</published><updated>2009-10-04T06:30:18.386-07:00</updated><title type='text'>WNI DI AUSTRALIA MOBILISASI PENGUMPULAN SUMBANGAN GEMPA SUMBAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Ssii_aMPtOI/AAAAAAAAFOc/ol2_bNH32Q8/s1600-h/gempa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 279px; height: 146px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Ssii_aMPtOI/AAAAAAAAFOc/ol2_bNH32Q8/s400/gempa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388736164394939618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Acara "halal bi halal" Idulfitri 1430 Hijriah masyarakat Indonesia di Taman Svoboda Kuraby, Queensland, Australia, Minggu, berhasil pengumpulan bantuan dana bagi para korban gempa Sumatera Barat (Sumbar) sebesar 3.161,7 dolar Australia atau sekitar Rp25 juta dalam tiga jam.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Acara yang diselenggarakan Perhimpunan Komunitas Muslim Indonesia di Brisbane (IISB), Perhimpunan Indonesia Queensland (PIQ) dan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Queensland itu hanyalah salah satu dari kegiatan pengumpulan dana yang dimobilisasi kantong-kantong komunitas Indonesia di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Panitia "halal bi halal", Malia Rita Ningsih, mengatakan, pihaknya akan menyalurkan sumbangan bagi para korban gempa berkekuatan 7,6 pada Skala Richter yang memporakporandakan kota Padang dan beberapa wilayah lain di Sumbar 30 September lalu itu melalui lembaga kemanusiaan kredibel Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Bagi para penyumbang yang ingin mendapatkan tanda bukti sumbangan bagi kepentingan pengurangan pajak (tax deductable), kami akan mengirimkan buktinya ke alamat rumah mereka," kata Malia saat menyampaikan perihal kegiatan pengumpulan sumbangan di acara yang dihadiri sedikitnya 200 orang itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain warga masyarakat Indonesia dari lintas agama, acara halal bi halal yang diisi dengan doa khusus bagi para korban yang dipimpin mantan Presiden IISB, Dedi Muhammad Siddiq, itu juga dihadiri para orang tua dan anak dari hasil kawin campur Indonesia-Australia, dan sejumlah warga Muslim Timur Tengah dan Malaysia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kegiatan halal bi halal komunitas Indonesia di kota Brisbane dan sekitarnya itu semakin menggairahkan gerakan solidaritas kemanusiaan bagi para korban gempa Sumbar di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                            &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gelang emas pun disumbangkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Sejak hari pertama bencana, berbagai komunitas Indonesia di Australia terus bergerak untuk mengumpulkan dana bantuan. Di kota Sydney misalnya, komunitas Indonesia yang berhimpun dalam organisasi "Minang Saiyo" sudah mengumpulkan sumbangan publik sebesar 15.757,10 dolar Australia ditambah satu gelang emas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sumbangan senilai lebih dari Rp130,7 juta itu dikumpulkan para relawan "Minang Saiyo" pimpinan Syamsul Bahri ini dari warga masyarakat Indonesia dan sumbangan sejumlah masjid di kota Sydney.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Di antara masjid-masjid yang ikut mendukung aksi pengumpulan dana "Minang Saiyo" bagi para korban gempa Sumbar itu adalah Ahlussunnah wal Jamaah Belmore,  Al Hijrah Tempe, Zetland/AFIC Sydney dan Musalla Macquarie.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Dalam waktu yang terbatas, kita berharap bisa mengumpulkan dana minimal 30 ribu dolar (lebih dari 240 juta rupiah). Pada saat bencana tsunami 2004, kita juga melakukan aksi pengumpulan sumbangan publik bagi para korban. Saat itu, alhamdulillah, kita mampu mengumpulkan 16 ribu dolar Australia," kata Syamsul Bahri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Ia mengatakan, seluruh sumbangan yang dikumpulkan "Minang Saiyo" Sydney akan disalurkan kepada para korban melalui Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Sumbar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kita sudah bekerja sama dengan PKPU selama empat tahun. Terakhir kita bekerja sama membantu para korban gempa Sumbar tahun 2007. Alhamdulillah, saat itu kita mampu mengumpulkan dana sumbangan sebesar 27 ribu dolar Australia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Gerakan solidaritas yang sama juga dilakukan Masyarakat Muslim Indonesia di Victoria (IMCV), IISB, dan kantong-kantong komunitas Indonesia di berbagai kota besar dan kecil Australia lainnya, termasuk Darwin dan Alice Springs, negara bagian Northern Territory.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Hingga Minggu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban meninggal akibat gempa bumi 30 September itu sudah mencapai 603 orang dan sebanyak 343 orang lainnya belum ditemukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;            Sejumlah negara sahabat juga terlibat dalam misi pencarian, penyelamatan, dan pelayanan kesehatan para korban, serta menyalurkan bantuan darurat kemanusiaan. Di antara negara-negara itu adalah Australia, Inggris, Singapura, dan Jepang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="display: block; font-family: georgia;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Justify Full" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/img/blank.gif" alt="Justify Full" class="gl_align_full" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My news for ANTARA on Oct 4, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8942042084831338963?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8942042084831338963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8942042084831338963&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8942042084831338963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8942042084831338963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/wni-di-australia-mobilisasi-pengumpulan.html' title='WNI DI AUSTRALIA MOBILISASI PENGUMPULAN SUMBANGAN GEMPA SUMBAR'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Ssii_aMPtOI/AAAAAAAAFOc/ol2_bNH32Q8/s72-c/gempa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-3439389899672551264</id><published>2009-10-03T13:35:00.000-07:00</published><updated>2009-10-03T13:44:59.835-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA KERAHKAN "HMAS KANIMBLA" KE SUMBAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sse3ayGeRZI/AAAAAAAAFOU/StXhQPGFOKQ/s1600-h/gempa2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 229px; height: 186px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sse3ayGeRZI/AAAAAAAAFOU/StXhQPGFOKQ/s400/gempa2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388477149925492114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Kapal perang Australia, HMAS Kanimbla, yang dilengkapi fasilitas medis modern dan helikopter jenis "Sea King", Sabtu, meninggalkan pangkalannya di Sydney menuju perairan Sumatera Barat (Sumbar) untuk mendukung operasi kemanusiaan Australia bagi para korban gempa.&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;font-family:georgia;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            HMAS Kanimbla yang pernah dilibatkan dalam misi kemanusiaan yang sama untuk membantu para korban bencana tsunami Aceh dan gempa Nias (2004-2005) itu berangkat sehari setelah Angkatan Bersenjata Australia (ADF) memberangkatkan masing-masing pesawat angkut Hercules C-130 dan C-17 "Globemaster" ke Sumbar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Departemen Pertahanan Australia dalam pernyataan persnya, Sabtu, menyebutkan, kapal perang jenis  pendarat amfibi (ALP) yang mengangkut tambahan personil, peralatan teknis dan infrastruktur, serta paket bantuan kemanusiaan ini diperkirakan tiba di wilayah bencana setelah sepuluh hari berlayar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            HMAS Kanimbla akan mendukung operasi pengobatan dan pelayanan kesehatan bagi para korban gempa  bumi berkekuatan 7,6 pada Skala Richter yang memporakporandakan kota Padang dan beberapa wilayah lain di Sumbar hari Rabu (30/9) pukul 17.16 WIB itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kapal yang dinakhodai Tim Byles ini dilengkapi fasilitas pendukung kegiatan bedah dan pemulihan pasca-bedah dengan 40 tempat tidur pasien.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kapten HMAS Kanimbla, Tim Byles, mengatakan, pihaknya siap menjalankan pperasi kemanusiaannya di Sumbar dengan menyediakan pelayanan medis dan bedah kepada para korban gempa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sehari sebelumnya, Panglima ADF, Marsekal Angus Houston AC, sudah memberikan sinyal keterlibatan HMAS Kanimbla dalam "Operasi Bantuan Padang" yang melibatkan sepuluh anggota tim pendahulu teknis angkatan darat, tim penilai kesehatan angkatan udara, dan 36 anggota tim penyelamat sipil Australia itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "ADF sudah membentuk Satgas gabungan unsur militer dan sipil untuk memberikan dukungan terbaik bagi upaya pemerintah Australia membantu Indonesia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pesawat Hercules C-130 AU Australia (RAAF) yang membawa personil Satgas serta berbagai peralatan pendukung yang diperlukan selama misi kemanusiaan di Padang sudah bertolak dari Darwin, negara bagian Northern Territory (NT) Jumat (2/10).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sebuah pesawat super jumbo C-17 yang mengangkut tim medis ADF dan 36 anggota tim penyelamat dari Brisbane juga telah bertolak menuju wilayah bencana Jumat sore dari pangkalan udara RAAF Amberley.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                       &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                           Di bawah arahan Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Dalam operasi kemanusiaan di Padang ini, para personil gabungan ADF dan sipil Australia itu memberikan bantuan darurat kepada para korban bencana sesuai dengan arahan pemerintah RI, kata Angus Houston.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain mengerahkan pesawat dan kapal perangnya dalam misi kemanusiaan di Sumbar ini, Pemerintah Australia melalui kedutaan besarnya di Jakarta telah pun memberikan bantuan darurat berupa obat-obatan, selimut dan tenda, bagi para korban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kedubes Australia di Jakarta juga telah memberikan bantuan sebesar 250 ribu dolar Australia kepada LSM Muhammadiyah untuk mendukung tim kesehatan dan operasi kemanusiaan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Aksi tanggap darurat Australia bagi para korban gempa Sumbar ini tidak hanya ditunjukkan pemerintah federal tetapi juga pemerintah negara bagian. Di antara negara bagian yang bersimpati dan mendukung misi kemanusiaan Australia itu adalah Queensland.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Presiden Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA), Cecep Setiawan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Premier (Kepala Pemerintah) Negara Bagian Queensland Anna Bligh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Gempa dahsyat yang melanda Sumbar itu tidak hanya menewaskan sedikitnya 1.100 orang dan melukai sedikitnya 2.177 orang lainnya tetapi juga merusak sedikitnya 2.650 bangunan. Pemerintah Australia sendiri masih mencari tahu keberadaan 40 orang warganya yang diyakini berada di daerah bencana saat gempa terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Untuk meringankan penderitaan para korban, berbagai elemen masyarakat Indonesia di Australia terus melakukan penggalangan dana bantuan kemanusiaan dalam tiga hari terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;             Di Sydney misalnya, komunitas Indonesia yang berhimpun dalam "Minang Saiyo" melakukan aksi pengumpulan dana bantuan bencana lewat rekening organisasi itu. Aksi dompet peduli bencana Sumatera juga digelar kalangan mahasiswa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My updated news for ANTARA on Oct 3, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-3439389899672551264?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/3439389899672551264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=3439389899672551264&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3439389899672551264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3439389899672551264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/australia-kerahkan-hmas-kanimbla-ke.html' title='AUSTRALIA KERAHKAN &quot;HMAS KANIMBLA&quot; KE SUMBAR'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sse3ayGeRZI/AAAAAAAAFOU/StXhQPGFOKQ/s72-c/gempa2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4959694229742163857</id><published>2009-10-03T13:11:00.001-07:00</published><updated>2009-10-03T13:33:16.314-07:00</updated><title type='text'>PENYELUNDUP 58 WNI KE AUSTRALIA DIBAYAR RP1,7 MILYAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sse0RqVnCLI/AAAAAAAAFOM/M-RkjrdFg0Q/s1600-h/people-smuggler.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 209px; height: 158px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sse0RqVnCLI/AAAAAAAAFOM/M-RkjrdFg0Q/s400/people-smuggler.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388473694687791282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Kasus kedatangan 58 orang warga negara Indonesia (WNI) ke Australia dengan perahu yang diawaki empat orang Indonesia 15 September 2009 untuk mencari kerja baru pertama kali terjadi.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         "Mereka mengaku membayar pihak yang mengirim mereka lewat laut ke Australia antara Rp30 juta dan Rp40 juta per orang atau total lebih dari Rp1,740 miliar," kata diplomat senior urusan politik KBRI Canberra, Dupito Darma Simamora, kepada ANTARA, Sabtu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Menurut Simamora, seluruh penumpang dan awak kapal WNI itu sudah dipulangkan  pihak terkait Australia ke Jakarta dari Pulau Christmas (Pusat Penahanan Imigrasi Australia) dengan pesawat Jumat (2/10) kemarin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Namun, lanjutnya pengakuan mereka bahwa mereka membayar Rp30 juta - Rp40 juta per orang kepada pihak yang membantu mereka berlayar ke perairan Australia pertengahan September lalu itu patut diselidiki Polri karena kejadian ini adalah kasus pertama dalam catatan KBRI Canberra.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Perahu berawak empat orang WNI yang membawa 58 orang pencari kerja asal Jawa Timur ini ditangkap kapal patroli Angkatan Laut Australia, HMAS Larrakia, di perairan sekitar 230 mil utara Broome 15 September 2009. Sebelum dideportasi, mereka sempat ditahan di Pulau Christmas, Australia Barat, untuk menjalani pemeriksaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Simamora mengatakan, pemulangan ke-62 WNI itu merupakan hasil kesepakatan pemerintah kedua negara  melalui proses pembicaraan yang dilakukan KBRI Canberra dengan instansi-instansi terkait Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         "Kita bahas dan sepakati dengan Australia bahwa semuanya dipulangkan," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Minister Counselor Fungsi Politik KBRI Canberra ini mengatakan, pihaknya melihat kemungkinan adanya unsur penipuan dalam kasus 58 orang asal Jawa Timur ini, karena mereka telah diperdaya jaringan kejahatan perdagangan manusia dengan memanfaatkan "keluguan" mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Menurutnya, kasus ini modus operandi baru dalam kasus perdagangan manusia dan terlihat adanya unsur penipuan yang dilakukan jaringan pelaku perdagangan manusia yang mulai menjadikan WNI sebagai korban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         "Mana mungkin ada orang yang dibawa ke Australia untuk tujuan bekerja tanpa dilengkapi paspor apalagi datang lewat laut," kata diplomat senior yang menamatkan pendidikan sarjananya dari Universitas Sumatera Utara (USU) Medan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Dikatakan Simamora, penyelidikan Polri itu sangat diperlukan supaya kasus yang menimpa ke-58 WNI ini tidak terjadi lagi di kemudian hari karena di tengah hiruk pikuk aksi kejahatan penyelundupan manusia dengan warga negara lain, Indonesia tak boleh lengah dengan kemungkinan WNI menjadi target jaringan perdagangan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         "Kita sampaikan apresiasi kepada Australia yang bersedia memulangkan para penumpang dan ke-empat awak kapal ke Indonesia namun di sisi lain, sebelum mereka dipulangkan kita periksa juga identitas dan dokumen yang ada pada mereka untuk memastikan bahwa mereka benar-benar warga negara Indonesia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Sejak kasus penyelundupan manusia ke Australia marak dalam 13 bulan terakhir,  warga negara Indonesia yang ditangkap dan diadili otoritas hukum negara itu adalah mereka yang menjadi awak dan nakhoda perahu-perahu pengangkut para pencari suaka yang seluruhnya warga negara asing.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;    KBRI Canberra mencatat setidaknya sudah 70 orang WNI tersangkut kasus kejahatan penyelundupan manusia ini di Australia sejak kapal pengangkut pencari suaka pertama memasuki perairan Australia pada September 2008.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Ke-70 WNI itu adalah nakhoda dan awak dari 24 dari 36 kapal pengangkut pencari suaka yang memasuki Australia sampai 29 September 2009. Total jumlah pencari suaka yang diangkut 36 kapal tersebut mencapai 1.690 orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;*) My news for ANTARA on Oct 3, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4959694229742163857?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4959694229742163857/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4959694229742163857&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4959694229742163857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4959694229742163857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/penyelundup-58-wni-ke-australia-dibayar.html' title='PENYELUNDUP 58 WNI KE AUSTRALIA DIBAYAR RP1,7 MILYAR'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sse0RqVnCLI/AAAAAAAAFOM/M-RkjrdFg0Q/s72-c/people-smuggler.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-1399403847589042933</id><published>2009-10-02T05:42:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T14:47:07.944-07:00</updated><title type='text'>"TUMPENGAN" WNI RAYAKAN "HARI BATIK" DI AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsX2M9iYfdI/AAAAAAAAFOE/IXyrqcc6-r0/s1600-h/batik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 253px; height: 168px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsX2M9iYfdI/AAAAAAAAFOE/IXyrqcc6-r0/s400/batik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387983231756303826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Komunitas Indonesia di Australia, Jumat, mengungkapkan rasa bangga dan syukur mereka pada keputusan UNESCO memilih batik Indonesia sebagai bagian dari warisan budaya dunia dengan mengenakan batik dan menggelar acara "tumpengan".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Penetapan Organisasi Urusan Pendidikan, Sains dan Budaya PBB (UNESCO) bahwa batik termasuk dalam warisan budaya dunia tak benda (intangible cultural heritage/ICH) ini berlangsung bertepatan dengan hari Jumat di Australia sehingga banyak warga Muslim Indonesia yang sengaja berkemeja batik saat salat Jumat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Di antara mereka itu adalah belasan orang mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQ) yang berkemeja batik dengan beragam motif dan corak saat mengikuti salat Jumat di kampus perguruan tinggi terkemuka di negara bagian Queensland itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Saya memang sengaja memakai kemeja batik Cirebon pilihan istri saya ini. Saya bangga dengan batik yang kini diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia," kata Edhi Rahmanto, mahasiswa program magister UQ ini.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Perasaan syukur dan bangga pada pengakuan dunia terhadap batik Indonesia itu diungkapkan Konsulat RI Darwin dengan menggelar acara pemotongan nasi tumpeng di Taman Indonesia kampus Universitas Charles Darwin (CDU).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sekretaris II Fungsi Pensosbud Konsulat RI Darwin, Arvinanto Soeriaatmadja, mengatakan, acara "selamatan" yang diisi dengan parade dan pameran busana batik oleh anak-anak Indonesia dan Australia ini dihadiri sejumlah wakil pemerintah, akademisi, warga Indonesia dan "sahabat Indonesia" di Northern Territory.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Di antara mereka yang hadir di acara itu adalah Wakil Rektor CDU Prof.Charles Webb dan Administratur Negara Bagian Northern Territory (NT), Tom Pauling, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Konsul RI di Darwin Harbangan Napitupulu menyerahkan piring berisi potongan nasi tumpeng kepada Wakil Rektor CDU Prof.Charles Webb setelah sebelumnya sempat meminta semua yang hadir mengheningkan cipta sejenak untuk mengenang para korban bencana gempa dahsyat di Sumatera Barat dan Jambi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sebagai kelanjutan dari perayaan "Hari Batik" 2 Oktober 2009 ini, Konsulat RI Darwin juga berencana mengundang seorang instruktur "Batik House" (Rumah Batik) Indonesia untuk melakukan eksibisi dan demonstrasi batik di kota Darwin dan sekitarnya serta Alice Springs pada 3 November, kata Arvinanto.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Instruktur Batik House Indonesia yang kita datangkan dari Jakarta ini akan melakukan eksibisi dan demonstrasi batik di depan pejabat tinggi, masyarakat dan akademisi Australia, serta di depan para guru dan murid sekolah di Darwin dan Alice Springs," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Kegiatan itu diharapkan dapat semakin memperkuat pemahaman para pelajar Australia bahwa batik adalah ikon warisan budaya asli Indonesia, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Kampanye pemakaian batik yang diisi dengan pertunjukan tari-tarian dan jualan makanan ringan Indonesia juga akan digelar Pengurus Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) ranting Universitas Wollongong (UW)  pada 7 Oktober.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Acara pengenalan batik sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO ini akan berlangsung saat makan siang dan semua mahasiswa dan warga masyarakat kita diharapkan hadir dengan mengenakan batik pada 7 Oktober, bersamaan dengan 'market day' (hari pasar) kampus," kata Ketua PPIA UW, I Made Andi Arsana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Penetapan Organisasi Urusan Pendidikan, Sains dan Budaya PBB (UNESCO) bahwa batik termasuk dalam warisan budaya dunia tak benda (intangible cultural heritage/ICH) ini dilakukan di sidang komite antar-pemerintah untuk perlindungan ICH UNESCO di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 28 September-2 Oktober.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Jauh sebelum adanya pengakuan UNESCO ini, batik sudah lama diakui banyak kalangan asing, termasuk Ibunda Presiden Amerika Serikat (AS) Ann Dunham sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Bahkan, Mei lalu, koleksi batik Indonesia milik Ann Dunham, antropolog kenamaan Amerika yang pernah lama menetap di Indonesia, ini dipamerkan di sejumlah kota di AS, seperti Chicago, Los Angeles, San Fransisco, Houston, New York dan Washington DC.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Oct 2, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-1399403847589042933?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/1399403847589042933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=1399403847589042933&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1399403847589042933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1399403847589042933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/tumpengan-wni-rayakan-hari-batik-di.html' title='&quot;TUMPENGAN&quot; WNI RAYAKAN &quot;HARI BATIK&quot; DI AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsX2M9iYfdI/AAAAAAAAFOE/IXyrqcc6-r0/s72-c/batik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-7233886410374768956</id><published>2009-10-02T02:49:00.000-07:00</published><updated>2009-10-02T03:34:15.336-07:00</updated><title type='text'>TIM MISI KEMANUSIAAN AUSTRALIA BERTOLAK KE SUMBAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsXQCqvZdLI/AAAAAAAAFNw/ufZc6pF8t1s/s1600-h/misi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 248px; height: 166px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsXQCqvZdLI/AAAAAAAAFNw/ufZc6pF8t1s/s400/misi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387941273470071986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;           Operasi misi kemanusiaan Angkatan Bersenjata Australia (ADF) untuk para korban gempa Sumatera Barat (Sumbar) dimulai Jumat dengan keberangkatan pesawat angkut He&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;rcules C-130 dan C-17 "Globemaster" yang memuat puluhan tim penyelamat, kesehatan, dan teknik angkatan darat ke Padang.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Panglima ADF, Marsekal Angus Houston AC, mengatakan dalam penjela&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;san persnya, Jumat, "Operasi Bantuan Padang" yang melibatkan sepuluh anggota tim pendahulu teknis angkatan darat, tim penilai kesehatan angkatan udara, dan 36 anggota tim penyelamat sipil digelar setelah ada "lampu hijau" dari pemerintah RI.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "ADF sudah membentuk Satgas gabungan unsur militer dan sipil untuk memberikan dukungan terbaik bagi upaya pemerintah Australia membantu Indonesia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pesawat Hercules C-130 AU &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Australia (RAAF) yang membawa personil Satgas serta berbagai peralatan pendukung yang diperlukan selama misi kemanusiaan di Padang sudah bertolak dari Darwin, negara bagian Northern Territory (NT) Jumat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sebuah pesawat super jumbo C-17 yang mengangkut tim medis ADF dan 36 anggota tim penyelamat dari Brisbane juga telah bertolak menuju wilayah bencana Jumat sore dari pangkalan udara RAAF Amberley.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam operasi kemanusiaan di Padang ini, para personil gabungan ADF dan sipil Australia akan memberikan bantuan darurat kepada para korban bencana sesuai dengan arahan pemerintah RI, kata Angus Houston.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              ADF juga berencana mengirim kapal HMAS Kanimbla untuk mendukung misi kemanusiaan di Sumbar. Kapal yang pernah dilibatkan dalam misi bantuan Australia bagi para korban bencana tsunami Aceh dan gempa Nias (2004-2005) itu akan meninggalkan pangkalannya di Sydney menuju Padang dalam beberapa hari lagi, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                              &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;      HMAS Kanimbla dilibatkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         HMAS Kanimbla yang dilengkapi fasilitas medis modern ini akan didukung satu helikopter jenis "Sea King" untuk membantu operasi pengiriman bantuan ke daerah-daerah bencana yang sulit dijangkau, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Sebelumnya ADF juga mengirim misi kemanusiaan ke Samoa untuk membantu para korban bencana tsunami yang meluluhlantakkan sebagian wilayah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; negara kecil di Pasifik Selatan itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              "Tetangga-tetangga kami di Pasifik Barat Daya, Samoa dan Tonga, serta Indonesia sedang menderita dan kami berangkat untuk membantu. Kami sampaikan belasungkawa yang mendalam kepada mereka yang kehilangan sanak saudara dan rumah mereka."&lt;br /&gt;       "Kami percaya upaya kami akan ikut membantu mereka membangun kembali kehidupan normal secepat mungkin," kata Panglima ADF itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;               Sebelumnya, dalam merespons dampak gempa yang telah menewaskan lebih dari seribu orang dan merobohkan banyak gedung di kota Padang sehingga ratusan korban diperkirakan masih terperangkap di bawah reruntuhan&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsXQYEITj9I/AAAAAAAAFN8/D9XGAx4F5F8/s1600-h/gempa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 265px; height: 139px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsXQYEITj9I/AAAAAAAAFN8/D9XGAx4F5F8/s400/gempa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387941641062682578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; atap dan dinding bangunan ini, Kedubes Australia di Jakarta juga telah menurunkan timnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Selain itu, Kedutaan Besar (Kedubes) Australia itu juga telah menyiapkan bantuan darurat berupa obat-obatan, selimut dan tenda, bagi para korban serta memberikan bantuan sebesar 250 ribu dolar Australia kepada LSM Muhammadiyah untuk mendukung tim kesehatan dan operasi kemanusiaan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                      &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;      Negara bagian juga bantu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Aksi tanggap darurat Australia bagi para korban gempa Sumbar ini tidak hanya ditunjukkan pemerintah federal tetapi juga pemerintah negara bagian. Di antara negara bagian yang bersimpati dan mendukung misi kemanusiaan Australia itu adalah Queensland.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;               Presiden Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA), Cecep Setiawan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Premier (Kepala Pemerintah) Negara Bagian Queensland Anna Bligh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;               Sebagai wujud dari keprihatinannya itu, Anna Bligh bersama sejumlah menteri dan anggota Parlemen Queensland telah pun mengadakan pertemuan dengan para wakil Palang Merah Australia serta komunitas Indonesia, Samoa, Filipina dan Vietnam yang ada di kota Brisbane dan sekitarnya Kamis (1/10).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Pemerintah federal Australia melalui Menlu Stephen Smith juga telah menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan keluarga korban bencana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              "Hati kita tertuju pada Indonesia dan warga Indonesia yang terkena dampak bencana ini," katanya dalam penjelasan persnya kepada media setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Gempa dahsyat yang melanda Sumbar itu tidak hanya menewaskan lebih dari seribu orang dan melukai sedikitnya 2.177 orang tetapi juga merusak sedikitnya 2.650 bangunan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Untuk meringankan penderitaan para korban, berbagai elemen masyarakat Indonesia di Australia terus melakukan penggalangan dana bantuan kemanusiaan dalam tiga hari terakhir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;              Di Sydney misalnya, komunitas Indonesia yang berhimpun dalam "Minang Saiyo" melakukan aksi pengumpulan dana bantuan bencana lewat rekening organisasi itu. Aksi dompet peduli bencana Sumatera juga digelar kalangan mahasiswa Indonesia.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;*) My news for ANTARA on Oct 2, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-7233886410374768956?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/7233886410374768956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=7233886410374768956&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7233886410374768956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7233886410374768956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/misi-kemanusiaan-australia-bertolak-ke.html' title='TIM MISI KEMANUSIAAN AUSTRALIA BERTOLAK KE SUMBAR'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsXQCqvZdLI/AAAAAAAAFNw/ufZc6pF8t1s/s72-c/misi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-6461776998978243725</id><published>2009-10-01T18:03:00.000-07:00</published><updated>2009-10-01T19:05:43.768-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA SIAPKAN BANTUAN DARURAT BAGI KORBAN GEMPA SUMBAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsVTF1v0ebI/AAAAAAAAFNo/a6oubRcf_0Q/s1600-h/gempa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 207px; height: 138px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsVTF1v0ebI/AAAAAAAAFNo/a6oubRcf_0Q/s400/gempa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387803889010768306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;  Setelah pemerintah RI memberi "lampu hijau" terhadap masuknya bantuan asing bagi korban bencana gempa Sumatera Barat (Sumbar), Australia segera menyiapkan bantuan tanggap darurat, seperti obat-obatan dan tenda, serta mengirim tim asesmen dampak gempa ke daerah bencana.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Konfirmasi tentang langkah-langkah misi kemanusiaan Australia bagi para korban gempa bumi Sumbar itu disampaikan Menteri Luar Negeri Stephen Smith dalam wawancara langsungnya dengan Stasiun TV "Channel Nine" Jumat pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Namun pada saat bersamaan, Menlu Smith juga mengungkapkan kekhawatirannya pada nasib seratus orang warga negara Australia yang diyakini berada di wilayah bencana karena mereka belum dapat dihubungi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Sejauh ini pihaknya baru berhasil menghubungi 140 dari 250 warga Australia yang diyakini berada di kawasan bencana gempa berkekuatan 7,6 pada Skala Richter yang memporakporandakan kota Padang dan beberapa wilayah lainnya di Sumbar hari Rabu (30/9) pukul 17.16 WIB itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Staf Kedubes Australia di Jakarta terus berupaya mencari tahu keberadaan warga negaranya yang masih belum diketahui nasibnya itu dengan mengecek rumah sakit dan tetap berhubungan dengan otoritas terkait Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Berkaitan dengan bantuan kemanusiaan bagi para korban gempa, Menlu Smith mengatakan, pihaknya menyiapkan bantuan tanggap darurat berupa obat-obatan dan tenda, melakukan asesmen (penilaian) dampak gempa, dan mengirim tim bantuan dari divisi teknis Angkatan Bersenjata Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Tim ini akan diberangkatkan hari ini (Jumat)," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Gempa bumi dahsyat Sumbar yang goncangannya dirasakan hingga ke Malaysia itu terjadi pada hari yang sama dengan bencana tsunami di Samoa, negra kecil di Pasifik Selatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Dalam bencana gelombang besar yang dipicu gempa bumi berkekuatan 8,3 pada Skala Richter di perairan laut baratdaya Samoa Amerika, Rabu (30/9) pagi itu, empat orang warga Australia tewas dan beberapa orang lainnya luka-luka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                              &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perhatian besar media&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Dua bencana besar yang melanda Indonesia dan Samoa ini menyedot perhatian media cetak dan elektronika utama Australia dalam tiga hari terakhir. Selain Stasiun TV "Channel Nine", stasiun TV "Channel Seven", "Channel 10", "ABC" dan "SBS) juga menjadikannya berita utama dalam siaran berita mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Sementara itu, aksi penggalangan dana bantuan korban gempa Sumbar dari berbagai elemen masyarakat Indonesia di Australia mulai "marak".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Di Sydney misalnya, komunitas Indonesia yang berhimpun dalam "Minang Saiyo" melakukan aksi pengumpulan dana bantuan bencana lewat rekening organisasi itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Sejauh ini, jumlah uang yang sudah terkumpul dari aksi solidaritas komunitas "Minang Saiyo" di Sydney itu sudah mencapai 1.350 dolar Australia namun dana kemanusiaan diperkirakan akan terus bertambah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di KBRI Canberra Dr.Aris Junaidi telah pula mengimbau belasan ribu pelajar dan mahasiswa Indonesia di Australia agar ikut melakukan penggalangan dana bantuan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Selain fokus pada kegiatan perkuliahan, mahasiswa kita harus juga peka pada situasi di Tanah Air. Sebagai bentuk rasa simpati, penggalangan dana bagi para korban adalah kegiatan yang sangat simpatik," katanya di sela kunjungan kerjanya bersama dua diplomat dan atase Polri di KBRI Canberra ke Adelaide, Kamis (1/10).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Himbauan Adikbud RI di KBRI Canberra Aris Junaidi ini ditanggapi positif pengurus Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Kepada ANTARA yang menghubunginya secara terpisah, Presiden UQISA, Cecep Setiawan, mengatakan, pihaknya mengapresiasi himbauan Adikbud RI di Canberra itu dengan menggelar aksi penggalangan dana "Dompet Peduli Sumatera".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kami mengimbau komunitas mahasiswa Indonesia di UQ agar untuk membantu 'dompet peduli' UQISA bagi para korban gempa Sumbar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                           &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Simpati Australia &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Cecep mengatakan, pihaknya juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Premier (Kepala Pemerintah) Negara Bagian Queensland Anna Bligh atas keprihatinan dan empatinya yang mendalam kepada para korban bencana alam yang terjadi di Indonesia, Samoa, Filipina dan Vietnam," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Sebagai wujud dari keprihatinannya itu, Anna Bligh bersama sejumlah menteri dan anggota Parlemen Queensland mengadakan pertemuan dengan para wakil Palang Merah Australia serta komunitas Indonesia, Samoa, Filipina dan Vietnam yang ada di kota Brisbane dan sekitarnya, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pada pertemuan yang membahas upaya bantuan bagi para korban bencana, termasuk pembentukan "Premier Disaster Relief Appeal" itu, komunitas Indonesia diwakili enam orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain Cecep Setiawan, juga hadir Presiden Perhimpunan Masyarakat Indonesia (PIQ), Hendry Baiquni, Andri Setiawan (Perhimpunan Komunitas Muslim Indonesia di Brisbane), Malia Ritaningsih (Aliansi Seni Australia-Indonesia), Hamid Mawardi (PIQ), dan Taufan Akbar Mawardi (Pemuda Muslim Asia Tenggara di Brisbane).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pemerintah federal Australia melalui Menlu Stephen Smith juga telah menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan keluarga korban bencana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Hati kita tertuju pada Indonesia dan warga Indonesia yang terkena dampak bencana ini," katanya dalam penjelasan persnya kepada media setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Gempa dahsyat yang melanda Sumbar itu tidak hanya menewaskan sedikitnya 500 orang dan melukai sedikitnya 2.177 orang tetapi juga merusak sedikitnya 2.650 bangunan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My updated news for ANTARA on Oct 2, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-6461776998978243725?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/6461776998978243725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=6461776998978243725&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6461776998978243725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6461776998978243725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/australia-siapkan-bantuan-darurat-bagi.html' title='AUSTRALIA SIAPKAN BANTUAN DARURAT BAGI KORBAN GEMPA SUMBAR'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsVTF1v0ebI/AAAAAAAAFNo/a6oubRcf_0Q/s72-c/gempa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4923049670228355190</id><published>2009-10-01T09:12:00.000-07:00</published><updated>2009-10-01T09:23:49.433-07:00</updated><title type='text'>SEMANGAT BANTU KORBAN GEMPA SUMBAR "MARAK" DI AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsTXd2NKO8I/AAAAAAAAFNg/UvKg46uGs5M/s1600-h/gempa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 260px; height: 136px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsTXd2NKO8I/AAAAAAAAFNg/UvKg46uGs5M/s400/gempa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387667962008845250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Berbagai elemen masyarakat Indonesia di berbagai kota di Australia menggalang aksi pengumpulan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana gempa bumi Sumatera Barat (Sumbar).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di Sydney misalnya, komunitas Indonesia yang berhimpun dalam "Minang Saiyo" melakukan aksi pengumpulan dana bantuan bencana lewat rekening organisasi itu, demikian koresponden ANTARA melaporkan dari Brisbane, Kamis malam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sejauh ini, jumlah uang yang sudah terkumpul dari aksi solidaritas komunitas "Minang Saiyo" di Sydney itu  sudah mencapai 1.350 dolar Australia. Dana kemanusiaan yang terkumpul diperkirakan akan terus bertambah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebelumnya Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di KBRI Canberra Dr.Aris Junaidi telah mengimbau belasan ribu pelajar dan mahasiswa Indonesia di Australia agar ikut menggalang dana kemanusiaan bagi para korban bencana di Tanah Air, termasuk gempa Sumbar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Selain fokus pada kegiatan perkuliahan, mahasiswa kita harus juga peka pada situasi di Tanah Air. Sebagai bentuk rasa simpati, penggalangan dana bagi para korban adalah kegiatan yang sangat simpatik," katanya di sela kunjungan kerjanya bersama dua diplomat dan atase Polri di KBRI Canberra ke Adelaide, Kamis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Aris Junaidi mengatakan, ia sangat mendukung penggalangan dana kemanusiaan bagi para korban bencana Sumbar yang dilakukan di sela pertemuan dirinya dan ketiga unsur KBRI Canberra dengan sekitar seratus orang mahasiswa dan warga Indonesia di kampus Universitas Flinders, Australia Selatan, Kamis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Penggalangan dana bantuan bagi para korban gempa bumi berkekuatan 7,6 pada Skala Richter yang memporakporandakan kota Padang dan beberapa wilayah lain di Sumbar hari Rabu (30/9) pukul 17.16 WIB itu sepatutnya pula dilakukan komunitas pelajar dan mahasiswa Indonesia lainnya di seluruh Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Setidaknya ada enam belas ribu orang pelajar dan mahasiswa kita di Australia saat ini," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Himbauan Adikbud RI di KBRI Canberra Aris Junaidi ini ditanggapi positif pengurus Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kepada ANTARA yang menghubunginya secara terpisah, Presiden UQISA, Cecep Setiawan, mengatakan, pihaknya mengapresiasi himbauan Adikbud RI di Canberra itu dengan menggelar aksi penggalangan dana "Dompet Peduli Sumatera".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kami mengimbau komunitas mahasiswa Indonesia di UQ agar untuk membantu 'dompet peduli' UQISA bagi para korban gempa Sumbar," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                            &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Simpati Australia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Cecep mengatakan, pihaknya juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Premier (Kepala Pemerintah) Negara Bagian Queensland Anna Bligh atas keprihatinan dan empatinya yang mendalam kepada para korban bencana alam yang terjadi di Indonesia, Samoa, Filipina dan Vietnam," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sebagai wujud dari keprihatinannya itu, Anna Bligh bersama sejumlah menteri dan anggota Parlemen Queensland mengadakan pertemuan dengan para wakil Palang Merah Australia serta komunitas Indonesia, Samoa, Filipina dan Vietnam yang ada di kota Brisbane dan sekitarnya, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pada pertemuan yang membahas upaya bantuan bagi para korban bencana, termasuk pembentukan "Premier Disaster Relief Appeal" itu, komunitas Indonesia diwakili enam orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain Cecep Setiawan, juga hadir Presiden Perhimpunan Masyarakat Indonesia (PIQ), Hendry Baiquni, Andri Setiawan (Perhimpunan Komunitas Muslim Indonesia di Brisbane), Malia Ritaningsih (Aliansi Seni Australia-Indonesia), Hamid Mawardi (PIQ), dan Taufan Akbar Mawardi (Pemuda Muslim Asia Tenggara di Brisbane).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sementara itu, dalam perkembangan lain, Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan keluarga korban bencana yang telah menewaskan sedikitnya 364 orang dan melukai sedikitnya 2.177 orang warga Sumbar itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Hati kita tertuju pada Indonesia dan warga Indonesia yang terkena dampak bencana ini," katanya dalam penjelasan persnya kepada media setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Menlu Smith juga menegaskan kesediaan Australia mengulurkan bantuannya kepada Indonesia jika diminta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;    Gempa dahsyat yang melanda Sumbar itu tidak hanya menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan orang lainnya tetapi juga merusak sedikitnya 2.650 bangunan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My updated news for ANTARA on Oct 1, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4923049670228355190?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4923049670228355190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4923049670228355190&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4923049670228355190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4923049670228355190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/semangat-bantu-korban-gempa-sumbar.html' title='SEMANGAT BANTU KORBAN GEMPA SUMBAR &quot;MARAK&quot; DI AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsTXd2NKO8I/AAAAAAAAFNg/UvKg46uGs5M/s72-c/gempa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-3204244133599097506</id><published>2009-10-01T08:04:00.000-07:00</published><updated>2009-10-01T08:08:58.000-07:00</updated><title type='text'>SUDAH 70 WNI TERSANGKUT PENYELUNDUPAN MANUSIA DI AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsTFfu4WmMI/AAAAAAAAFNY/lCHgSU92ULU/s1600-h/people-smuggling1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 224px; height: 169px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsTFfu4WmMI/AAAAAAAAFNY/lCHgSU92ULU/s400/people-smuggling1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387648203192965314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;   &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Indonesia dan Australia berhasil membangun kerja sama bilateral dan regional yang baik dalam menumpas aksi kejahatan penyelundupan manusia, kata Diplomat senior urusan politik KBRI Canberra, Dupito Darma Simamora.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Namun kasus penyelundupan para pencari suaka ilegal itu juga memunculkan persoalan kekonsuleran karena sejak 13 bulan terakhir sudah ada 70 orang WNI yang tersangkut kasus kriminal ini di Australia, katanya kepada  ANTARA, Kamis malam, berkaitan dengan kasus penyelundupan manusia dalam konteks hubungan RI-Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejak kapal pengangkut pencari suaka pertama memasuki perairan Australia pada September 2008, sudah ada 70 warga negara Indonesia yang tersangkut kasus penyelundupan manusia ini di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Mereka itu adalah nakhoda dan awak dari 24 dari 36 kapal pengangkut pencari suaka yang memasuki Australia sampai 29 September 2009, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Sejak September 2008 sampai 29 September 2009, setidaknya sudah ada 36 kapal pengangkut pencari suaka yang masuk perairan Australia dengan jumlah pencari suaka mencapai 1.690 orang," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dupito Simamora mengatakan, dari 70 orang WNI yang mengawaki maupun menakhodai 24 kapal pengangkut pencari suaka itu, sebanyak 13 orang sudah dipulangkan karena mereka masih "di bawah umur".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebanyak 57 orang WNI lainnya tersangkut proses hukum dan bahkan sebagian telah pun menjalani masa hukumannya di Penjara Hakea Perth, Australia Barat, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Jadi masalah 'people smuggling' (penyelundupan manusia-red.) yang kita tangani bersama dengan Australia baik secara bilateral maupun regional melalui 'Bali Process' menyisakan dimensi lain, yakni sudah semakin&lt;br /&gt;banyaknya WNI yang ditangkap di Australia."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       "Jadi ini bukan lagi sekadar penanganan people-smuggling' tetapi aspek yang mendasarnya adalah WNI kita dituduh dan ditangkap pihak Australia sehingga masalah pemberian perlindungan kepada warga kita ini menjadi 'concern' (perhatian dan keprihatinan-red.) kita," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Minister Counselor Fungsi Politik KBRI Canberra ini mengatakan, akses kekonsuleran kepada para WNI yang tersangkut kasus penyelundupan manusia maupun kasus-kasus kriminal lainnya di Australia mendapat perhatian pihaknya karena hal itu bertalian erat dengan fungsi perlindungan perwakilan RI kepada WNI.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagi penangkapan kapal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sementara itu, dalam perkembangan terbaru aksi penyelundupan manusia ini, dua kapal patroli Australia, HMAS Albany dan HMAS Maitland, kembali menangkap satu kapal berpenumpang 67 orang yang diduga para pencari suaka sekitar 23 mil baratlaut perairan Pulau Browse Kamis pagi sekitar pukul 02:17 waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Menteri Dalam Negeri Australia, Brendan O'Connor, mengatakan semua penumpang dan awak kapal akan menjalani pemeriksaan keamanan, identitas, dan kondisi kesehatan di Pusat Penahanan Imigrasi Pulau Christmas, Australia Barat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Sejak maraknya aksi penyelundupan para pencari suaka September 2008, menurut O'Connor dalam penjelasan persnya, Polisi Federal Australia (AFP) telah menyeret 48 orang tersangka ke pengadilan dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;              Dari 48 orang itu, sebanyak 44 orang di antaranya adalah awak kapal dan empat orang lainnya adalah anggota sindikat yang mengorganisir penyelundupan manusia yang berbasis di Australia, katanya.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My news for ANTARA on Oct 1, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-3204244133599097506?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/3204244133599097506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=3204244133599097506&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3204244133599097506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3204244133599097506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/sudah-70-wni-tersangkut-penyelundupan.html' title='SUDAH 70 WNI TERSANGKUT PENYELUNDUPAN MANUSIA DI AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsTFfu4WmMI/AAAAAAAAFNY/lCHgSU92ULU/s72-c/people-smuggling1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-6128468157019104005</id><published>2009-10-01T05:41:00.000-07:00</published><updated>2009-10-01T05:44:41.633-07:00</updated><title type='text'>MAHASISWA INDONESIA DI AUSTRALIA PEDULI KORBAN GEMPA SUMBAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsSkH82KW4I/AAAAAAAAFNQ/gvtb2QiahvM/s1600-h/bali.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 241px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsSkH82KW4I/AAAAAAAAFNQ/gvtb2QiahvM/s400/bali.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387611510741293954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di KBRI Canberra Dr.Aris Junaidi mengimbau belasan ribu pelajar dan mahasiswa Indonesia di Australia agar ikut menggalang dana kemanusiaan bagi para korban bencana di Tanah Air, termasuk gempa Sumatera Barat (Sumbar).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Selain fokus pada kegiatan perkuliahan, mahasiswa kita harus juga peka pada situasi di Tanah Air. Sebagai  bentuk rasa simpati, penggalangan dana bagi para korban adalah kegiatan yang sangat simpatik," katanya di sela kunjungan kerjanya bersama dua diplomat dan atase Polri di KBRI Canberra ke Adelaide, Kamis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Aris Junaidi mengatakan, ia sangat mendukung penggalangan dana kemanusiaan bagi para korban bencana Sumbar yang dilakukan di sela pertemuan dirinya dan ketiga unsur KBRI Canberra dengan sekitar seratus orang mahasiswa dan warga Indonesia di kampus Universitas Flinders, Australia Selatan, Kamis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Penggalangan dana bantuan bagi para korban gempa bumi berkekuatan 7,6 pada Skala Richter yang memporakporandakan kota Padang dan beberapa wilayah lain di Sumbar hari Rabu (30/9) pukul 17.16 WIB itu sepatutnya pula dilakukan komunitas pelajar dan mahasiswa Indonesia lainnya di seluruh Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Setidaknya ada enam belas ribu orang pelajar dan mahasiswa kita di Australia saat ini," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Himbauan Adikbud RI di KBRI Canberra Aris Junaidi ini ditanggapi positif pengurus Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Kepada ANTARA yang menghubunginya secara terpisah, Presiden UQISA, Cecep Setiawan, mengatakan, pihaknya mengapresiasi himbauan Adikbud RI di Canberra itu dengan segera melaksanakan aksi penggalangan dana kemanusiaan bagi para korban gempa Sumatera.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Kami mengimbau komunitas mahasiswa Indonesia di UQ agar untuk membantu 'dompet peduli' UQISA bagi para korban gempa Sumbar," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                    &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;         Simpati Australia  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Cecep mengatakan, pihaknya juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Premier (Kepala Pemerintah) Negara Bagian Queensland Anna Bligh atas keprihatinan dan empatinya yang mendalam kepada para korban bencana alam yang terjadi di Indonesia, Samoa, Filipina dan Vietnam," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sebagai wujud dari keprihatinannya itu, Anna Bligh bersama sejumlah menteri dan anggota Parlemen Queensland mengadakan pertemuan dengan para wakil Palang Merah Australia serta komunitas Indonesia, Samoa, Filipina dan Vietnam yang ada di kota Brisbane dan sekitarnya, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pada pertemuan yang membahas upaya bantuan bagi para korban bencana, termasuk pembentukan "Premier Disaster Relief Appeal" itu, komunitas Indonesia diwakili enam orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain Cecep Setiawan, juga hadir Presiden Perhimpunan Masyarakat Indonesia (PIQ), Hendry Baiquni, Andri Setiawan (Perhimpunan Komunitas Muslim Indonesia di Brisbane), Malia Ritaningsih (Aliansi Seni Australia-Indonesia), Hamid Mawardi (PIQ), dan Taufan Akbar Mawardi (Pemuda Muslim Asia Tenggara di Brisbane).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sementara itu, dalam perkembangan lain, Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan keluarga korban bencana yang telah menewaskan sedikitnya 364 orang dan melukai sedikitnya 2.177 orang warga Sumbar itu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         "Hati kita tertuju pada Indonesia dan warga Indonesia yang terkena dampak bencana ini," katanya dalam penjelasan persnya kepada media setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Menlu Smith juga menegaskan kesediaan Australia mengulurkan bantuannya kepada Indonesia jika diminta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;             Gempa dahsyat yang melanda Sumbar itu tidak hanya menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan orang lainnya tetapi juga merusak sedikitnya 2.650 bangunan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Oct 1, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-6128468157019104005?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/6128468157019104005/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=6128468157019104005&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6128468157019104005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6128468157019104005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/mahasiswa-indonesia-di-australia-peduli.html' title='MAHASISWA INDONESIA DI AUSTRALIA PEDULI KORBAN GEMPA SUMBAR'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsSkH82KW4I/AAAAAAAAFNQ/gvtb2QiahvM/s72-c/bali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-5472584406713805807</id><published>2009-10-01T05:32:00.000-07:00</published><updated>2009-10-01T05:41:21.475-07:00</updated><title type='text'>PENELITI INDONESIA TERIMA "CRAWFORD AWARD" DI AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsSjCl-iCuI/AAAAAAAAFNI/F4wJju056zM/s1600-h/riset.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 221px; height: 158px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsSjCl-iCuI/AAAAAAAAFNI/F4wJju056zM/s400/riset.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387610319191411426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Direktur Perbenihan Ditjen Perikanan Budidaya Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Dr.Ketut Sugama, MSc, di Adelaide, Rabu malam, menerima penghargaan bergengsi Australia, "Crawford Fund", atas prestasi riset dan keberhasilannya mengembangkan teknolgi pembenihan ikan laut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Penghargaan itu disampaikan Ketua Dewan Gubernur Crawford Fund, Neil Andrew, kepada Ketut Sugama dalam satu acara yang turut dihadiri Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Canberra Dr.Aris Junaidi dan sejumlah pejabat KBRI Canberra lainnya yang tengah berkunjung ke Adelaide.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Ketut Sugama mengatakan, "Crawford Fund Award" yang diterimanya Rabu malam ini merupakan pengakuan dan penghargaan atas keberhasilannya mengembangkan teknologi pembenihan ikan-ikan laut, khususnya Kerapu, yang ikut membantu masyarakat pantai meninggalkan cara-cara penangkapan ikan yang merusak lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Katanya (Crawford Fund), saya berhasil mengembangkan teknologi pembenihan ikan-ikan laut, terutama ikan Kerapu, sehingga ikut membantu menghindarkan masyarakat dari merusak karang lewat bom ikan berbahan  sianida," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selama ini, ia telah pun menjalin kerja sama erat dengan Pusat Penelitian Pertanian Internasional Australia (ACIAR). &lt;br /&gt;      Menanggapi keberhasilan Dr.Ketut Sugama,MSc, Adikbud RI di KBRI Canberra Dr.Aris Junaidi menyebutnya sebagai pengakuan internasional atas prestasi riset Indonesia yang manfaatnya juga dirasakan Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sebelum menjadi direktur pembenihan di Ditjen Perikanan Budidaya DKP, Ketut Sugama pernah mengepalai Balai Riset Perikanan Budidaya Laut di Gondol, Bali (1990-2002).  &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Crawford Fund sendir merupakan lembaga nirlaba yang mendukung pengembangan riset pertanian dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga non-pemerintah yang didirikan Akademi Sains Teknologi dan Teknik Australia (AATSE) tahun 1987 itu menyandang nama Sir John Crawford untuk mengenang jasanya bagi pengembangan riset pertanian dunia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 30, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-5472584406713805807?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/5472584406713805807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=5472584406713805807&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5472584406713805807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5472584406713805807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/10/peneliti-indonesia-terima-crawford.html' title='PENELITI INDONESIA TERIMA &quot;CRAWFORD AWARD&quot; DI AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsSjCl-iCuI/AAAAAAAAFNI/F4wJju056zM/s72-c/riset.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-7569787862785540450</id><published>2009-09-30T04:54:00.000-07:00</published><updated>2009-09-30T04:58:24.715-07:00</updated><title type='text'>PENDIDIKAN "ORANG RIMBA" DI INDONESIA "DIANAK-TIRIKAN"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsNHvenYerI/AAAAAAAAFNA/eeahgkQRByI/s1600-h/belajar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 195px; height: 152px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsNHvenYerI/AAAAAAAAFNA/eeahgkQRByI/s400/belajar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387228460262914738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari total jumlah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945 belum berpihak kepada kebutuhan pendidikan anak-anak suku terasing, seperti komunitas Orang Rimba di Jambi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Disamping itu, kegagalan berbagai pihak memahami keunikan komunitas Orang Rimba, seperti bagaimana mereka berfikir tentang diri mereka, termasuk memaknai tujuan sekolah bagi mereka, telah menjadikan sejumlah program aksi yang bermaksud mengangkat derajat mereka salah kaprah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Kedua poin itu merupakan benang merah acara temu ramah puluhan mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQ) dengan tokoh muda pendidikan alternatif bagi masyarakat adat yang juga pendiri Sokola, Saur Marlina Manurung alias Butet Manurung di kampus UQ St.Lucia, Brisbane, Selasa malam (29/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Tokoh muda yang lebih dieknal dengan nama Butet Manurung ini mengatakan, waktu, cara, dan tujuan  anak-anak komunitas Orang Rimba belajar tidak bisa disamakan dengan pola pendidikan yang diterapkan Diknas RI bagi anak-anak Indonesia pada umumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Mereka (Orang Rimba-red.) belajar tanpa mengenal waktu. Bahkan sampai larut malam... Anak-anak Rimba itu mau belajar apa yang terpakai setiap hari," kata pegiat pendidikan alternatif yang sedang mengambil program studi magister antropologi terapan di Universitas Nasional Australia (ANU) ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Butet Manurung mengatakna, bagi komunitas Orang Rimba yang hidup di kawasan hutan Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) seluas 60.500 hektar ini, sekolah diperlukan supaya mereka tidak mudah ditipu oleh warga masyarakat lain di luar mereka yang biasa mereka sebut "orang terang", seperti dalam transaksi jual beli.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Kita menyebutnya sekolah untuk kehidupan, bukan supaya pintar dan jadi kaya," kata perempuan berdarah Batak kelahiran Jakarta 21 Februari 1972 yang menamatkan pendidikan sarjananya di jurusan Antropologi Unpad (1998) dan Sastra dan Bahasa Indonesia Unpad (2002) ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Penerima penghargaan "Heroes of Asia Award 2004" untuk kategori konservasi dari Majalah Time ini mengatakan, ia bersama para pegiat Sokola memberikan pengetahuan dasar literasi, berhitung, dan bahasa Indonesia kepada anak-anak komunitas Orang Rimba sesuai dengan kebutuhan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          "Saya nggak mau sekolah membuat anak-anak Rimba trauma bersekolah," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Di antara murid-muridnya, ada yang hingga kini tidak mau mengikuti pelajaran berhitung karena dia mengaku kepalanya "berasap" setiap kali mencoba berhitung, kata aktivis yang membagi penggalan pengalaman hidupnya di hutan Jambi itu dalam buku karyanya, "Sokola Rimba: Pengalaman Belajar Bersama Orang Rimba" (2008) ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Konsep sekolah sebenarnya tidak dikenal dalam budaya masyarakat Orang Rimba di Jambi sehingga lima bulan pertama upayanya mendekati mereka tidak berhasil. Namun dengan ketekunan dan tekad yang kuat, ia perlahan dapat menyadarkan mereka pada manfaat sekolah bagi mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Setelah mereka menemukan dan merasakan sendiri manfaat sekolah untuk kehidupan mereka, baru mereka mau. "Murid pertama saya cuma tiga orang," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                           Negara cuma bantu sekali&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Mengenai sejauh mana perhatian pemerintah dan bagaimana dampak anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam APBN terhadap masa depan pendidikan anak-anak suku terasing, termasuk Orang Rimba di Jambi, Butet Manurung mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki visi yang sama dengan dirinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Bahkan Presiden Yudhoyono pernah menerima dirinya bersama beberapa orang rekannya tahun 2008. Pesan Kepala Negara saat itu sangat jelas, yakni "sekolah-sekolah pedalaman tidak boleh terlantar," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sebagai tindak lanjut dari pertemuan dengan Presiden Yudhoyono, Butet kemudian bertemu mendiknas namun mendiknas justru mempertemukannya dengan direktur jenderal. Singkat kata, Diknas RI memberikan bantuan dana untuk satu dari enam sekolah yang dikelolanya bersama teman-temannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Sekolah kita ada enam. Yang dibantu hanya satu sekolah. (Diknas RI) cuma bantu sekali itu saja," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Menurut aktivis yang menghabiskan sebagian masa kecilnya di Leuven, Belgia, sebelum keluarganya pindah ke Jakarta tahun 1976 ini, total dana operasional setiap sekolah yang dikelolanya bersama teman-temannya itu berbeda-beda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sebagai contoh, dana operasional Sokola Rimba di Jambi per tahunnya mencapai Rp150 juta, sedangkan dana operasional per bulan sekolah alternatif yang ada di Flores mencapai tiga sampai empat juta rupiah, dan sekolah alternatif yang ada di Halmahera, Maluku Utara, memerlukan dana operasional sebesar Rp250 juta, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Terlepas dari minimnya perhatian negara pada nasib pendidikan anak-anak terasing itu, Butet Manurung mengatakan, Sokola yang didirikannya bersama beberapa orang rekannya tahun 2003 ini tidak pernah kekurangan para sukarelawan muda yang siap terjun membantu kegiatan mengajar mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Padahal nggak ada gaji untuk mereka. Ternyata banyak juga yang cukup 'gila'. Sebelum terjun ke lapangan, kita beri mereka 'training' (pelatihan)," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Butet Manurung mengatakan, kegiatannya mengajar anak-anak Orang Rimba yang dilakukannya selama bertahun-bertahun sejak pertama kali menginjakkan kaki di tanah Jambi tahun 1999 itu bukan tanpa tantangan, termasuk dari para pencuri kayu yang bahkan pernah mengancam keselamatan dirinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Acara bincang-bincang ringan yang diselenggarakan pengurus Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA) itu juga diisi dengan penayangan film singkat tentang sepak terjang Butet Manurung dalam kegiatan Sokola Rimbanya di Jambi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Banyak di antara para pelajar dan mahasiswa yang hadir membeli buku "Sokola Rimba: Pengalaman Belajar Bersama Orang Rimba" berisi rangkaian catatan pribadinya selama mengabdi untuk komunitas Orang Rimba di kawasan hutan Provinsi Jambi.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 30, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-7569787862785540450?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/7569787862785540450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=7569787862785540450&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7569787862785540450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7569787862785540450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/pendidikan-orang-rimba-di-indonesia.html' title='PENDIDIKAN &quot;ORANG RIMBA&quot; DI INDONESIA &quot;DIANAK-TIRIKAN&quot;'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsNHvenYerI/AAAAAAAAFNA/eeahgkQRByI/s72-c/belajar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-2774565051733363792</id><published>2009-09-29T20:30:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T20:32:56.654-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA MULAI VAKSINASI MASSAL FLU BABI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsLRTETHzXI/AAAAAAAAFM4/WwUQF_WZbtg/s1600-h/flu-babi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 189px; height: 123px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsLRTETHzXI/AAAAAAAAFM4/WwUQF_WZbtg/s400/flu-babi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387098229790199154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Langkah Australia menangani pandemi Flu A H1N1 yang telah menewaskan 180 orang di negara itu, Rabu, memasuki era baru dengan dimulainya program vaksinasi massal kepada para warga yang dianggap rentan terhadap serangan flu babi ini.&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Program vaksinasi massal yang menurut laporan media setempat diberikan secara gratis kepada setiap warga Australia berusia 10 tahun ke atas itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil uji coba pemakaian vaksin Flu A H1N1 produksi perusahaan bioteknologi, CSL, kepada 240 orang warga di Adelaide, 22 Juli lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut Kementerian Kesehatan Australia, tujuh sasaran utama program vaksinasi Flu A H1N1 adalah ibu hamil, pengasuh bayi berusia enam bulan, dan warga yang menderita penyakit kronis seperti penyakit jantung, asma, paru-paru, kanker, diabetes, gagal ginjal, dan penyakit yang berhubungan dengan syaraf.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain itu, yang termasuk kelompok rentan adalah warga Australia yang menderita obesitas akut, warga pribumi, petugas kesehatan, dan pekerja sosial di masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Berdasarkan data terkini Kementerian Kesehatan Australia, sejak flu babi dinyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai ancaman serius April lalu, total jumlah kasus terkonfirmasi Flu A H1N1 di Australia tercatat 36.605 orang. Sebanyak 180 orang di antaranya meninggal dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dari 180 orang korban meninggal dunia, itu sebanyak empat orang di antaranya adalah ibu hamil dan 24 orang lainnya merupakan warga pribumi Australia. Mereka tersebar di delapan negara bagian dan teritori yang ada di negara benua berpenduduk lebih dari 21 juta jiwa itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kementerian Kesehatan Australia mencatat New South Wales sebagai negara bagian dengan angka kematian flu babi yang tertinggi, yakni 49 orang, disusul Queensland (40), Australia Barat (26), Australia Selatan (26), Victoria (24), Tasmania (7), Northern Territory (6) dan Australian Capital Territory (2).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sejak flu babi menjangkiti Australia April lalu, sebanyak 4.788 orang warganya yang terjangkit dirawat di rumah sakit. Namun jumlah mereka yang sampai pekan ini masih dirawat tinggal 77 orang. Dari jumlah itu, lima orang di antaranya masuk dirawat secara intensif di rumah sakit negara bagian Queensland.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Belajar dari kasus flu babi 2009, pemerintah Australia tidak hanya telah memesan sekitar 21 juta dosis vaksin flu A H1N1 produksi CSL untuk mendukung program vaksinasi massal tetapi juga memperkuat kesiapan pusat-pusat flu nasional dan laboratorium-laboratorium kesehatan masyarakat di negara itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Untuk keperluan itu, pemerintah federal telah pun menyiapkan dana sebesar 1,4 juta dolar Australia guna membeli berbagai peralatan uji influenza otomatis yang diperlukan semua pusat flu nasional dan laboratorium kesehatan masyarakat yang ada di delapan negara bagian dan teritori.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 30, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-2774565051733363792?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/2774565051733363792/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=2774565051733363792&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2774565051733363792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2774565051733363792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-mulai-vaksinasi-massal-flu.html' title='AUSTRALIA MULAI VAKSINASI MASSAL FLU BABI'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsLRTETHzXI/AAAAAAAAFM4/WwUQF_WZbtg/s72-c/flu-babi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-3396587310853835352</id><published>2009-09-29T19:23:00.000-07:00</published><updated>2009-09-30T01:38:19.837-07:00</updated><title type='text'>TSUNAMI SAMOA LUKAI TUJUH WARGA AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsLBasSooFI/AAAAAAAAFMo/EL3e3ggb1is/s1600-h/belajar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 244px; height: 163px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsLBasSooFI/AAAAAAAAFMo/EL3e3ggb1is/s400/belajar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387080768598614098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Pemerintah Australia mengkhawatirkan nasib warganya yang sedang berlibur di Samoa kendati hingga Rabu pukul 13.09 waktu Brisbane jumlah warganya yang terluka dalam bencana tsunami yang menyapu sejumlah wilayah negara kepulauan di Pasifik Selatan, Rabu pagi, itu tercatat tujuh orang.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut "ABC", dalam penjelasan persnya setibanya di Singapura dari lawatannya ke Amerika Serikat (AS), Menteri Luar Negeri Stephen Smith menegaskan, ke-tujuh warga Australia yang terluka itu sedang dirawat di rumah sakit setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Namun Menlu Smith mengkhawatirkan nasib warganya yang kemungkinan berlibur di wilayah yang disapu tsunami tersebut. Bencana gelombang besar ini dipicu gempa bumi berkekuatan 8,3 pada Skala Richter di perairan laut baratdaya Samoa Amerika.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menlu Smith mengatakan, Australia segera mengirimkan tim satuan tugasnya ke Samoa dalam 24 jam ini terlebih lagi terjadi kerusakan di wilayah tenggara negara berpenduduk sekitar 179 ribu orang itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Di Samoa, wilayah tenggaranya yang terkena bencana itu berdiri sebagian besar resor wisata mewah maupun murah," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Bencana tsunami yang menyapu sebagian wilayah negara yang merdeka dari Selandia Baru tahun 1962 dan resmi menjadi anggota PBB pada 15 Desember 1976 itu dilaporkan menewaskan sedikitnya 100 orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;*) My news for ANTARA on Sept 30, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-3396587310853835352?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/3396587310853835352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=3396587310853835352&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3396587310853835352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3396587310853835352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/bencana-tsunami-samoa-lukai-tujuh-warga.html' title='TSUNAMI SAMOA LUKAI TUJUH WARGA AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsLBasSooFI/AAAAAAAAFMo/EL3e3ggb1is/s72-c/belajar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-2376462361413942538</id><published>2009-09-29T06:45:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T06:52:35.853-07:00</updated><title type='text'>ANGKLUNG "IKON" INDONESIA DI ACARA MAHASISWA ASEAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsIRAuap0qI/AAAAAAAAFMg/g8PuBs7cEKQ/s1600-h/angklung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 215px; height: 162px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsIRAuap0qI/AAAAAAAAFMg/g8PuBs7cEKQ/s400/angklung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386886808446030498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Komunitas mahasiswa Indonesia di Brisbane meneguhkan batik dan angklung sebagai dua "ikon" warisan budaya bangsa Indonesia pada festival seni budaya Asia Tenggara di depan ratusan mahasiswa mancanegara di kawasan danau kampus Universitas Queensland (UQ) St.Lucia, Selasa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam kegiatan pesta seni budaya dan kuliner acara "ASEAN Uni Games 2009" yang diikuti organisasi mahasiswa Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia dan Singapura itu, kehadiran batik ditopang oleh busana dua puluhan orang pemain angklung dan ornamen yang digunakan beberapa gerai kontingen Merah Putih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Konser angklung mahasiswa Indonesia yang para pemainnya berasal dari UQ, Universitas Teknologi Queensland, dan Universitas Griffith itu membawakan empat lagu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Diiringi petikan gitar, grup angklung Indonesia itu menghibur puluhan pengunjung dengan lagu "Tanah Airku", "Ondel-Ondel", "Indonesia Jaya" dan "Laskar Pelangi". Kemudian, seorang aktivis mahasiswi Indonesia di UQ memperkaya penampilan kontingen Merah Putih dengan beberapa lagu daerah Nusantara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Menurut Salim Darmadi, kegiatan seni-budaya, kuliner, dan pertandingan olahraga antarmahasiswa dari ke-empat negara anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ini sangat mendukung upaya mempererat tali persahabatan antarmahasiswa ASEAN.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Pandangan yang sama juga disampaikan Christine Low, mahasiswi Singapura di UQ. Ia mengatakan, kegiatan "ASEAN Uni Games" ini akan membantu mengintegrasikan komunitas mahasiswa ASEAN, khususnya mereka yang berasal dari Singapura, Indonesia, Brunei, dan Malaysia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "ASEAN Uni Games ini kegiatan yang bagus. Perlu ada lebih banyak kegiatan bersama yang dilakukan," kata anggota Komunitas Mahasiswa Singapura di UQ ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                      &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  Singapura sumbang lagu &lt;/span&gt;         &lt;br /&gt;     Sementara itu, kalau Indonesia menampilkan angklung dan lagu-lagu daerah, menurut Christine Low, Singapura menyumbangkan lagu yang populer saat perayaan Hari Raya Imlek (Tahun Baru China), "He Xin Nian".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Berbeda dengan Indonesia dan Singapura, Malaysia menyuguhkan beberapa tarian dan pameran busana khas negeri jiran itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut mantan Presiden Perhimpunan Mahasiswa Malaysia di UQ, Johan Kamal Hamidon, pihaknya menampilkan tari Zapin dan tari India, serta pameran busana tradisional dari sejumlah kelompok etnis di Sabah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain dihibur dengan aneka pertunjukan seni-budaya, puluhan orang pengunjung festival ASEAN Uni Games 2009 yang penyelenggaraannya bertepatan dengan pekan libur tengah semester kampus itu juga dimanjakan dengan aneka makanan khas Indonesia, Brunei, Malaysia dan Singapura.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Setidaknya ada delapan gerai yang menawarkan aneka menu masakan dengan "harga mahasiswa". Gerai makanan Indonesia tampak menonjol karena tidak hanya menghadirkan gerai yang dikelola mahasiswa tetapi juga keluarga mahasiswa dan warga, seperti  "Makanan Indonesia" dan "Sweet Javanese".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Gerai "Makanan Indonesia" menawarkan menu masakan ampal, ikan goreng sambal balado, dan ayam goreng, sedangkan "Sweet Javanese" menyuguhkan sejumlah menu andalan, seperti martabak telur, siomay, dan "es Kopyor" dengan harga satu sampai lima dolar Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Gerai makanan yang dikelola Hemy Arwandy, Masyhadi Halidi dan beberapa orang rekannya menawarkan menu berupa "nasi Katok" berisi nasi lemak, ayam dan sambal, "nasi lemak", dan Pop Mie buatan Indonesia, sedangkan gerai makanan mahasiswa Singapura menjual satai dan aneka makanan ringan seharga dua dolar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Para pengunjung pun disuguhkan tontonan film gratis di gedung teater "Schonell" UQ. Film Indonesia "Ada Apa dengan Cinta" dan film Singapura "I Not Stupid" (Saya Tidak Bodoh) ditayangkan masing-masing pada pukul 11.00-13.00 dan 15.00-17.00.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Berkaitan dengan pesta olahraga yang menjadi inti parlehatan "ASEAN Uni Games" ini, panitia menetapkan enam cabang olahraga yang dipertandingkan. Ke-enam cabang olahraga itu adalah sepakbola, "touch rugby", atletik, "netball", futsal, dan bola basket.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kontingen Indonesia mengikuti semua cabang yang dipertandingkan di pesta olahraga yang berlangsung dari Minggu (27/9) hingga Kamis (1/10) itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 29, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-2376462361413942538?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/2376462361413942538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=2376462361413942538&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2376462361413942538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2376462361413942538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/angklung-ikon-indonesia-di-acara.html' title='ANGKLUNG &quot;IKON&quot; INDONESIA DI ACARA MAHASISWA ASEAN'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsIRAuap0qI/AAAAAAAAFMg/g8PuBs7cEKQ/s72-c/angklung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-743390330230915435</id><published>2009-09-29T06:41:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T06:45:25.189-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA GELAR "DIALOG ANTARKEYAKINAN" REGIONAL DAN DUNIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsIPGAmFPCI/AAAAAAAAFMY/MTSWbqyUeuY/s1600-h/anu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsIPGAmFPCI/AAAAAAAAFMY/MTSWbqyUeuY/s400/anu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386884700201892898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Australia akan menjadi tuan rumah dua penyelenggaraan dialog antarkeyakinan    (interfaith dialogue) tingkat regional dan dunia pada Oktober dan Desember 2009.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Penjelasan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia yang diperoleh ANTARA di Brisbane, Selasa, menyebutkan, kedua perlehatan akbar yang menghimpun para pemimpin dan pegiat dialog antarkeyakinan itu akan berlangsung di Perth pada 28-30 Oktober dan Melbourne pada 3-9 Desember 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Interfaith dialogue" regional kelima di Perth itu mengangkat tema "Pemimpin Agama Masa Depan: Tantangan dan Kerja Sama Regional", sedangkan pertemuan di Melbourne disebut sebagai parlehatan parlemen agama-agama dunia ke-empat terbesar di dunia tahun 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Penyelenggaraan "interfaith dialogue" di Perth, Australia Barat, itu merupakan kelanjutan dari empat dialog yang sama yang telah dilaksanakan di Yogyakarta-Indonesia (2004), Cebu-Filipina (2006), Waitangi-Selandia Baru (2007), dan Kamboja (2008).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dialog antar-iman yang menghimpun para tokoh beragam agama dan keyakinan besar dunia di kawasan Asia Pasifik itu merupakan hasil kerja sama Australia, Indonesia, Selandia Baru dan Filipina dengan merangkul delapan negara anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) lainnya, Timor Leste, Fiji, dan Papua New Guinea.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pada dialog antariman yang pertama di Yogyakarta pada 6-7 Desember 2004, para tokoh moderat lintas agama dan masyarakat dari berbagai negara peserta menggarisbawahi pentingnya peran para pemimpin agama dan masyarakat dalam menjembatani perbedaan dan membangun harmoni.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pada penyelenggaraan dialog antariman yang kedua di Cebu, Filipina, pada 14-16 Maret 2006, inisiatif bersama Indonesia dan Australia itu kemudian didukung oleh Selandia Baru dan Filipina sebagai negara tuan rumah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pertemuan di Cebu kemudian melahirkan Deklarasi Cebu tentang Kerja Sama Antariman Kawasan untuk Perdamaian, Pembangunan, dan Martabat Manusia. Setahun berikutnya, dialog antariman ketiga diselenggarakan di Waitangi, Selandia Baru, pada 28-29 Mei 2007.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain Indonesia dan Filipina, delapan anggota ASEAN lain yang aktif terlibat dalam dialog antariman ini adalah Kamboja, Brunei, Malaysia, Singapura, Thailand, Laos, Vietnam, dan Myanmar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Saat dialog antariman ke-empat digelar di ibukota Kamboja pada April 2008, umat beragama dunia tengah terganggu dengan peredaran film "Fitna" karya anggota parlemen Belanda, Geert Wilders, di jaringan internet berisi penistaan kitab suci Al Qur'an dan Nabi Muhammad SAW.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Film anti-Islam itu memicu beragam reaksi dunia, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memerintahkan kementerian terkait di kabinetnya untuk mencekal Wilders memasuki Indonesia, Sekjen PBB Ban Ki-moon serta pemerintah Australia yang menyebut film tersebut bersifat "ofensif".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Bahkan Menteri Luar Negeri Stephen Smith menyebut Geert Wilders telah menyalahgunakan hak kebebasan berbicara dan berpendapat untuk menyulut kekerasan agama, ras serta kebencian.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 29, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-743390330230915435?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/743390330230915435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=743390330230915435&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/743390330230915435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/743390330230915435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-gelar-dialog-antarkeyakinan.html' title='AUSTRALIA GELAR &quot;DIALOG ANTARKEYAKINAN&quot; REGIONAL DAN DUNIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsIPGAmFPCI/AAAAAAAAFMY/MTSWbqyUeuY/s72-c/anu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-6386944955772929952</id><published>2009-09-28T05:20:00.000-07:00</published><updated>2009-09-28T05:29:11.483-07:00</updated><title type='text'>TAK BANYAK WNI CATATKAN PERNIKAHANNYA KE KJRI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsCrHS0ba6I/AAAAAAAAFMQ/popSAsAyW64/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 117px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsCrHS0ba6I/AAAAAAAAFMQ/popSAsAyW64/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386493296134286242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Pencatatan pernikahan di Konsulat Jenderal RI Sydney belum populer bagi banyak pasangan WNI yang melangsungkan pernikahan mereka di negara bagian New South Wales (NSW), Queensland, dan Australia Selatan yang merupakan wilayah kerja KJRI Sydney, kata seorang diplomat RI.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Padahal dengan mencatatkan pernikahan mereka ke KJRI Sydney, mereka akan mendapatkan buku nikah RI, kata Konsul Fungsi Kekonsuleran KJRI Sydney, Fahmi Jamaludin Malik, dalam penjelasannya kepada ANTARA Senin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Banyak warga kita yang belum tahu bahwa mereka bisa mencatatkan perkawinannya di KJRI. Tapi belakang ini, ada perbaikan. Setidaknya kini setiap bulan ada WNI yang mencatatkan pernikahannya di KJRI Sydney," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Perkembangan positif itu dicapai berkat bantuan wali nikah yang mulai aktif memberitahu pasangan yang dia nikahkan tersebut agar mencatatkan pernikahannya di KJRI Sydney, kata Fahmi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Berkaitan dengan pelayanan kekonsuleran kepada WNI yang berdomisili di tiga negara bagian yang masuk wilayah kerja KJRI Sydney, ia mengatakan, pihaknya menerapkan strategi jemput bola sebagaimana yang dia dan empat orang staf KJRI Sydney lakukan di arena "Pesta Rakyat" komunitas Indonesia di Brisbane, Sabtu (26/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Setidaknya ada 150 orang warga yang kita layani (di acara Pesta Rakyat-red.). Di antaranya ada yang mengurus perpanjangan paspor RI, lapor diri, serta legalisasi dan terjemahan surat izin mengemudi (SIM)," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi WNI dengan menerapkan pelayanan di tempat, kata Fahmi Jamaludin Malik.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 28, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-6386944955772929952?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/6386944955772929952/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=6386944955772929952&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6386944955772929952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6386944955772929952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/tak-banyak-wni-catatkan-pernikahannya.html' title='TAK BANYAK WNI CATATKAN PERNIKAHANNYA KE KJRI'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SsCrHS0ba6I/AAAAAAAAFMQ/popSAsAyW64/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8628161799048036495</id><published>2009-09-27T06:24:00.000-07:00</published><updated>2009-09-28T04:06:05.683-07:00</updated><title type='text'>KARIN ADAM TEMUKAN "KEHANGATAN" INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sr9o2tPpb_I/AAAAAAAAFMI/jd_M1E724sE/s1600-h/pesta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 202px; height: 152px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sr9o2tPpb_I/AAAAAAAAFMI/jd_M1E724sE/s400/pesta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386138968425852914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;  Acara "Pesta Rakyat" yang menyuguhkan aneka pertunjukan seni budaya, konser musik, permainan (games), bazar makanan asli Indonesia di kawasan wisata "South Bank" kota Brisbane, Sabtu (26/9), membantu mengembalikan memori indah warga Australia keturunan Belanda, Karin Adam.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Mahasiswi Sekolah Jurnalistik dan Komunikasi (SJC) Universitas Queensland (UQ) itu mengaku menemukan kembali "persahabatan yang hangat" dan sajian kuliner dan seni budaya asli Indonesia di arena pesta yang merupakan acara puncak perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-64.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Saya merasa disambut hangat di sini. Orang-orang Indonesia yang saya ajak bicara juga sangat terbuka dan bersahabat. Sungguh acara ini mengingatkan saya kembali pada Indonesia," kata perempuan Australia keturunan Belanda ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Kepada ANTARA yang menemuinya di arena acara yang dikunjungi ratusan orang Indonesia, Australia, dan warga asing lain yang kebetulan melintasi kawasan wisata kota ternama Brisbane itu, Karin Adam mengatakan ibu kandungnya dan beberapa anggota keluarga ibunya memiliki "koneksi" dengan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              "Seorang keponakan saya menikah dengan orang Indonesia. Kakak ibu saya juga lama menetap di Indonesia. Apa yang saya selalu ingat tentang Indonesia adalah nasi goreng dan sambal ulek buatan ibu saya," kata mahasiswi UQ yang pertama kali mengunjungi Bali dan Jakarta pada 1987 dan 1989 itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Namun ia mengaku pengetahuannya tentang Indonesia sangat minim kecuali tiga hal yang tidak pernah lekang dari ingatannya. ketiga hal pertama yang langsung ia ingat setiap kali ditanya tentang Indonesia adalah "makanan" khususnya nasi goreng dan sambal ulek, "sesajen", dan "panorama alami" Nusantara yang indah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Karin Adam tampak menikmati suasana Pesta Rakyat yang sarat dengan kehadiran ornamen batik, terutama suguhan musik gamelan yang dimainkan beberapa warga Indonesia dan Australia serta tarian "Saman" yang mengundang tepukan tangan meriah pengunjung saat belasan penari beraksi dinamis dan seirama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                               &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                                   Bahasa universal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Menurut dia, kegiatan semacam Pesta Rakyat ini sangat baik bagi upaya mengenalkan dan membangun jembatan pemahaman antara warga Indonesia dan Australia karena sekalipun keduanya berasal dari rumpun akar budaya yang sangat berbeda, "makanan" dan "musik" mempertemukan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Sekalipun saya tak mengerti lirik lagu-lagu Indonesia yang dinyanyikan, saya tetap bisa menikmatinya karena lagu adalah bahasa universal," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Sementara itu, jalannya acara "Pesta Rakyat" berlangsung meriah sekalipun banyak pengunjung yang menyayangkan daya "sound system" yang terbatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain menyuguhkan gamelan dan tari Saman, panggung acara yang diwarnai dengan aneka ornamen batik ini juga diisi dengan aneka permainan (games), konser band lokal, pertunjukan tarian "Ekspresi, tari "Megapati" (Bali), angklung, tari Nusa Tenggara Timur,  tari Minahasa, simfoni Indonesia, dan pameran busana daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Ratusan orang Indonesia, Australia, dan warga asing lain yang mengunjungi acara tahunan ini juga dimanjakan dengan aneka menu makanan Indonesia, seperti ayam bakaka, nasi timbel, bakso Malang, Pempek, sate ayam, sate Komoh, kue kering, klepon, onde-onde, siomay, dan es kelapa muda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Gerai menu "Sweet Javanese" misalnya mematok harga makanan dan minumannya dari 2 hingga 13 dolar Australia. Rangkaian acara "Pesta Rakyat" ini ditutup dengan aksi panggung dua grup musik papan atas Indonesia, "Nidji" dan "Kahitna".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Pesta Rakyat" 2009 yang mendapat dukungan dana dari Pemerintah Negara Bagian Queensland ini merupakan puncak kegiatan perayaan HUT RI. Kegiatan yang sama sudah tiga kali digelar komunitas Indonesia di Brisbane yang dimotori Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Cabang Queensland sejak 2007.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 27, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8628161799048036495?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8628161799048036495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8628161799048036495&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8628161799048036495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8628161799048036495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/karin-adam-temukan-kehangatan-indonesia.html' title='KARIN ADAM TEMUKAN &quot;KEHANGATAN&quot; INDONESIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sr9o2tPpb_I/AAAAAAAAFMI/jd_M1E724sE/s72-c/pesta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-5758274593806521742</id><published>2009-09-27T02:18:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T02:38:04.008-07:00</updated><title type='text'>KONSER "HEBOH" NIDJI DAN KAHITNA DI BRISBANE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sr8wWiFo61I/AAAAAAAAFMA/Vj4xnqwUbV8/s1600-h/nidji.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 211px; height: 158px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sr8wWiFo61I/AAAAAAAAFMA/Vj4xnqwUbV8/s400/nidji.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386076843024116562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Konser "Nidji" dan "Kahitna" yang merupakan puncak acara "Pesta Rakyat" komunitas Indonesia di kawasan wisata "South Bank" kota Brisbane, Sabtu (26/9) malam, menggoyang ratusan orang penonton yang umumnya para pelajar, mahasiswa, dan residen tetap Indonesia di Queensland.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Di antara para penonton yang mengaku terhibur dan "puas" dengan aksi panggung para personil dua grup band papan atas Indonesia itu adalah Ary Bestari dan I Gede Suparwata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Kedua anak muda Bali ini mengatakan, mereka bersyukur dapat menyaksikan konser dua grup musik yang sudah lama menjadi "fans berat" mereka itu dalam satu panggung yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Aksi panggung Nidji dan Kahitna 'heboh dan top'. Buatku, harga tiket 35, 45, dan 60 dolar Australia (1 dolar = Rp8.200-red) 'nggak' (tidak) mahal karena kita dapat nonton dua grup band papan atas sekaligus. Pokoknya 'keren' (hebat) dan mereka tampil sangat maksimal," kata Ary.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Anak muda yang belum lama menamatkan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Udayana ini mengatakan, konser musik yang berlangsung sekitar empat setengah jam di panggung gedung "Sancorp Piazza" Southbank itu diawali dengan aksi personil band lokal, "Faroroci", dan sendra tari "Ramashinta".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sehabis itu giliran para personil "Kahitna", kelompok musisi asal Bandung yang dibentuk tahun 1986, membawa ingatan para penonton dengan serangkaian lagu-lagu pop mereka, seperti "Cantik", "Cerita Cinta", "Andai Dia Tahu" dan "Tak Sebebas Merpati".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Menurutku, lagu-lagu Kahitna lebih enak di telinga pas (saat) mereka 'live' (konser-red.) daripada hanya didengar lewat kaset. Kalau mereka konser di Hard Rock Cafe dan Kamasutra Bali, pasti saya nonton," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Kehebohan sekitar 200 orang yang menyaksikan konser "Pesta Rakyat" yang merupakan puncak acara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-64 Sabtu malam itu bertambah ketika para personil "Nidji" menguasai panggung dari pukul 20.30 - 22.00 waktu Brisbane.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Grup musik asal Jakarta beranggotakan Giring Ganesha (vokalis), Rama dan Ariel (gitaris), Adrie (drum), Andro (bassis), dan Run-D (kibor) ini, menurut Ary, tampil secara maksimal dengan serangkaian lagu-lagu "hits"-nya seperti "Laskar Pelangi", "Hapus Aku", Biarlah", Disco Lazy Time", "Child", "Shadow", dan "Sudah".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Tak lupa juga Giring membawakan lagu dari album barunya yang kabarnya akan dirilis Oktober ini, 'Sang Mantan', dan lagu tenar John Lenon, 'Imagine'. Di antara para penonton, tampak juga beberapa orang Australia, khususnya mereka yang punya teman khusus orang Indonesia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                          Giring "jual mahal"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Seperti halnya Ary Bestari, I Gede Suparwata juga mengaku "puas" dan kerinduannya pada suasana Tanah Air terobati setelah menyaksikan penampilan "Nidji" dan "Kahitna".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Hanya saja, mahasiswa pascasarjana Institut Teknologi Southbank (SIT) Brisbane ini mengatakan, aksi panggung "Nidji" yang "heboh" Sabtu malam itu akan semakin sempurna jika sang vokalis tidak "jual mahal" alias tidak mudah disentuh para fansnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Terlepas dari itu, aksi panggung Giring dan kawan-kawan sangat memikat karena komposisi pemilihan lagu-lagu mereka yang pas. Giring pun mampu membuat kita seperti terhipnotis. Kita mengikuti saja ajakannya untuk 'jumping and dancing' (melompat dan menari-red.)," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Badai debu yang kembali menerpa kota Brisbane dan sekitarnya Sabtu malam itu bahkan tidak dihiraukan dan tidak mengganggu jalannya konser "Pesta Rakyat", kata mahasiswa jurusan manajemen hospitaliti SIT ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Selain menghadirkan "Nidji" dan "Kahitna", acara Pesta Rakyat yang merupakan puncak acara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-64  juga diisi dengan aneka pertunjukan seni budaya, permainan (games), dan bazar makanan asli Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kegiatan Pesta Rakyat  itu dimulai dengan aneka "games" pada pukul 10.00 - 12.00 dan dilanjutkan dengan konser band lokal, pertunjukan tarian "Ekspresi, "Gamelan", tari "Megapati" (Bali), angklung, tari Nusa Tenggara Timur, "Saman" (Aceh), tari Minahasa, simfoni Indonesia, serta pameran busana daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Para pengunjung "Pesta Rakyat" yang dihadiri langsung ratusan orang Indonesia, Australia, dan turis asing itu juga dimanjakan dengan aneka menu makanan Indonesia, seperti ayam bakaka, nasi timbel, bakso Malang, Pempek, sate ayam, sate Komoh, kue kering, klepon, onde-onde, siomay, dan es kelapa muda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Gerai menu "Sweet Javanese" misalnya mematok harga makanan dan minumannya dari 2 hingga 13 dolar Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Pesta Rakyat" 2009 merupakan puncak kegiatan perayaan HUT RI yang sudah ketiga kalinya digelar komunitas Indonesia di Brisbane yang dimotori Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Cabang Queensland sejak 2007.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 27, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-5758274593806521742?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/5758274593806521742/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=5758274593806521742&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5758274593806521742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5758274593806521742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/nidji-dan-kahitna-tampil-heboh-di.html' title='KONSER &quot;HEBOH&quot; NIDJI DAN KAHITNA DI BRISBANE'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sr8wWiFo61I/AAAAAAAAFMA/Vj4xnqwUbV8/s72-c/nidji.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8811683514555227499</id><published>2009-09-25T06:30:00.000-07:00</published><updated>2009-09-25T06:44:45.911-07:00</updated><title type='text'>"NIDJI" DAN "KAHITNA" MANGGUNG DI BRISBANE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrzJM-ntiDI/AAAAAAAAFL4/t7E5PBg_XD8/s1600-h/nidji.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 203px; height: 203px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrzJM-ntiDI/AAAAAAAAFL4/t7E5PBg_XD8/s400/nidji.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385400479233443890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Dua grup musik papan atas Indonesia, "Nidji" dan "Kahitna" akan memeriahkan "Pesta Rakyat" yang merupakan puncak acara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-64  di kawasan wisata "South Bank" kota Brisbane, Sabtu (26/9).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Informasi yang dihimpun ANTARA dari komunitas mahasiswa Indonesia di Brisbane, Jumat, menyebutkan, para pengunjung "Pesta Rakyat" 2009 yang membeli karcis kelas "VIP" seharga 60 dolar Australia berpeluang bertemu para personil "Nidji" dan "Kahitna" dalam acara "Meet and Greet" selama satu jam mulai pukul 16.30.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Nidji", grup musik asal Jakarta beranggotakan Giring Ganesha (vokalis), Rama dan Ariel (gitaris), Adrie (drum), Andro (bassis), dan Run-D (kibor) ini terkenal dengan belasan lagu hitnya seperti "Sudah" dan "Hapus Aku", sedangkan "Kahitna" pernah populer dengan sejumlah albumnya seperti "Cerita Cinta" dan "Cantik".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Anggota Panitia "Pesta Rakyat" 2009, Machda Tambunan, mengatakan, panitia mendatangkan "Nidji" dan "Kahitna" setelah sebelumnya menandatangani kontrak. "Kami sudah tanda tangan kontrak dengan kedua (grup) artis tersebut," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain dimeriahkan dengan penampilan dua grup musik papan Tanah Air itu, kegiatan tahunan komunitas Indonesia yang dimotori para mahasiswa dari berbagai universitas di kota Brisbane dan sekitarnya itu juga diisi dengan aneka pertunjukan seni budaya, permainan (games), dan bazar makanan asli Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kegiatan Pesta Rakyat itu akan dimulai dengan aneka "games" pada pukul 10.00 - 12.00 dan dilanjutkan dengan konser band lokal, pertunjukan tarian "Ekspresi, "Gamelan", tari "Megapati" (Bali), angklung, tari Nusa Tenggara Timur, "Saman" (Aceh), tari Minahasa, simfoni Indonesia, serta pameran busana daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Aksi panggung "Nidji" dan "Kahitna" yang berlangsung dari pukul 18.30 hingga 22.00 menjadi puncak acara  yang penyelenggaraannya tahun ini mendapat dukungan dana dari Pemerintah Negara Bagian Queensland itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Para pengunjung "Pesta Rakyat" yang digelar di kawasan wisata kota di pinggiran Sungai Brisbane itu akan dimanjakan dengan aneka menu makanan Indonesia, seperti ayam bakaka, nasi timbel, bakso Malang, Pempek, sate ayam, sate Komoh, kue kering, klepon, onde-onde, siomay, dan es kelapa muda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Gerai menu "Sweet Javanese" misalnya mematok harga makanan dan minumannya dari 2 hingga 13 dolar Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Pesta Rakyat" 2009 merupakan puncak kegiatan perayaan HUT RI yang sudah ketiga kalinya digelar komunitas Indonesia di Brisbane yang dimotori Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Cabang Queensland sejak 2007.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sebagai bagian dari strategi pemasaran kegiatan ini, pada 16 Agustus lalu, panitia penyelenggara telah  menggelar kegiatan promosi ke publik dengan menggelar pertunjukan seni-budaya dan bazar kuliner Indonesia di kawasan perbelanjaan ternama "Queen Street Mall" dan alun-alun depan gedung kasino kota Brisbane.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;             Ketika itu, hadir ratusan orang Indonesia dan Australia. Mereka berbaur dengan ratusan orang pengunjung kompleks perbelanjaan "Queen Street Mall" yang ikut menyaksikan pertunjukan musik, tarian dan pameran busana daerah yang sepenuhnya dikemas dan diperankan para pelajar dan mahasiswa Indonesia itu.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My news for ANTARA on Sept 25, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8811683514555227499?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8811683514555227499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8811683514555227499&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8811683514555227499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8811683514555227499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/nidji-dan-kahitna-manggung-di-brisbane.html' title='&quot;NIDJI&quot; DAN &quot;KAHITNA&quot; MANGGUNG DI BRISBANE'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrzJM-ntiDI/AAAAAAAAFL4/t7E5PBg_XD8/s72-c/nidji.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8293767699572999160</id><published>2009-09-25T06:28:00.000-07:00</published><updated>2009-09-25T06:30:26.130-07:00</updated><title type='text'>MAHASISWA INDONESIA DI UNIVERSITAS WOLLONGONG KAMPANYE BATIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrzF2mLZPzI/AAAAAAAAFLw/V-9bYH7Xxp8/s1600-h/batik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 251px; height: 152px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrzF2mLZPzI/AAAAAAAAFLw/V-9bYH7Xxp8/s400/batik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385396796180217650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Pengurus Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) ranting Universitas Wollongong (UW) akan memeriahkan kegiatan kampanye pemakaian Batik di kampus perguruan tinggi itu pada 7 Oktober dengan menggelar pertunjukan tari-tarian dan jualan makanan ringan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Acara peringatan diakuinya Batik sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO ini akan berlangsung saat makan siang dan semua mahasiswa dan warga masyarakat kita diharapkan hadir dengan mengenakan Batik pada 7 Oktober, bersamaan dengan 'market day' (hari pasar) kampus," kata Ketua PPIA UW, I Made Andi Arsana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam penjelasannya kepada ANTARA, Jumat, mahasiswa program doktor UW ini mengatakan, pihaknya semula akan menggelar acara ini pada 2 Oktober namun hari itu merupakan masa libur mahasiswa sehingga pihak universitas menyarankan waktu penyelenggaraannya dipindah pada 7 Oktober.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Tujuh Oktober itu bertepatan dengan 'Market Day' dimana semua orang akan berkumpul di kampus, tepatnya di Duck Pond. Kita sudah membooking penggunaan panggung di Duck Pond untuk tanggal 7 Oktober tersebut," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Andi Arsana mengatakan, pihaknya mengundang para mahasiswa Australia dan internasional untuk menyaksikan acara ini dan juga membeli makanan ringan yang disajikan saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain menyemarakkan peringatan hari Batik dengan pertunjukkan kesenian daerah, pihaknya juga memeriahkan suasana dengan pajangan aneka barang seni khas Indonesia terutama yang berbahan Batik, kata dosen Universitas Gadjah Mada penerima beasiswa bergengsi "Australian Leadership Award" (ALA) ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebelumnya, seruan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar rakyat Indonesia mengenakan pakaian Batik pada 2 Oktober 2009 juga disambut hangat Presiden Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA) Cecep Setiawan dan Wakil Sekretaris Umum PPIA Febry HJ Dien.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Berbeda dengan pengurus PPIA WA yang menggelar kampanye Batik pada 7 Oktober, Presiden UQISA Cecep Setiawan mengimbau para mahasiswa Indonesia di UQ agar mengenakan Batik pada 2 Oktober.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "'Yuk Pakai Batik' sebagai penghargaan kita pada Batik yang akan ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia. Semoga angklung, dan seni budaya yang lain juga segera ditetapkan sebagai warisan bangsa Indonesia," kata Cecep.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Seruan yang sama juga disampaikan Febry HJ Dien. "PPIA Pusat sangat mendukung gerakan pengenaan Batik pada 2 Oktober 2009," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di seluruh Australia, ada 17 ribuan orang pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di berbagai lembaga pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Penetapan Organisasi Urusan Pendidikan, Sains dan Budaya PBB (UNESCO) bahwa Batik termasuk dalam warisan budaya dunia tak benda (intangible cultural heritage/ICH) ini akan dilakukan di sidang komite antar-pemerintah untuk perlindungan ICH UNESCO di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 28 September-2 Oktober.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Jauh sebelum adanya pengakuan UNESCO ini, Batik sudah lama diakui banyak kalangan asing, termasuk Ibunda Presiden Amerika Serikat (AS) Ann Dunham sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;           Bahkan, Mei lalu, koleksi batik Indonesia milik Ann Dunham, antropolog kenamaan Amerika yang pernah lama menetap di Indonesia, ini dipamerkan di sejumlah kota di AS, seperti Chicago, Los Angeles, San Fransisco, Houston, New York dan Washington DC.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 25, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8293767699572999160?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8293767699572999160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8293767699572999160&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8293767699572999160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8293767699572999160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/mahasiswa-indonesia-di-universitas.html' title='MAHASISWA INDONESIA DI UNIVERSITAS WOLLONGONG KAMPANYE BATIK'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrzF2mLZPzI/AAAAAAAAFLw/V-9bYH7Xxp8/s72-c/batik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8720884271996022380</id><published>2009-09-23T05:44:00.000-07:00</published><updated>2009-09-23T17:05:05.009-07:00</updated><title type='text'>SISTIM RANKING CIPTAKAN GENERASI PINTAR TAPI ANTI-KRITIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SroZEVCHjeI/AAAAAAAAFLo/n8C1pONuV0A/s1600-h/abc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 168px; height: 253px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SroZEVCHjeI/AAAAAAAAFLo/n8C1pONuV0A/s400/abc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384643866631048674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Pendidikan di Indonesia yang masih melanggengkan sistim ranking di kelas telah menjadikan para pelajar yang "masuk ranking" tumbuh menjadi manusia yang merasa dirinya pintar, egois,  dan tidak bisa menerima kritik, kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Di Indonesia anak-anak pintar diberi ranking. Akibatnya anak-anak pintar di Indonesia menjadi sangat tidak menarik," katanya pada acara ramah tamah dan dialog dengan puluhan mahasiswa dan warga masyarakat Indonesia di kampus Universitas Queensland (UQ), St.Lucia, Selasa malam (22/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Akibat sistim ranking di kelas sekolah-sekolah Indonesia itu, para siswa berkemampuan biasa merasakan dirinya "loser" (pecundang) dan kondisi psikologis tersebut meruntuhkan rasa percaya diri yang sangat penting, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Produk sistim pendidikan nasional yang menghasilkan anak-anak pintar namun tidak bisa menerima kritik itu telah pun dirasakan dampaknya oleh sejumlah lembaga pemerintah dan non-pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sebagai contoh, Sofyan Djalil menyebut pengakuan sejumlah diplomat senior Departemen Luar Negeri RI tentang karakter sejumlah diplomat muda yang sekalipun pintar namun "sangat egois" dan "tidak bisa dikritik".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Di mata Sofyan Djalil, kekeliruan lain dari sistim pendidikan di Indonesia selama ini adalah tidak berkembangnya kreatifitas anak didik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam bagian lain ceramahnya, anggota Kabinet Indonesia Bersatu kelahiran Aceh 23 September 1953 ini juga mengeritisi pemberian dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang disebutnya sebagai "kebijakan yang salah" karena BOS diberikan ke setiap siswa tanpa kecuali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Menurut menteri yang masih aktif mengajar di Universitas Indonesia dan beberapa perguruan tinggi terkemuka lainnya ini, BOS seharusnya diperlakukan sebagai "selective subsidy" (subsidi terpilih) karena dengan adanya BOS, banyak orang tua murid tidak lagi merasa perlu membayar biaya pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Akibatnya kemampuan sekolah untuk membayar gaji para guru pun berkurang. "BOS lebih banyak merusak. Sistim sekolah gratis di daerah-daerah itu salah," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Doktor lulusan Sekolah Hukum dan Diplomasi Fletcher Universitas Tufts Amerika Serikat itu juga menggarisbawahi fakta tentang kemampuan berbahasa Inggris banyak lulusan yang diukur dengan standar TOEFL (Test of English as a Foreign Language) sebagai kendala para lulusan untuk mendapatkan tawaran beasiswa studi ke luar negeri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "TOEFL tidak siap. Bahasa jadi kendala," kata mantan menteri Kominfo ini saat menjelaskan kendala umum bagi banyak pelamar program beasiswa studi ke luar negeri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sofyan Djalil mengatakan, kemampuan berbahasa Inggris itu sepatutnya sudah dibenahi sejak sekolah lanjutan atas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sofyan Djalil dan istri, Dr. Ir. Ratna Megawangi, M.Sc, berada di Brisbane untuk mengunjungi anak mereka yang kuliah di UQ.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;           Di sela kunjungan pribadinya itu, Sofyan Djalil memenuhi undangan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di UQ (UQISA), Perhimpunan Masyarakat Muslim Indonesia di Brisbane (IISB) dan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Queensland untuk bertatap muka dan berdialog dengan kalangan mahasiswa dan warga.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 23, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8720884271996022380?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8720884271996022380/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8720884271996022380&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8720884271996022380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8720884271996022380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/sistim-ranking-ciptakan-generasi-pintar.html' title='SISTIM RANKING CIPTAKAN GENERASI PINTAR TAPI ANTI-KRITIK'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SroZEVCHjeI/AAAAAAAAFLo/n8C1pONuV0A/s72-c/abc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4631559979114608543</id><published>2009-09-23T02:11:00.000-07:00</published><updated>2009-09-23T02:15:18.074-07:00</updated><title type='text'>PENGHINAAN MALAYSIA TERKAIT KEHADIRAN DUA JUTA TKI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrnnB2al6WI/AAAAAAAAFLg/rkbmIpt3niw/s1600-h/abc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 159px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrnnB2al6WI/AAAAAAAAFLg/rkbmIpt3niw/s400/abc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384588848471075170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Penghinaan sebagian warga Malaysia terhadap Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kehadiran sekitar dua juta pekerja Indonesia di negara mereka. Untuk memperbaiki citra bangsa ini, Indonesia mutlak memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi, kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Mengapa Malaysia menghina kita? Itu karena ada dua juta orang Indonesia (bekerja-red.) di sana," katanya pada acara ramah tamah dan dialog dengan puluhan mahasiswa dan warga masyarakat Indonesia di kampus Universitas Queensland (UQ), St.Lucia, Selasa malam (22/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selama Indonesia belum mampu melipatgandakan pertumbuhan ekonomi nasionalnya agar mampu menyerap jutaan orang pencari kerja di Tanah Air, penghinaan bangsa lain terhadap Indonesia sulit dibendung, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Banyaknya warga Indonesia yang bekerja di berbagai sektor informal di Malaysia dan beberapa negara lain tidak dapat dilepaskan dari keterbatasan daya serap lapangan kerja di Tanah Air akibat pertumbuhan ekonomi nasional yang belum mampu menyerap lebih banyak pencari kerja, kata Sofyan Djalil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut anggota Kabinet Indonesia Bersatu kelahiran Aceh 23 September 1953 ini, dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar tujuh persen misalnya, jumlah tenaga kerja yang dapat diserap hanya sekitar 2,2 juta orang sedangkan angka pencari kerja jauh di atas daya serap lapangan kerja yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Fenomena tenaga kerja Indonesia di sektor informal di luar negeri, seperti pembantu rumah tangga, ini juga sudah memengaruhi citra RI di kawasan Timur Tengah, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Hanya saja, pengalaman Indonesia mengirim jutaan orang pekerjanya ke luar negeri ini bukanlah hal unik dalam sejarah perkembangan bangsa-bangsa besar di dunia. Jepang pun pernah mengirim para pelacur ke luar negeri dahulu, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Namun dalam tempo 40 tahun, Jepang mampu memajukan dirinya yang antara lain merupakan hasil dari pengiriman besar-besaran warganya untuk belajar di luar negeri, kata Sofyan Djalil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                          &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                      Pengalaman Malaysia   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Kemajuan Malaysia saat ini pun tidak terlepas dari strategi pemerintah negeri jiran itu mengirim sebanyak mungkin warganya belajar ke negara-negara industri maju sehingga sumber daya manusianya kini umumnya "lebih baik" dari Indonesia. "Bahasa Inggris pun tidak masalah bagi mereka," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebaliknya Indonesia menghadapi "bottle neck" (masalah pelik-red.) pada kualitas sumberdaya manusia. "Kualitas sumberdaya manusia adalah masalah besar di Indonesia ... Di Indonesia, orang-orang 'qualified' (ahli) sangat terbatas," kata suami akademisi perempuan kenamaan, Dr. Ir. Ratna Megawangi, M.Sc, ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sofyan Djalil mengatakan, sejak tumbangnya rezim Orde Baru tahun 1998 yang mengawali era reformasi, Indonesia mengalami banyak kemajuan dengan reputasi internasional yang menguat namun bangsa ini masih dihadapkan pada sejumlah "bottle neck" akibat relatif rendahnya mutu sumberdaya manusia dan kelembagaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Karena itu, keunggulan sumberdaya manusia lewat pendidikan yang membangun kreatifitas anak didik serta pengiriman para pelajar untuk melanjutkan studi mereka hingga ke jenjang doktor di luar negeri sangat penting bagi pembangunan masa depan bangsa, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Bagi para mahasiswa Indonesia yang kini melanjutkan studinya di luar negeri, termasuk Australia, ia meminta mereka belajar secara sungguh-sungguh dan semaksimal mungkin memanfaatkan peluang studi yang ada dengan mengambil mata kuliah-mata kuliah di luar mata kuliah wajib dan elektif studi mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Anda (mahasiswa Indonesia di luar negeri-red.) adalah orang-orang terpilih karena tidak banyak warga Indonesia yang mendapat peluang ini," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sofyan Djalil dan istri, Dr. Ir. Ratna Megawangi, M.Sc, berada di Brisbane untuk mengunjungi anak mereka yang kuliah di UQ.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di sela kunjungan pribadinya itu, Sofyan Djalil memenuhi undangan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di UQ (UQISA), Perhimpunan Masyarakat Muslim Indonesia di Brisbane (IISB) dan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Queensland untuk bertatap muka dan berdialog dengan kalangan mahasiswa dan warga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept. 23, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4631559979114608543?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4631559979114608543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4631559979114608543&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4631559979114608543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4631559979114608543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/penghinaan-malaysia-terkait-kehadiran.html' title='PENGHINAAN MALAYSIA TERKAIT KEHADIRAN DUA JUTA TKI'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrnnB2al6WI/AAAAAAAAFLg/rkbmIpt3niw/s72-c/abc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-669202075006247704</id><published>2009-09-22T20:19:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T20:30:16.139-07:00</updated><title type='text'>WNI DI SYDNEY RASAKAN BADAI DEBU TERBURUK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrmUWqb83VI/AAAAAAAAFLY/FJPoHFq2Tws/s1600-h/badai-debu1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 205px; height: 139px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrmUWqb83VI/AAAAAAAAFLY/FJPoHFq2Tws/s400/badai-debu1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384497946567695698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Badai debu pekat kemerahan yang menyelimuti wilayah kota metropolitan Sydney dan sekitarnya sejak Selasa malam hingga Rabu siang merupakan yang "terburuk" dalam tujuh tahun terakhir, kata seorang warga Indonesia yang sudah menetap sekitar tujuh tahun di Sydney.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Selama sekitar tujuh tahun tinggal di Sydney, baru pertama kali ini badai debunya separah ini. Jarak pandang pendek. Saya perkirakan pagi tadi jarak pandang hanya sekitar lima puluh sampai seratus meter," kata Muhamad Arifin, warga Indonesia yang sehari-hari bekerja di Rumah Sakit "War Memorial" Sydney ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dampak badai debu yang sempat menghentikan sementara penerbangan di Bandar Udara Sydney itu tidak hanya sempat memperburuk jarak pandang tetapi juga menyebabkan dibatalkannya sementara operasi kapal feri dan ditutupnya sementara "tunnel" (lorong) jalan raya menuju dalam kota Sydney, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Saat bagun sekitar pukul 04.00 pagi tadi suasana di luar rumah sangat pekat. Karena 'tunnel' ditutup dan warna langit memerah dengan jarak pandang hanya sekitar lima puluh sampai seratus meter, saya putuskan ke kantor (War Memorial Hospital-red.) dengan KRL," kata Arifin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Kepekatan badai debu berangsur menurun sejak pukul 13.00 dengan hembusan angin yang juga tidak lagi sekencang pagi hari. "Sekarang ini suasana di luar sudah mulai terang tapi debu masih terasa pekat," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Namun presiden Pusat Informasi dan Pelayanan PKS Australia-Selandia Baru (PIP PKS ANZ) ini mengingatkan bahwa dampak badai debu terhadap kesehatan pernafasan baru dirasakan warga dalam beberapa hari lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sementara itu, badai debu pekat yang menyelimuti kota Sydney dan sekitarnya itu tidak mempengaruhi kegiatan pelayanan kantor Konsulat Jenderal RI Sydney.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   Konsul Fungsi Kekonsuleran KJRI Sydney, Fahmi Jamaludin Malik, mengatakan, pihaknya tetap melayani warga Indonesia dan asing yang memerlukan kepengurusan kekonsuleran kendati badai debu merah itu dilaporkan sempat memengaruhi kegiatan penerbangan dan mengurangi jarak pandang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kegiatan pelayanan publik di kantor KJRI Sydney tak terpengaruh badai debu ini. "Setelah dua hari tutup karena libur lebaran, hari ini kita mulai buka. Kita tidak ambil cuti bersama untuk memperlancar pelayanan kepada warga," kata Fahmi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejauh ini, jumlah warga yang datang untuk mengurus perpanjangan paspor dan legalisasi dokumen masih mencapai 20-an orang, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Fenomena alam ini menjadi obyek liputan langsung berbagai stasiun televisi utama Australia. Stasiun TV "Channel Seven" misalnya melaporkan, akibat badai debu merah itu, kegiatan penerbangan di Bandara domestik dan internasional Sydney terganggu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejumlah penerbangan dari Bandara Sydney sempat ditunda dan sebagian lagi dialihkan ke Bandara Brisbane namun ibukota negara bagian Queensland yang juga kota terbesar ketiga Australia itu pun Rabu siang tak luput dari serangan badai debu yang membuat langit berwarna oranye disertai hembusan angin kencang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;           Pakar kesehatan setempat mengimbau warga masyarakat yang rentan terhadap penyakit saluran pernafasan agar tetap tinggal di rumah dan menutup jendela-jendela untuk menghindari masuknya debu ke dalam rumah. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 23, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-669202075006247704?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/669202075006247704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=669202075006247704&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/669202075006247704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/669202075006247704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/wni-di-sydney-rasakan-badai-debu.html' title='WNI DI SYDNEY RASAKAN BADAI DEBU TERBURUK'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrmUWqb83VI/AAAAAAAAFLY/FJPoHFq2Tws/s72-c/badai-debu1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-5560670820927963083</id><published>2009-09-22T19:21:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T19:36:06.816-07:00</updated><title type='text'>BADAI DEBU SERANG SYDNEY, KJRI TETAP BUKA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrmJfXU9ABI/AAAAAAAAFLI/uWuDYIOJT4k/s1600-h/badai-debu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 215px; height: 144px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrmJfXU9ABI/AAAAAAAAFLI/uWuDYIOJT4k/s400/badai-debu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384486001428987922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Badai debu pekat yang menyelimuti kota metropolitan Sydney dan sekitarnya sejak Selasa malam hingga Rabu siang tidak mempengaruhi kegiatan pelayanan kantor Konsulat Jenderal RI Sydney.  &lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Konsul Fungsi Kekonsuleran KJRI Sydney, Fahmi Jamaludin Malik, mengatakan, pihaknya tetap melayani warga Indonesia dan asing yang memerlukan kepengurusan kekonsuleran kendati badai debu merah itu dilaporkan sempat memengaruhi kegiatan penerbangan dan mengurangi jarak pandang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Badai debunya kini sudah 'nggak' (tidak) terlalu serius seperti pada (Selasa) malam hingga (Rabu) pagi tadi. Sejauh ini aktivis masyarakat di jalan-jalan tetap normal karena debu mulai menipis. Hanya saja matahari belum terlihat," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Kegiatan pelayanan publik di kantor KJRI Sydney tak terpengaruh badai debu ini. "Setelah dua hari tutup karena libur lebaran, hari ini kita mulai buka. Kita tidak ambil cuti bersama untuk memperlancar pelayanan kepada warga," kata Fahmi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejauh ini, jumlah warga yang datang untuk mengurus perpanjangan paspor dan legalisasi dokumen masih mencapai 20-an orang, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sementara itu, menurut laporan langsung Stasiun TV "Channel Seven", badai debu merah yang melanda Sydney dan sekitarnya itu mempengaruhi jarak pandang yang berdampak terhadap kegiatan penerbangan di Bandar Udara (Bandara) domestik dan internasional kota bisnis utama Australia itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejumlah penerbangan dari Bandara Sydney mengalami penundaan dan sebagian lagi dialihkan ke Bandara Brisbane namun ibukota negara bagian Queensland yang juga kota terbesar ketiga Australia itu pun Rabu siang tak luput dari serangan badai debu yang membuat langit berwarna oranye disertai hembusan angin kencang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;           Pakar kesehatan setempat mengimbau warga masyarakat yang rentan terhadap penyakit saluran pernafasan agar tetap tinggal di rumah dan menutup jendela-jendela untuk menghindari masuknya debu ke dalam rumah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 23, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-5560670820927963083?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/5560670820927963083/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=5560670820927963083&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5560670820927963083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5560670820927963083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/badai-debu-serang-sydney-kjri-tetap.html' title='BADAI DEBU SERANG SYDNEY, KJRI TETAP BUKA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrmJfXU9ABI/AAAAAAAAFLI/uWuDYIOJT4k/s72-c/badai-debu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4206776961551310901</id><published>2009-09-22T07:04:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T07:52:19.849-07:00</updated><title type='text'>GARUDA NOMOR DUAKAN PERTIMBANGAN DIPLOMASI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrjZ3FqjrRI/AAAAAAAAFK4/q7p6gfSEv18/s1600-h/garuda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 207px; height: 142px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrjZ3FqjrRI/AAAAAAAAFK4/q7p6gfSEv18/s400/garuda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5384292894958136594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Garuda Indonesia masih menjadikan penerbangan dalam negeri target utama namun maskapai penerbangan nasional ini tetap memerhatikan peluang pasar penerbangan luar negeri selama memberi keuntungan, kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Pertimbangan komersial adalah yang pertama dan pertimbangan diplomasi kedua," katanya kepada ANTARA yang menemuinya seusai menghadiri acara ramah tamah dan dialog dengan puluhan mahasiswa dan warga masyarakat Indonesia di kampus Universitas Queensland (UQ), St.Lucia, Selasa malam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sofyan Djalil mengatakan, Garuda Indonesia tetap memerhatikan peluang pasar penerbangan luar negeri namun jumlah pesawat yang terbang masih menjadi kendala maskapai penerbangan nasional ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Di tengah jumlah armada yang masih terbatas itu, kondisi Garuda saat ini "sudah lebih baik" dan perbaikan berkelanjutan terus dilakukan di berbagai lini. "Insya Allah tahun 2010, Garuda 'go public'," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Menurut doktor lulusan Sekolah Hukum dan Diplomasi Fletcher Universitas Tufts Amerika Serikat itu, sekalipun "punya uang", Garuda masih memerlukan waktu untuk membangun rute penerbangan luar negeri yang baik dan menyiapkan pilot yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Selama ini, pasar internasional Garuda seperti Australia dan Timur Tengah sudah relatif oke namun tidak demikian halnya dengan pasar internasional yang lain," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Tentang kemungkinan Garuda kembali membuka rute penerbangan Denpasar-Darwin yang pernah dilayaninya selama 30 tahun sebelum dihentikan sejak 22 April 2009, Menneg BUMN Sofyan Djalil menegaskan bahwa Garuda belum mungkin kembali terbang ke ibukota negara bagian Northern Territory itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Belum ada kemungkinan dibuka kembali karena pasar Darwin secara komersial tidak masuk. Pertimbangan pertamanya adalah hitung-hitungan komersial tapi jika turis Australia semakin meningkat ke Indonesia dan ketersediaan pesawat cukup, bukan tidak mungkin Garuda akan kembali menerbangi Darwin," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sementara itu, dalam dialognya dengan puluhan mahasiswa dan warga Indonesia di Brisbane, Sofyan Djalil juga sempat menyinggung tentang perubahan kinerja Garuda Indonesia ke arah yang lebih baik saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Ia mengatakan, pada 2007 Garuda masih mengalami kerugian sekitar Rp50 miliar namun pada 2008, maskapai penerbangan yang kini diperkuat sedikitnya 51 pesawat terbang, termasuk empat pesawat baru untuk mendukung rute penerbangan luar negeri itu, berhasil meraih keuntungan sebesar Rp600-an miliar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Pada 2009 keuntungan Garuda diperkirakan mencapai 800 - 900 miliar rupiah," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Anggota Kabinet Indonesia Bersatu kelahiran 23 September 1953 ini mengatakan, jumlah armada Garuda akan terus bertambah dengan datangnya pesawat-pesawat baru yang dipesan. "Akhir 2009, Garuda akan mendapat enam sampai tujuh pesawat baru. Ditargetkan pada 2014, Garuda memiliki 147 pesawat," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sofyan Djalil dan istri, Dr. Ir. Ratna Megawangi, M.Sc, berada di Brisbane untuk mengunjungi anak mereka yang kuliah di UQ.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Di sela kunjungan pribadinya itu, Sofyan Djalil memenuhi undangan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di UQ (UQISA), Perhimpunan Masyarakat Muslim Indonesia di Brisbane (IISB) dan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Queensland untuk bertatap muka dan berdialog dengan kalangan mahasiswa dan warga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 22, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4206776961551310901?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4206776961551310901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4206776961551310901&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4206776961551310901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4206776961551310901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/menneg-bumn-diplomasi-pertimbangan.html' title='GARUDA NOMOR DUAKAN PERTIMBANGAN DIPLOMASI'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrjZ3FqjrRI/AAAAAAAAFK4/q7p6gfSEv18/s72-c/garuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4323867583367613567</id><published>2009-09-21T04:47:00.000-07:00</published><updated>2009-09-21T04:49:17.860-07:00</updated><title type='text'>MENLU INDONESIA-AUSTRALIA-TIMOR LESTE BERTEMU DI NEW YORK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrdoIxpqUzI/AAAAAAAAFKw/O1S59LJi2dA/s1600-h/menlubaru-australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 224px; height: 168px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrdoIxpqUzI/AAAAAAAAFKw/O1S59LJi2dA/s400/menlubaru-australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383886379521037106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith mengatakan, pertemuan trilateral dirinya dengan Menlu RI Nur Hassan Wirajuda dan Menlu Timor Leste Zacarias da Costa akan dilangsungkan di sela pertemuan sesi ke-64 Majelis Umum PBB di New York pekan ini.&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam pernyataan persnya yang diperoleh ANTARA di Brisbane, Senin, Menlu Smith mengatakan, berbagai isu regional yang menjadi kepentingan bersama ketiga negara akan dibahas dalam pertemuan trilateral yang merupakan bagian dari agenda kegiatannya selama di New York dari 19 hingga 26 September ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Namun ia tidak merinci isu-isu yang akan dibahas dalam pertemuan trilateral tersebut, termasuk apakah perihal keputusan Polisi Federal Australia (AFP) menginvestigasi kasus kematian wartawan Australia di Balibo, Timor Timur, tahun 1975 dan isu kontra-terorisme pasca-kematian Noordin M Top masuk dalam agenda pertemuan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sehubungan dengan pengumuman AFP 8 September lalu tentang penyelidikan kasus yang populer disebut "Balibo Five" ini, pemerintah RI tidak hanya terkejut tetapi juga menyayangkan keputusan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Presiden Yudhoyono bahkan mengingatkan Australia agar ikut mendukung upaya Komisi Kebenaran dan Persahabatan (CTF) Indonesia-Timor Leste mengakhiri konflik secara bijak dan melihat ke depan dengan sejumlah rekomendasi yang ditindaklanjuti Indonesia dan Timor Leste.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Ini penting agar hubungan dengan Australia yang sekarang dalam keadaan baik, bahkan sangat baik, tidak terganggu dengan masalah-masalah yang muncul, karena menggunakan cara berpikir, yang menurut kita tidak tepat," kata Presiden Yudhoyono di Jakarta 10 September lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Menlu Smith berada di New York sebagai bagian dari delegasi Australia yang dipimpin langsung Perdana Menteri Kevin Rudd guna menghadiri sesi ke-64 Majelis Umum PBB.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;            Agenda sidang Majelis Umum PBB itu meliputi isu perubahan iklim, krisis ekonomi global, non-proliferasi dan perluncutan senjata nuklir, serta target Pembangunan Milenium (MDGs).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 21, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4323867583367613567?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4323867583367613567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4323867583367613567&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4323867583367613567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4323867583367613567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/menlu-indonesia-australia-timor-leste.html' title='MENLU INDONESIA-AUSTRALIA-TIMOR LESTE BERTEMU DI NEW YORK'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrdoIxpqUzI/AAAAAAAAFKw/O1S59LJi2dA/s72-c/menlubaru-australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4667408308063855077</id><published>2009-09-21T04:44:00.000-07:00</published><updated>2009-09-21T04:47:33.217-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA SELAMATKAN PERAHU PENCARI SUAKA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Srdnt2grNAI/AAAAAAAAFKo/zmdJD85lkhQ/s1600-h/people-smuggling.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 229px; height: 110px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Srdnt2grNAI/AAAAAAAAFKo/zmdJD85lkhQ/s400/people-smuggling.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383885916969055234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kapal patroli keamanan maritim Australia, "Oceanic Viking", Minggu (20/9) menyelamatkan sebuah perahu berpenumpang 54 orang yang diduga para pencari suaka ilegal di perairan sekitar 550 mil utara Kepulauan Cocos-Keeling, Australia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam pernyataan persnya yang diperoleh ANTARA, Senin, Menteri Dalam Negeri Australia, Brendan O'Connor, memastikan seluruh penumpang dan awak perahu yang mengalami kesulitan dalam pelayarannya itu dalam keadaan selamat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut O'Connor, upaya pencarian dan penyelamatan ke-54 orang penumpang dan awak perahu yang tidak disebutkan status kewarganegaraan dan asal perahu itu melibatkan kapal patroli "Oceanic Viking" dan pesawat intai maritim "P-3" Otoritas Keselamatan Maritim Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Beberapa orang di perahu itu sempat mengalami dehidrasi dan mabuk laut namun tidak ada masalah kesehatan serius dialami para penumpang dan awak perahu. Mereka telah pun memperoleh pasokan air bersih dan kebutuhan lain yang diperlukan, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            O'Connor menegaskan, mayoritas perahu pengangkut pencari suaka yang memasuki perairan Australia diatur oleh sindikat kejahatan trans-nasional yang ingin mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan mempertaruhkan nyawa "orang-orang tak berdosa".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Mereka beroperasi dengan risiko besar dan mengabaikan keselamatan penumpang. Pelayaran seperti ini sungguh berbahaya, dan tenggelam di laut biasa terjadi," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Seperti dalam kasus-kasus sebelumnya, ke-54 orang penumpang dan awak perahu itu dibawa ke Pusat Tahanan Imigrasi di Pulau Christmas untuk kepentingan pengecekan keamanan, identitas, kesehatan, dan penyelidikan atas alasan kepergian mereka ke Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejak 12 September, setidaknya sudah ada lima perahu pengangkut pencari suaka yang dipergoki kapal-kapal patroli Australia. Perahu berpenumpang 54 orang ini merupakan perahu pengangkut pencari suaka ke-34 yang memasuki perairan Australia tahun ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pada 16 September lalu,  Kapal Patroli Angkatan Laut Australia, HMAS Maitland, juga menangkap satu perahu berawak empat orang dan berpenumpang 48 orang di perairan sekitar 78 mil barat Darwin, Northern Territory.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Mengenai akar penyebab maraknya kedatangan para pencari suaka ke negara benua itu lewat laut, kubu oposisi Australia menuding kebijakan pemerintah federal sebagai pemicunya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebaliknya Perdana Menteri Kevin Rudd justru melihat "faktor-faktor keamanan global" sebagai pendorong munculnya kasus-kasus baru para pencari suaka ke Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sejalan dengan kebijakan pemerintah, Menteri Dalam Negeri Brendan O'Connor berulang kali menegaskan bahwa aksi penyelundupan manusia merupakan masalah global dan konflik dunia merupakan pemicu gelombang kedatangan para pencari suaka ilegal ke negaranya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Untuk menangani masalah ini, ia menggarisbawahi pentingnya kerja sama bilateral dan regional dengan berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia dan Malaysia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Jika di era pemerintahan PM John Howard, Australia menerapkan kebijakan "Solusi Pasifik", yakni para pencari suaka yang tertangkap di perairan negara itu dikirim ke Nauru, kini kebijakan itu dihapus pemerintahan PM Rudd.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebaliknya, pemerintahan Partai Buruh Australia sepenuhnya memberdayakan keberadaan pusat penahanan imigrasi di Pulau Christmas, Australia Barat.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 21, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4667408308063855077?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4667408308063855077/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4667408308063855077&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4667408308063855077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4667408308063855077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-selamatkan-perahu-pencari.html' title='AUSTRALIA SELAMATKAN PERAHU PENCARI SUAKA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Srdnt2grNAI/AAAAAAAAFKo/zmdJD85lkhQ/s72-c/people-smuggling.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-6983637607223808198</id><published>2009-09-20T02:13:00.000-07:00</published><updated>2009-09-20T02:19:10.684-07:00</updated><title type='text'>MUSLIM INDONESIA DI AUSTRALIA RINDUKAN TAKBIR DAN BEDUG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXyz3lE-pI/AAAAAAAAFKY/aMYsgWPICDM/s1600-h/bedug.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 211px; height: 158px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXyz3lE-pI/AAAAAAAAFKY/aMYsgWPICDM/s400/bedug.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383475902498011794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;  Komunitas Muslim Indonesia di Australia serentak merayakan Idul Fitri 1430 Hijriah, Minggu. Tidak sedikit di antara mereka mengaku merasa kehilangan tradisi takbiran, tabuhan bedug, mudik dan menu ketupat sayur yang senantiasa menyertai perayaan lebaran di Tanah Air.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pengakuan akan kehilangan tradisi berlebaran di Tanah Air itu antara lain diungkapkan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Queensland (UQ), Dedi Muhammad  Siddiq, dan Dosen FKIP Universitas Jambi yang sedang mengambil program studi doktoral di UQ, M.Harris Effendi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dedi mengatakan, gema takbir yang senantiasa mengisi malam lebaran hingga menjelang salat Id serta hiruk pikuk mudik warga yang ingin bersilaturrahmi dengan sanak keluarga dan handai taulan di kampung halaman tak ditemukan di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Ini yang tidak saya temui saat berlebaran di sini," kata mantan presiden Perhimpunan Masyarakat Muslim Indonesia di Brisbane (IISB) yang sudah dua kali merasakan berlebaran jauh dari keluarga di Tanah Air itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Namun kerinduannya pada keluarga sedikit terobati dengan acara silaturahmi dan bermaaf-maafan yang dilakukan sesama warga Muslim Indonesia dan mancanegara seusai salat Id seperti terjadi seusai salat Id yang diselenggarakan pengurus Perhimpunan Mahasiswa Islam (MSA) UQ, Minggu pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Rasa kehilangan suasana khas lebaran di Tanah Air juga diungkapkan M.Harris Effendi. Anak Medan yang mengambil program doktor bidang pendidikan di UQ ini mengatakan ia tidak hanya kehilangan momen takbiran tetapi juga ketupat sayur yang menjadi salah satu menu utama lebaran banyak keluarga di Tanah Air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Di kota Brisbane dan sekitarnya, daun pisang masih dapat ditemui namun tidak demikian halnya dengan janur  sehingga ketupat tidak menjadi bagian dari menu lebaran keluarga-keluarga Muslim Indonesia di ibukota negara bagian Queensland itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sementara itu, kegiatan salat Id yang diselenggarakan pengurus MSA-UQ di areal Taman William Dart (Taman Munro) kampus UQ Minggu pagi diikuti sekitar 800 orang warga Muslim asal Indonesia, Malaysia,  Arab Saudi, India, Pakistan, dan beberapa negara lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                        &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;          Hadapi bersama-sama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Dalam khutbah salat Idul Fitrinya, Bandar Abu Fahad, mengajak umat Islam se-dunia agar bahu-membahu menghadapi propaganda anti-Muslim dan Islam dengan ikut membangun pemahaman yang benar tentang Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Saat ini begitu banyak propaganda anti-Islam tapi Alhamdulillah, lebih banyak orang yang ingin mengetahui tentang Islam dan Muslim. Kita harus ikut memberi pemahaman yang benar tentang Islam kepada teman-teman non-Muslim kita," katanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;     Kesalahfahaman kalangan non-Muslim tentang Islam itu dapat secara bertahap dikikis dengan upaya terpadu umat Islam. "Mari kita terus membangun jembatan pemahaman dengan teman-teman non-Muslim kita," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam khutbahnya dalam bahasa Inggris dan Arab itu, Bandar Abu Fahad juga menekankan bahwa salat Id yang dipadati umat Islam dari beragam bangsa adalah pesan yang nyata bahwa Muslim itu sesungguhnya bukan sekadar kumpulan bangsa-bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kita ini adalah kumpulan bangsa yang bersatu di bawah 'laa ila haillallah' (kalimat Tauhid-red.)," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Seusai khutbah salat Id, jamaah yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Arab Saudi, India, Pakistan, dan beberapa negara lainnya saling bermaaf-maafan dan menikmati panganan ringan bersama di areal lapangan sepakbola Taman Munro itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain di UQ, shalat Id juga digelar di Islamic College of Brisbane (Karawata), Australian International Islamic College (Durak), Masjid Lutwych, Masjid Algester dan Masjid Bald Hills dengan waktu pelaksanaan bervariasi antara pukul 06.00 dan 07.30 waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Perayaan Idul Fitri 1430 Hijriah yang ditandai dengan salat Id berjamaah juga digelar di berbagai kota utama lain di Australia. Di Perth, Australia Barat, salat Id Komunitas Muslim Indonesia menghadirkan khatib dan imam, Ustadz Agus Setiawan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Wakil Konsul Fungsi Pensosbud Konsulat RI di Perth Ricky Suhendar, mengatakan, salat Id di Perth dilangsungkan di "The Embassy Ballroom", Jalan Presiden 115, Carlisle, pada pukul 07.30 waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Komunitas Muslim Indonesia dan mancanegara yang berdomisili di Canberra, Sydney, Melbourne, Adelaide dan Darwin juga menggelar salat Id Minggu pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Di seluruh Australia, terdapat lebih dari 340 ribu warga Muslim yang berasal dari beragam bangsa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 20, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-6983637607223808198?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/6983637607223808198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=6983637607223808198&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6983637607223808198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6983637607223808198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/muslim-indonesia-di-australia-rindukan.html' title='MUSLIM INDONESIA DI AUSTRALIA RINDUKAN TAKBIR DAN BEDUG'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXyz3lE-pI/AAAAAAAAFKY/aMYsgWPICDM/s72-c/bedug.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-2458721690220341186</id><published>2009-09-19T23:12:00.000-07:00</published><updated>2009-09-19T23:21:45.004-07:00</updated><title type='text'>PROPAGANDA ANTI-ISLAM TANTANGAN MUSLIM SE-DUNIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXIo8fXgdI/AAAAAAAAFKQ/_wl3qwiEXX0/s1600-h/media.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 163px; height: 269px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXIo8fXgdI/AAAAAAAAFKQ/_wl3qwiEXX0/s400/media.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383429535349309906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Propaganda anti-Muslim dan Islam yang melanda dunia saat ini tidak menutup hati dan ketertarikan lebih banyak kalangan non-Muslim untuk mempelajari Islam. Dalam hal ini, kaum Muslimin dituntut ikut membangun pemahaman yang benar tentang Islam.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Saat ini begitu banyak propaganda anti-Islam tapi Alhamdulillah, lebih banyak orang yang ingin mengetahui tentang Islam dan Muslim. Kita harus ikut memberi pemahaman yang benar tentang Islam kepada teman-teman non-Muslim kita," kata Bandar Abu Fahad dalam khutbah salat Idul Fitrinya di Brisbane, Minggu pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam khutbah shalat Idnya di depan sekitar 800 orang Muslim mancanegara yang memenuhi sebagian areal Taman William Dart (Taman Munro) kampus Universitas Queensland (UQ) itu, Bandar mengatakan, kesalahfahaman non-Muslim tentang Islam itu dapat secara bertahap dikikis dengan upaya terpadu umat Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Mari kita terus membangun jembatan pemahaman dengan teman-teman non-Muslim kita," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam bagian lain khutbah salat Id yang ia sampaikan dalam bahasa Inggris dan Arab itu, Bandar Abu Fahad mengatakan, salat Id yang diikuti umat Islam dari beragam bangsa merupakan pesan yang nyata bahwa Muslim itu sesungguhnya bukan sekadar kumpulan bangsa-bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Kita ini adalah kumpulan bangsa yang bersatu di bawah 'laa ila haillallah' (kalimat Tauhid-red.)," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Bandar Abu Fahad juga mengingatkan umat Islam se-dunia agar senantiasa menjaga persatuan ummah. Ia pun kembali mengingatkan nilai-nilai ibadah yang dilaksanakan kaum Muslimin selama sebulan Ramadan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Ramadan adalah sekolah bagi umat Islam untuk mengisi ulang keimanan mereka. Bagaimana mereka bisa lebih dekat dengan Allah SWT," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Seusai khutbah salat Id yang diselenggarakan pengurus Perhimpunan Mahasiswa Muslim (MSA) UQ itu, ratusan orang warga Muslim Indonesia, Malaysia, Arab Saudi, India, Pakistan, dan beberapa negara lainnya saling bermaaf-maafan dan bersantap panganan ringan bersama di lapangan sepakbola Taman Munro.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain di UQ, shalat Id juga digelar di Islamic College of Brisbane (Karawata), Australian International Islamic College (Durak), Masjid Lutwych, Masjid Algester dan Masjid Bald Hills dengan waktu pelaksanaan bervariasi antara pukul 06.00 dan 07.30 waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Perayaan Idul Fitri 1430 Hijriah yang ditandai dengan salat Id berjamaah juga digelar di berbagai kota utama lain di Australia. Di Perth, Australia Barat, salat Id Komunitas Muslim Indonesia menghadirkan khatib dan imam, Ustadz Agus Setiawan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Wakil Konsul Fungsi Pensosbud Konsulat RI di Perth Ricky Suhendar, mengatakan, salat Id di Perth dilangsungkan di "The Embassy Ballroom", Jalan Presiden 115, Carlisle, pada pukul 07.30 waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Komunitas Muslim Indonesia dan mancanegara yang berdomisili di Canberra, Sydney, Melbourne, Adelaide dan Darwin juga menggelar salat Id Minggu pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di seluruh Australia, terdapat lebih dari 340 ribu warga Muslim yang berasal dari beragam bangsa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 20, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-2458721690220341186?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/2458721690220341186/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=2458721690220341186&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2458721690220341186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2458721690220341186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/propaganda-anti-islam-tantangan-muslim.html' title='PROPAGANDA ANTI-ISLAM TANTANGAN MUSLIM SE-DUNIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXIo8fXgdI/AAAAAAAAFKQ/_wl3qwiEXX0/s72-c/media.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-3478609083307068474</id><published>2009-09-19T23:10:00.000-07:00</published><updated>2009-09-19T23:12:48.332-07:00</updated><title type='text'>USTADZ INDONESIA IMAMI SALAT ID DI AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXHwNadfGI/AAAAAAAAFKI/wNkFtaIw7Mw/s1600-h/salat-kid.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 224px; height: 154px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXHwNadfGI/AAAAAAAAFKI/wNkFtaIw7Mw/s400/salat-kid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383428560639589474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Komunitas Muslim Indonesia di Perth, Australia Barat, menggelar salat Idul Fitri 1430 Hijriah, Minggu (20/9), dengan khatib dan imam, Ustadz Agus Setiawan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Wakil Konsul Fungsi Pensosbud Konsulat RI di Perth Ricky Suhendar, mengatakan, Sabtu malam, salat Id itu akan dilangsungkan di "The Embassy Ballroom, Jalan Presiden 115, Carlisle, pada pukul 07.30 waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Kepastian Idul Fitri 1430 Hijriah itu jatuh hari Minggu sesuai dengan hasil rukyatul hilal di Perth dan sekitarnya," kata Ricky.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sementara itu, Muslim mancanegara, termasuk asal Indonesia, di negara bagian Queensland juga dipastikan  merayakan Idul Fitri 1430 Hijriah pada hari yang sama di masjid, sekolah dan taman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Di kota Brisbane dan sekitarnya, informasi tentang  kepastian jatuhnya Idul Fitri 1430 Hijriah hari Minggu disebarkan "Queensland Muslims" lewat laman (situs) resminya maupun layanan pesan singkat (SMS) ke semua nomor telepon selular warga Muslim yang mendaftar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Para pengurus sejumlah organisasi keislaman, sekolah Islam, dan masjid di kota Brisbane dan sekitarnya menggelar salat Id di sejumlah tempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Muslim di Universitas Queensland (MSA-UQ) misalnya akan menggelar shalat Id di Taman William Dart (Taman Munro) kampus UQ pada pukul 7.15 waktu Brisbane. Sebelum salat dimulai, para jamaah melantunkan takbir dan tahmid bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain di UQ, shalat Id juga digelar di Islamic College of Brisbane (Karawata), Australian International Islamic College (Durak), Masjid Lutwych, Masjid Algester dan Masjid Bald Hills dengan waktu pelaksanaan bervariasi antara pukul 06.00 dan 07.30 waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pada penetapan awal Ramadan 1430 Hijriah, komunitas Muslim di Australia tidak berbeda dengan umat Islam Indonesia, yakni 22 Agustus 2009. Di Indonesia, Idul Fitri 1430 Hijriah sudah ditetapkan jatuh hari Minggu (20/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;             Di seluruh Australia, terdapat lebih dari 340 ribu warga Muslim yang berasal dari beragam bangsa.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 19, 2009&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-3478609083307068474?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/3478609083307068474/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=3478609083307068474&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3478609083307068474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3478609083307068474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/ustadz-indonesia-imami-salat-id-di.html' title='USTADZ INDONESIA IMAMI SALAT ID DI AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXHwNadfGI/AAAAAAAAFKI/wNkFtaIw7Mw/s72-c/salat-kid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-1087388471779033080</id><published>2009-09-19T23:07:00.000-07:00</published><updated>2009-09-19T23:09:57.512-07:00</updated><title type='text'>MUSLIM AUSTRALIA RAYAKAN IDUL FITRI MINGGU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXHBmU7C5I/AAAAAAAAFKA/VfgjrZhsId0/s1600-h/sembahyang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 210px; height: 140px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXHBmU7C5I/AAAAAAAAFKA/VfgjrZhsId0/s400/sembahyang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383427759873395602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Umat Islam di Australia dipastikan merayakan Idul Fitri 1430 Hijriah Minggu (20/9) setelah tim rukyat memastikan adanya "hilal" (bulan baru) sebagai tanda berakhirnya bulan suci Ramadan.&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Organisasi Komunitas Muslim di negara bagian Queensland, "Queensland Muslims", Sabtu malam, menyebarkan kepastian jatuhnya Idul Fitri 1430 Hijriah pada hari Minggu itu lewat laman (situs) resminya maupun layanan pesan singkat (SMS) ke semua nomor telepon selular warga Muslim yang mendaftar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Untuk menyemarakkan Idul Fitri, para pengurus sejumlah organisasi keislaman, sekolah Islam, dan masjid di kota Brisbane dan sekitarnya akan menggelar salat Id yang diikuti dengan acara silaturahmi antarjamaah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Muslim di Universitas Queensland (MSA-UQ) misalnya akan menggelar shalat Id di Taman William Dart (Taman Munro) kampus UQ pada pukul 7.15 waktu Brisbane. Sebelum salat dimulai, para jamaah melantunkan takbir dan tahmid bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain di UQ, shalat Id juga digelar di Islamic College of Brisbane (Karawata), Australian International Islamic College (Durak), Masjid Lutwych, Masjid Algester dan Masjid Bald Hills dengan waktu pelaksanaan bervariasi antara pukul 06.00 dan 07.30 waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pada penetapan awal Ramadan 1430 Hijriah, komunitas Muslim di Australia tidak berbeda dengan umat Islam Indonesia, yakni 22 Agustus 2009. Di Indonesia, Idul Fitri 1430 Hijriah sudah ditetapkan jatuh hari Minggu (20/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;             Di seluruh Australia, terdapat lebih dari 340 ribu warga Muslim yang berasal dari beragam bangsa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt; *) My updated news for ANTARA on Sept 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-1087388471779033080?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/1087388471779033080/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=1087388471779033080&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1087388471779033080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1087388471779033080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/muslim-australia-rayakan-idul-fitri.html' title='MUSLIM AUSTRALIA RAYAKAN IDUL FITRI MINGGU'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXHBmU7C5I/AAAAAAAAFKA/VfgjrZhsId0/s72-c/sembahyang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-2294772877253505701</id><published>2009-09-19T22:57:00.000-07:00</published><updated>2009-09-19T23:06:55.574-07:00</updated><title type='text'>MUSLIM AUSTRALIA BERSIAP SAMBUT IDULFITRI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXGYcXnT1I/AAAAAAAAFJ4/xMszls6kDtA/s1600-h/ramadan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 239px; height: 159px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXGYcXnT1I/AAAAAAAAFJ4/xMszls6kDtA/s400/ramadan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383427052825694034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Pengurus berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dan masjid yang melayani kepentingan ratusan ribu Muslim di Australia bersiap menyambut Idulfitri 1430 Hijriah yang diperkirakan jatuh Minggu dengan menyiapkan jadwal dan tempat salat Id.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Hingga Sabtu petang, komunitas Muslim di Australia, termasuk negara bagian Queensland, masih menuggu notifikasi hasil rukyat (melihat munculnya bulan baru-red) yang menandakan berakhirnya Ramadan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Organisasi Komunitas Muslim di negara bagian Queensland, "Queensland Muslims", menyebutkan, jika "hilal" (bulan baru) terlibat Sabtu ini, perayaan Idulfitri digelar Minggu namun jika hilal gagal terlihat, puasa Ramadan digenapkan 30 hari dan perayaan Idulfitri jatuh Senin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Sembari menunggu konfirmasi resmi tentang akhir Ramadan, pengurus Perhimpunan Mahasiswa Muslim di Universitas Queensland (MSA-UQ) dan berbagai masjid di kota Brisbane dan sekitarnya sudah menyiapkan tempat dan jadwal salat Id.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          MSA-UQ  akan menggelar salat Id di Taman William Dart (Taman Munro) kampus UQ Minggu pukul 7.15 waktu Brisbane diawali dengan pelantunan takbir bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Selain di UQ, salat Id juga digelar di berbagai masjid dan sekolah Islam, seperti Islamic College of Brisbane (Karawata), Australian International Islamic College (Durak), Masjid Lutwych, Masjid Algester dan Masjid Bald Hills dengan waktu pelaksanaan salat bervariasa antara pukul 06.00 dan 07.30 waktu setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Pada penetapan awal Ramadan 1430 Hijriah, komunitas Muslim di Australia tidak berbeda dengan umat Islam Indonesia, yakni 22 Agustus 2009. Di Indonesia, Idulfitri 1430 Hijriah sudah ditetapkan jatuh hari Minggu (20/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;         Di seluruh Australia, terdapat lebih dari 340 ribu orang Islam. Mereka berasal dari beragam bangsa.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My news for ANTARA on Sept 19, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-2294772877253505701?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/2294772877253505701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=2294772877253505701&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2294772877253505701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2294772877253505701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/muslim-australia-bersiap-sambut.html' title='MUSLIM AUSTRALIA BERSIAP SAMBUT IDULFITRI'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrXGYcXnT1I/AAAAAAAAFJ4/xMszls6kDtA/s72-c/ramadan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-230994354037243332</id><published>2009-09-18T04:49:00.000-07:00</published><updated>2009-09-18T04:52:34.945-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA LAYAK TURUNKAN LEVEL "PERINGATAN PERJALANANNYA" PADA INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrN0Xs_tlkI/AAAAAAAAFJw/QtLzgW1FtTg/s1600-h/abc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 211px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrN0Xs_tlkI/AAAAAAAAFJw/QtLzgW1FtTg/s400/abc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382773930202076738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Keberhasilan Polri menewaskan gembong teroris asal Malaysia, Noordin M.Top, selayaknya mendapat respons positif pemerintah Australia dengan meninjau kembali tingkat status peringatan perjalanannya kepada Indonesia, kata Pengamat Pariwisata Bali Dr.I Nyoman Darma Putra.&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Saya berharap pemerintah Australia segera meninjau kembali 'level travel warning' (tingkat peringatan perjalanan)-nya menyusul keberhasilan Indonesia menewaskan Noordin M. Top karena selama ini 'travel warning' itu selalu dibuat berdasarkan situasi keamanan," katanya kepada ANTARA di Brisbane, Jumat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Selama ini pemerintah Australia konsisten mempertahankan level empat status peringatan perjalanannya kepada Indonesia setiap kali ada serangan teroris. "Sekarang ini, dengan terbunuhnya gembong teroris asal malaysia ini, sepatutnya pemerintah Australia segera mengevaluasi level 'travel warningnya'," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Menurut Penulis buku "Bali dalam Kuasa Politik" (2008) yang juga dosen senior Universitas Udayana Bali ini, peringatan perjalanan level empat Australia untuk Indonesia itu sangat kontraproduktif pada industri pariwisata Bali dan daerah-daerah lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Kasihan pariwisata Indonesia, khususnya Bali. Akibat level empat peringatan perjalanan ini, Bali tidak mendapat peluang optimal merebut pasar turis Australia padahal kalau turis Australia ramai ke Bali, maskapai penerbangan negara itu pun untung," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Selama ini, Jetstar dan Virgin, dua maskapai penerbangan murah Australia, melayani rute penerbangan dari berbagai kota utama negara itu ke Denpasar, Bali, kata Darma Putra.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejak 2001, Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) konsisten mengelompokkan Indonesia ke dalam 20 negara di dunia yang patut diwaspadai setiap warga negaranya sebelum memutuskan untuk berkunjung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dimata DFAT, kondisi Indonesia tak berbeda dengan Aljazair, Angola, Republik Demokratik Kongo, Eritrea, Ethiopia, Guinea, Haiti, Honduras, Lebanon, Liberia, Madagaskar, Mauritania, Nigeria, Pakistan, Saudi Arabia, Sri Lanka, Yaman, dan Zimbabwe.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Bagi Pemerintahan Kevin Rudd, Indonesia tetaplah sebuah negara "abnormal" dan tidak aman bagi para warga negaranya untuk secara bebas dikunjungi sekalipun rekam jejak kesuksesan Indonesia dalam menumpas jaringan terorisme mendapat pengakuan dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                               Tidak pernah berubah&lt;br /&gt;      Peringkat status peringatan perjalanan yang diberlakukan DFAT kepada Indonesia ini tidak pernah berubah sejak era Howard hingga kubu Partai Buruh berkuasa di Canberra, yakni level empat atau hanya terpaut satu tingkat di bawah level lima (dilarang untuk dikunjungi).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Makna di balik peringatan perjalanan level empat itu adalah setiap warga Australia yang berniat berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia diminta untuk "mempertimbangkan kembali" rencana mereka itu karena alasan keamanan (ancaman terorisme).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebaliknya, DFAT memberikan status peringatan perjalanan level tiga untuk Timor Leste atau jauh lebih baik dari Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Terlepas dari peringatan perjalanan Australia yang tak pernah berubah sejak 2001 ini, Perdana Menteri  Kevin Rudd memuji dan menyampaikan selamat kepada Indonesia atas keberhasilan Polri menewaskan Noordin M.Top, dalam baku tembak di sebuah rumah di Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Ini adalah operasi yang sangat sulit dan memakan waktu panjang. Kredit (keberhasilan) ini pantas diberikan untuk bangsa Indonesia lewat aparat keamanannya yang telah menunaikan tugas ini," katanya dalam wawancara dengan "ABC AM" Jumat pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Namun pemimpin Australia itu mengingatkan sukses yang dicapai Polri hendaknya "tidak membiarkan kita berpuas diri dengan masa depan karena Jemaah Islamiyah dan Al Qaidah masih hidup dan baik."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Di mata Rudd, gembong teroris asal Malaysia ini terlibat dalam berbagai aksi terorisme di Indonesia, seperti bom Bali 2002 dan 2005, bom Hotel Marriott Jakarta tahun 2003 dan 2009, dan serangan terhadap gedung Kedutaan Besar Australia di Jakarta 2004.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Polri meyakini gembong teroris asal Malaysia, Noordin M.Top, terlibat dalam banyak aksi penyerangan yang menelan ratusan orang korban jiwa warga masyarakat di berbagai tempat di Indonesia itu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 18, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-230994354037243332?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/230994354037243332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=230994354037243332&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/230994354037243332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/230994354037243332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-layak-turunkan-level.html' title='AUSTRALIA LAYAK TURUNKAN LEVEL &quot;PERINGATAN PERJALANANNYA&quot; PADA INDONESIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrN0Xs_tlkI/AAAAAAAAFJw/QtLzgW1FtTg/s72-c/abc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-5933721735634533904</id><published>2009-09-18T03:51:00.000-07:00</published><updated>2009-09-18T04:00:11.893-07:00</updated><title type='text'>PM AUSTRALIA SAMPAIKAN SELAMAT KEPADA INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrNoDF2fGlI/AAAAAAAAFJo/oqQA0zokzok/s1600-h/teroris-bali.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 210px; height: 159px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrNoDF2fGlI/AAAAAAAAFJo/oqQA0zokzok/s400/teroris-bali.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382760381957478994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Perdana Menteri Australia Kevin Rudd memuji dan menyampaikan selamat kepada Indonesia atas keberhasilan Polri menewaskan gembong teroris asal Malaysia, Noordin M.Top, dalam baku tembak di sebuah rumah di Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/9).&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Ini adalah operasi yang sangat sulit dan memakan waktu panjang. Kredit (keberhasilan) ini pantas diberikan untuk bangsa Indonesia lewat aparat keamanannya yang telah menunaikan tugas ini," katanya dalam wawancara dengan "ABC AM" Jumat pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Namun pemimpin Australia itu mengingatkan sukses yang dicapai Polri hendaknya "tidak membiarkan kita berpuas diri dengan masa depan karena Jemaah Islamiyah dan Al Qaidah masih hidup dan baik."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       "Ini hasil yang sangat penting. Orang ini (Noordin M.Top) seorang pembunuh massal. Dia bertanggungjawab terhadap pembunuhan orang-orang Australia dan saya menyampaikan selamat kepada bangsa Indonesia atas keberhasilan ini," kata PM Rudd.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Ia juga menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan hubungan dan kerja sama bilateral Indonesia-Australia dalam penumpasan terorisme.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di mata Rudd, gembong teroris asal Malaysia ini terlibat dalam berbagai aksi terorisme di Indonesia, seperti bom Bali 2002 dan 2005, bom Hotel Marriott Jakarta tahun 2003 dan 2009, dan serangan terhadap gedung Kedutaan Besar Australia di Jakarta 2004.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sementara itu, keberhasilan Indonesia membunuh Noordin M Top dalam baku tembak di Solo, Jawa Tengah itu digambarkan media Australia sebagai "kemenangan besar" Polri namun kematian gembong teroris asal Malaysia itu tidak kemudian membebaskan negeri itu dari bahaya terorisme.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pimpinan Polri memastikan kematian Noordin M.Top dalam insiden di Solo itu lewat tes sidik jari dan DNA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Agustus lalu, dia sempat dilaporkan tewas dalam penyerbuan Densus 88 Polri ke sebuah rumah di Dusun Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Namun laporan spekulatif berbagai media Indonesia dan dunia itu kemudian diluruskan Polri berdasarkan hasil tes DNA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam pernyataan persnya Agustus lalu, Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith menyebut Noordin sebagai "teroris yang telah diburu dan paling diinginkan Australia untuk dibawa ke pengadilan".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sekalipun Australia hingga kini masih "aman" dari aksi serangan kelompok teroris seperti yang pernah dialami Indonesia, Amerika Serikat, Spanyol, dan Inggris, puluhan orang warganya ikut menjadi korban aksi terorisme.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam serangan bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta 17 Juli lalu misalnya, tiga warga Australia termasuk di antara sembilan orang yang tewas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Mereka adalah Pengusaha asal Perth, Nathan Verity, Craig Senger (diplomat dari Komisi Perdagangan Australia) dan Garth McEvoy (pegawai Industri Pertambangan asal Brisbane).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sebelum serangan pemboman di dua hotel di kawasan Kuningan Jakarta ini terjadi, Indonesia sempat relatif aman dari insiden terorisme selepas Bom Bali 2005.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejak aksi serangan sejumlah gereja di malam Natal tahun 2000, Indonesia mengalami serangkaian insiden terorisme. Setahun setelah serangan kelompok teroris ke New York dan Washington DC, Amerika Serikat, pada 11 September 2001, Bali diserang kelompok Amrozi dkk pada Oktober 2002.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;            Dalam insiden itu, sebanyak 202 orang tewas, termasuk 88 orang warga Australia yang sedang berlibur di Pulau Dewata tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;        Polri meyakini gembong teroris asal Malaysia, Noordin M.Top, terlibat dalam banyak aksi penyerangan yang menelan ratusan orang korban jiwa warga masyarakat di berbagai tempat di Indonesia itu.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 18, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-5933721735634533904?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/5933721735634533904/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=5933721735634533904&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5933721735634533904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5933721735634533904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/pm-australia-sampaikan-selamat-kepada.html' title='PM AUSTRALIA SAMPAIKAN SELAMAT KEPADA INDONESIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrNoDF2fGlI/AAAAAAAAFJo/oqQA0zokzok/s72-c/teroris-bali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-1412405662570126788</id><published>2009-09-17T08:06:00.000-07:00</published><updated>2009-09-17T08:09:43.208-07:00</updated><title type='text'>KEMATIAN NOORDIN TOP "KEMENANGAN BESAR POLRI"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrJRHMfuqWI/AAAAAAAAFJg/mQLCTelSPFg/s1600-h/teroris-tengil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 165px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrJRHMfuqWI/AAAAAAAAFJg/mQLCTelSPFg/s400/teroris-tengil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382453688716405090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Keberhasilan Indonesia membunuh Noordin M Top dalam baku tembak di Solo, Jawa Tengah, Kamis, digambarkan media Australia sebagai "kemenangan besar" Polri namun kematian gembong teroris asal Malaysia itu tidak kemudian membebaskan negeri itu dari bahaya terorisme&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Stasiun TV berpengaruh Australia, seperti "ABC News" dan "Channel Seven", menurunkan berita seputar sukses besar Polri itu dalam sekilas info dan buletin berita mereka Kamis malam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Media utama Australia menjadikan pengumuman resmi Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri sebagai konfirmasi positif kematian gembong teroris yang terus diburu dalam lima tahun terakhir itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Agustus lalu, Noordin M Top sempat dilaporkan tewas dalam penyerbuan Densus 88 Polri ke sebuah rumah di Dusun Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Namun laporan spekulatif berbagai media Indonesia dan dunia itu kemudian diluruskan Polri berdasarkan hasil tes DNA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam pernyataan persnya Agustus lalu, Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith menyebut Noordin sebagai "teroris yang telah diburu dan paling diinginkan Australia untuk dibawa ke pengadilan".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sekalipun Australia hingga kini masih "aman" dari aksi serangan kelompok teroris seperti yang pernah dialami Indonesia, Amerika Serikat, Spanyol, dan Inggris, puluhan orang warganya ikut menjadi korban aksi terorisme.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam serangan bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta 17 Juli lalu misalnya, tiga warga Australia termasuk di antara sembilan orang yang tewas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Mereka adalah Pengusaha asal Perth, Nathan Verity, Craig Senger (diplomat dari Komisi Perdagangan Australia) dan Garth McEvoy (pegawai Industri Pertambangan asal Brisbane).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebelum serangan pemboman di dua hotel di kawasan Kuningan Jakarta ini terjadi, Indonesia sempat relatif aman dari insiden terorisme selepas Bom Bali 2005.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sejak aksi serangan sejumlah gereja di malam Natal tahun 2000, Indonesia mengalami serangkaian insiden terorisme. Setahun setelah serangan kelompok teroris ke New York dan Washington DC, Amerika Serikat, pada 11 September 2001, Bali diserang kelompok Amrozi dkk pada Oktober 2002.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam insiden itu, sebanyak 202 orang tewas, termasuk 88 orang warga Australia yang sedang berlibur di Pulau Dewata tersebut. Seterusnya terjadi serangan mematikan di Hotel JW Marriott pada 2003, dan serangan terhadap Kedubes Australia di Jakarta (2004).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Polri meyakini gembong teroris asal Malaysia, Noordin M.Top, terlibat dalam banyak aksi penyerangan yang menelan ratusan orang korban jiwa warga masyarakat di berbagai tempat di Indonesia itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 17, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-1412405662570126788?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/1412405662570126788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=1412405662570126788&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1412405662570126788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1412405662570126788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/kematian-noordin-top-kemenangan-besar.html' title='KEMATIAN NOORDIN TOP &quot;KEMENANGAN BESAR POLRI&quot;'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrJRHMfuqWI/AAAAAAAAFJg/mQLCTelSPFg/s72-c/teroris-tengil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-5513421751000976362</id><published>2009-09-17T08:00:00.000-07:00</published><updated>2009-09-17T08:05:58.796-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA "DISERBU" PENCARI SUAKA LEWAT LAUT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrJQOHa8s0I/AAAAAAAAFJY/bgEsZJsIa48/s1600-h/asylum.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 257px; height: 170px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrJQOHa8s0I/AAAAAAAAFJY/bgEsZJsIa48/s400/asylum.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382452708101632834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kedatangan perahu-perahu pengangkut pencari suaka ilegal ke perairan Australia belum menunjukkan tanda mereda. Setelah memergoki tiga perahu pada 12 dan 15 September, kapal patroli keamanan laut Australia kembali berhasil menangkap satu perahu hari Rabu (16/9).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Perahu terakhir yang berhasil ditangkap Kapal Patroli Angkatan Laut Australia, HMAS Maitland, di perairan sekitar 78 mil barat Darwin, Northern Territory, Rabu malam sekitar pukul 23.02 waktu setempat itu mengangkut 48 orang yang diduga pencari suaka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam pernyataan persnya Kamis, Menteri Dalam Negeri Australia, Brendan O'Connor, mengatakan, para penumpang dan empat awak kapal dalam keadaan aman. "Mereka tampaknya memang berniat datang ke Australia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           O'Connor mengatakan, aksi penyelundupan manusia merupakan masalah global dan konflik dunia merupakan pemicu gelombang kedatangan para pencari suaka ilegal ke negaranya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Ia menggarisbawahi pentingnya kerja sama bilateral dan regional dengan berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia dan Malaysia, untuk menangani masalah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut dia, sejak September 2008, Indonesia misalnya telah menahan 1.237 warga asing dan menangkap 19 orang yang diduga menfasilitasi dan mengorganisir aksi penyelundupan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Seperti dalam kasus-kasus sebelumnya, 48 orang penumpang dan empat orang awak perahu dibawa ke Pusat Tahanan Imigrasi di Pulau Christmas untuk kepentingan pengecekan keamanan, identitas, kesehatan, dan penyelidikan atas alasan kepergian mereka ke Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kapal ini merupakan kapal pengangkut pencari suaka ke-33 yang memasuki perairan Australia tahun ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Mengenai akar penyebab maraknya kedatangan para pencari suaka ke negara benua itu lewat laut, kubu oposisi Australia menuding kebijakan pemerintah federal sebagai pemicunya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebaliknya Perdana Menteri Kevin Rudd justru melihat "faktor-faktor keamanan global" sebagai pendorong munculnya kasus-kasus baru para pencari suaka ke Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Di era pemerintahan PM John Howard, Australia menerapkan kebijakan "Solusi Pasifik", yakni para pencari suaka yang tertangkap di perairan negara itu dikirim ke Nauru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;            Kebijakan ini kemudian dihapus pemerintahan Partai Buruh dengan sepenuhnya memberdayakan keberadaan pusat penahanan imigrasi di Pulau Christmas.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My news for ANTARA on Sept 17, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-5513421751000976362?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/5513421751000976362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=5513421751000976362&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5513421751000976362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5513421751000976362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-diserbu-pencari-suaka-lewat.html' title='AUSTRALIA &quot;DISERBU&quot; PENCARI SUAKA LEWAT LAUT'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrJQOHa8s0I/AAAAAAAAFJY/bgEsZJsIa48/s72-c/asylum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4531296716673268343</id><published>2009-09-16T06:15:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T06:39:07.736-07:00</updated><title type='text'>INDONESIA-AUSTRALIA TAK MUNGKIN "BEBAS MASALAH"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrDl3l31QaI/AAAAAAAAFJI/So-H40rL5MY/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 212px; height: 151px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrDl3l31QaI/AAAAAAAAFJI/So-H40rL5MY/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382054297929597346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Primo Alui Joelianto mengatakan, dua negara bertetangga seperti Indonesia dan Australia tidak mungkin bisa sepenuhnya terbebas dari masalah namun yang terpenting bagi kedua negara adalah bagaimana mengelola hubungan bilateralnya secara baik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Pasti ada gesekan-gesekan. Yang penting, kita harus kelola (hubungan bilateral ini) secara baik dan hati-hati," katanya menanggapi masalah dinamika hubungan kedua negara paska-keputusan Polisi Federal Australia (AFP) menginvestigasi kasus kematian lima wartawan di Balibo, Timor Timur, tahun 1975.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kepada ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane, Rabu, Dubes Primo mengatakan, hubungan  Indonesia-Australia terlebih lagi sejak Perdana Menteri Kevin Rudd dan Partai Buruh berkuasa tahun 2007 semakin kuat ditandai dengan intensnya pertemuan antarkepala pemerintahan dan anggota kabinet kedua negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Sejak Perdana Menteri Kevin Rudd berkuasa, beliau sudah sembilan kali bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, pertemuan tingkat menteri kedua negara juga sudah 35 kali. Kita (Indonesia-Australia) pun banyak menjadi 'co-chair' (ketua bersama) pertemuan regional dan internasional," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kedua negara juga sudah memiliki Deklarasi Bersama Kemitraan Komprehensif tahun 2005 dan Perjanjian Lombok yang semakin membantu upaya penguatan hubungan bilateral. Namun dua bahaya yang perlu diantisipasi bagi kepentingan hubungan bilateral adalah "complacency" (berpuas diri) dan "surprise" (kejutan), katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Terlepas dari itu semua, menurut Dubes Primo, munculnya "gesekan" dan masalah adalah hal biasa bagi dua negara bertetangga seperti Indonesia dan Australia karena hal serupa juga dialami negara-negara yang saling bertetangga lainnya, seperti Amerika Serikat-Kanada dan Amerika Serikat-Meksiko.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Bagi Indonesia dan Australia, yang terpenting adalah bagaimana pemerintah dan rakyat kedua negara dapat mengelola dinamika yang ada dalam hubungan bilateral itu secara baik dan hati-hati, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Perihal keputusan AFP menyelidiki kasus yang sudah terjadi lebih dari 34 tahun lalu itu membuat pemerintah RI terkejut namun Pemerintah Australia berlindung di balik independensi keputusan Pengadilan Koroner Negara Bagian New South Wales dan AFP dalam menghadapi reaksi keberatan Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                      &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;                      Kasus Balibo Five&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Menanggapi keputusan AFP itu, Juru bicara Deplu, Teuku Faizasyah, menegaskan kasus "Balibo Five" sudah selesai dengan kesimpulan bahwa kematian mereka karena kecelakaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Indonesia tidak melihat adanya suatu kepentingan untuk membuka kasus ini lagi. Sudah disimpulkan bahwa kematian kelima wartawan asing tersebut adalah karena kecelakaan bukan disengaja" katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Presiden Yudhoyono bahkan mengingatkan Australia agar ikut mendukung upaya CTF mengakhiri konflik secara bijak dan melihat ke depan dengan sejumlah rekomendasi yang ditindaklanjuti Indonesia dan Timor Leste.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Ini penting agar hubungan dengan Australia yang sekarang dalam keadaan baik, bahkan sangat baik, tidak terganggu dengan masalah-masalah yang muncul, karena menggunakan cara berpikir, yang menurut kita tidak tepat," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Berbeda dengan reaksi Indonesia, Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith justru tetap yakin pada kualitas hubungan kedua negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pemerintah Australia optimis keputusan polisi federalnya (AFP) menginvestigasi kasus kematian lima wartawan di Balibo, Timor Timur, tahun 1975 tidak akan mengganggu kerja sama AFP-Polri dalam menumpas jaringan teroris dan penyelundupan manusia yang sudah berjalan baik selama ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kita (Australia) punya hubungan kelas satu dengan Indonesia... Kami tidak percaya kerja sama apapun yang kini sedang dijalankan Australia dan Indonesia akan terganggu," katanya dalam wawancaranya dengan Paul Bongiorno di acara "Meet the Press" Stasiun TV "Saluran 10", 13 September lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Namun Menlu Smith kembali menegaskan perlunya kasus kematian lima wartawan Australia di Balibo tahun 1975 yang populer disebut "Balibo Five" ini ditangani secara hati-hati seperti halnya pada saat menangani isu-isu lain semacam hukuman mati yang berpotensi memunculkan perbedaan pandangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Untuk menghindari dampak yang tidak diinginkan terhadap hubungan kedua negara akibat kasus "Balibo Five" ini, Perdana Menteri Kevin Rudd telah pun menghubungi Presiden Yudhoyono 13 September lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sejak insiden yang menewaskan Greg Shackleton, Tony Stewart, Brian Peters, Malcolm Rennie, dan Gary Cunningham itu terjadi hampir 35 tahun lalu, nama Yunus Yosfiah terus terseret ke dalam pusaran masalah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Mantan Menteri Penerangan semasa pemerintahan Presiden BJ Habibie( 1998-99) ini pun konsisten menolak semua tuduhan Australia itu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 16, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4531296716673268343?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4531296716673268343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4531296716673268343&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4531296716673268343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4531296716673268343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/indonesia-australia-tak-mungkin-bebas.html' title='INDONESIA-AUSTRALIA TAK MUNGKIN &quot;BEBAS MASALAH&quot;'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrDl3l31QaI/AAAAAAAAFJI/So-H40rL5MY/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-7796019828882291422</id><published>2009-09-16T06:12:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T06:15:04.153-07:00</updated><title type='text'>TIGA PETENIS INDONESIA BERTARUNG DI "DARWIN OPEN"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrDkvuF5MhI/AAAAAAAAFJA/UvSgV-c7j5E/s1600-h/atletik.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 190px; height: 142px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrDkvuF5MhI/AAAAAAAAFJA/UvSgV-c7j5E/s400/atletik.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382053063185478162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Tiga orang petenis muda Indonesia bertarung di kejuaraan tenis "Darwin Terbuka" yang berlangsung di ibukota negara bagian Northern Territory (NT) dari 14 - 27 September.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Ketiga petenis putri yang turun di nomor tunggal dan beregu putri di kejuaraan yang diikuti para pemain Australia, Selandia Baru, Jepang, Inggris, dan Indonesia itu adalah Ayu Fani, Jessi Rompis, dan Lavinia Tananta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Kepada ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane, Rabu, Ayu Fani mengatakan, para pemain Indonesia baru pertama kali ikut di "Darwin Open". "Keikutsertaan kita di kejuaraan yang diikuti para pemain Australia, Jepang, Selandia Baru, Inggris, dan Indonesia ini murni inisiatif sendiri," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejauh ini, pasangan ganda putri Indonesia atas nama dirinya dan Lavinia Tananta sudah masuk ke semi final setelah meraih dua kali kemenangan melawan pasangan Inggris dan Australia. "Nomor 'single' (tunggal) baru besok (Kamis) mainnya," kata Ayu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Ia mengatakan, keikutsertaan dirinya, Jessi dan Lavinia di kejuaraan "Darwin Open" ini merupakan bagian dari upaya pemanasan menjelang Sea-Games 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sementara itu, Sekretaris II Fungsi Pensosbud Konsulat RI Darwin, Arvinanto Soeriaatmadja, mengatakan, ketiga petenis muda Indonesia ini tiba di Darwin pada 13 September.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam setiap pertandingan mereka, warga masyarakat Indonesia dan keluarga besar Konsulat RI Darwin datang menyaksikan dan memberikan dukungan moril, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;           Konsul RI di Darwin Harbangan Napitupulu, Manager Umum Garuda Indonesia untuk Darwin dan Perth, Syahrul Tahir, dan dua pejabat Bea Cukai RI yang bertugas di Northern Territory termasuk di antara mereka yang aktif menonton, kata Arvinanto menambahkan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 16, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-7796019828882291422?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/7796019828882291422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=7796019828882291422&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7796019828882291422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7796019828882291422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/tiga-petenis-indonesia-bertarung-di.html' title='TIGA PETENIS INDONESIA BERTARUNG DI &quot;DARWIN OPEN&quot;'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrDkvuF5MhI/AAAAAAAAFJA/UvSgV-c7j5E/s72-c/atletik.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8603905319997515600</id><published>2009-09-16T06:06:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T06:12:00.387-07:00</updated><title type='text'>MAHASISWA INDONESIA DI TASMANIA TERBEBANI BIAYA SEKOLAH ANAK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrDj9fShqFI/AAAAAAAAFIw/cvE81KfidXU/s1600-h/buletin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 217px; height: 144px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrDj9fShqFI/AAAAAAAAFIw/cvE81KfidXU/s400/buletin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382052200218470482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pemerintah dan Universitas Tasmania memberikan perhatian terhadap masalah biaya pendidikan anak para mahasiswa Indonesia penerima beasiswa pemerintah RI di negara bagian Tasmania yang selama ini menjadi beban.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Perhatian itu diberikan Wakil Kepala Negara Bagian Tasmania Lara Giddings dan Rektor Utas Prof Daryl Le Grew, kata Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Primo Alui Joelianto, kepada ANTARA, Rabu, sehubungan dengan hasil kunjungan resmi empat harinya ke negara bagian itu pekan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Dubes Primo mengatakan, dalam pertemuan dirinya dengan Lara Giddings dan Prof Daryl Le Grew di Hobart, keduanya berjanji menyampaikan masalah ini ke pihak kementerian pendidikan guna dicarikan solusinya karena mereka tidak memiliki otoritas untuk menangani persoalan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Kebijakan antarnegara bagian di Australia tentang masalah biaya pendidikan anak para mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Ditjen Dikti RI tidak selalu sama. "Di negara bagian Queensland misalnya, biaya pendidikan sekolah anak para mahasiswa yang dibiayai Dikti justru dibebaskan," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Dubes Primo mengatakan, biaya pendidikan anak yang membebani para mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Dikti ini patut mendapat perhatian serius pemerintah Tasmania karena hal ini bisa saja menurunkan minat para calon mahasiswa Indonesia untuk belajar di negara bagian itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        "Lara Giddings mengaku sudah mengetahui masalah ini tapi ini bukan semata-mata wewenang dirinya untuk memutuskan melainkan wewenang departemen pendidikan. Ia berjanji menyampaikan hal ini. Saya berharap mudah-mudahan ada solusi yang baik atas masalah ini," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Dubes Primo dan istri berada di Hobart, ibukota negara bagian Tasmania, dari Minggu hingga Rabu. Selama kunjungan empat harinya di Tasmania, Dubes Primo antara lain didampingi Konsul Jenderal RI di Melbourne Budiarman Bahar dan Sekretaris I Fungsi Kekonsuleran KBRI Canberra, Meri Binsar Simorangkir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Sebelumnya, masalah biaya pendidikan anak para mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Dikti di Australia ini terus mendapat perhatian khusus Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional (Diknas) RI, DR R Agus Sartono MBA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Diknas RI bahkan sudah mengingatkan para dosen universitas negeri dan swasta penerima beasiswa Dikti agar mempertimbangkan plus-minus memilih perguruan tinggi di Australia karena pemerintah negara itu tidak membebaskan uang sekolah bagi anak-anak mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        "Tahun lalu isu ini sudah diangkat, tetapi tidak ada kemajuan," kata Agus Sartono dalam penjelasannya kepada ANTARA berkaitan dengan hasil kunjungannya ke Canberra pada 11-14 Agustus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Ia mengatakan, jika masalah pembebasan uang sekolah anak-anak para penerima beasiswa Diknas RI ini tidak segera teratasi, pihaknya harus memberikan edaran ke semua perguruan tinggi di Indonesia agar dosen yang akan belajar ke luar negeri mempertimbangkan plus minus memilih Australia sebagai negara tujuan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;        Dalam dua tahun terakhir (2008-2009), Depdiknas RI mengirimkan sedikitnya 495 orang mahasiswa doktoral ke berbagai perguruan tinggi di Australia dengan beasiswa penuh pemerintah RI.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 16, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8603905319997515600?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8603905319997515600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8603905319997515600&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8603905319997515600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8603905319997515600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/mahasiswa-indonesia-di-tasmania.html' title='MAHASISWA INDONESIA DI TASMANIA TERBEBANI BIAYA SEKOLAH ANAK'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrDj9fShqFI/AAAAAAAAFIw/cvE81KfidXU/s72-c/buletin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-716182971503623076</id><published>2009-09-14T05:51:00.000-07:00</published><updated>2009-09-16T05:30:35.760-07:00</updated><title type='text'>MAHASISWA ASING BEKERJA DI AUSTRALIA  MASIH "DIEKSPLOITASI"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sq8Aw92xCCI/AAAAAAAAFIo/RdcQOMLLqtU/s1600-h/uq.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 242px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sq8Aw92xCCI/AAAAAAAAFIo/RdcQOMLLqtU/s400/uq.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381520920969021474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Para mahasiswa internasional yang menjadi peserta dialog dengan Wakil Perdana Menteri Australia Julia Gillard di Canberra, Senin, menyoroti kondisi diskriminatif dan eksploitatif yang masih kerap  dirasakan para mahasiswa asing yang bekerja paruh waktu untuk menambah uang saku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Masalah eksploitasi mahasiswa internasional yang bekerja paruh waktu karena mendapat bayaran di bawah standar bayaran yang diterima mahasiswa Australia adalah salah satu sub-isu yang dibahas di kelompok isu besar 'perlakuan adil' bagi mahasiswa internasional," kata Peserta Dialog asal Indonesia, Ratna Fitriani.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain soal eksploitasi yang masih dirasakan mahasiswa internasional yang bekerja paruh waktu, ada tujuh sub-isu lain yang dibahas para peserta yang bertanggungjawab pada pokok bahasan masalah "perlakuan adil", kata mahasiswi Universitas Queensland ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Ke-tujuh isu tersebut adalah soal bagaimana "nilai" keberadaan mahasiswa internasional diakui masyarakat Australia karena pada dasarnya mereka tidak hanya mendatangkan menfaat secara ekonomis tetapi juga mendukun pengembangan sains di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Para mahasiswa asing itu memandang perlu adanya lembaga ombudsman yang  menampung dan menyalurkan komplain (keluhan) mahasiswa internasional di Australia. Selain itu, disoroti pula isu rasisme dan masalah sertifikasi nilai bahasa Inggris (IELTS), kata Ratna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam isu rasisme, kasus rasisme tidak hanya pernah dialami para mahasiswa India tetapi juga mahasiswa berkebangsaan lain di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Kita juga menyoroti isu transparansi kualitas universitas-universitas di Australia, biaya pendidikan yang terus meningkat dan masalah pelayanan kampus, serta biaya pendidikan anak yang orangtuanya menjadi mahasiswa di Australia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pertemuan dua hari Wakil Perdana Menteri Australia Julia Gillard dengan 31 orang mahasiswa internasional yang sedang studi di berbagai perguruan tinggi negara itu berlangsung di Canberra hingga Selasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Selain Ratna, suara mahasiswa Indonesia juga diwakili oleh Siti Khodijah (mahasiswi Universitas Melbourne).  Kedua mahasiswi Indonesia itu terpilih di antara 1.300 orang mahasiswa internasional yang mengajukan lamaran untuk menjadi peserta dialog dengan Wakil PM yang juga Menteri Pendidikan Australia Julia Gillard itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam pertemuan hari pertama, para peserta tidak hanya membahas isu besar menyangkut perlakuan adil bagi mahasiswa asing di Australia, tetapi juga isu-isu besar lainnya seperti inklusi sosial, mutu pendidikan, pemasaran, pelayanan dasar, fasilitas ibadah dan pengelolaan pembiayaan bagi mahasiswa internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Termasuk dalam masalah 'basic services' (jasa pelayanan dasar) adalah transportasi, akomodasi, tempat penitipan anak (child care) dan pelayanan kesehatan bagi mahasiswa asing," kata Ratna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kegiatan yang dinamakan "diskusi meja bundar mahasiswa internasional" ini dipandang Kementerian Pendidikan Australia sebagai "peluang" emas bagi para wakil mahasiswa asing untuk mendiskusikan berbagai masalah yang mereka hadapi selama di Australia dan mencari solusi atas masalah-masalah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Citra Australia sebagai negara tujuan belajar bermutu dan aman bagi pelajar dan mahasiswa internasional sempat tercoreng setelah pecah aksi demonstrasi besar mahasiswa India yang dipicu oleh serangkaian insiden serangan fisik terhadap mahasiswa India di Melbourne.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Jumlah mahasiswa internasional di Australia diperkirakan mencapai 450 ribu orang. Kehadiran mereka itu memberikan sumbangan bagi perekonomian Australia sebesar 12,5 miliar dolar Australia (2007).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 14, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-716182971503623076?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/716182971503623076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=716182971503623076&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/716182971503623076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/716182971503623076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/mahasiswa-asing-di-australia-yang.html' title='MAHASISWA ASING BEKERJA DI AUSTRALIA  MASIH &quot;DIEKSPLOITASI&quot;'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sq8Aw92xCCI/AAAAAAAAFIo/RdcQOMLLqtU/s72-c/uq.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4862242668404064371</id><published>2009-09-14T05:43:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T05:49:50.196-07:00</updated><title type='text'>WAKIL PM AUSTRALIA BERTEMU 31 WAKIL MAHASISWA ASING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sq47zaOxrNI/AAAAAAAAFIQ/4yDM4t-byz8/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 175px; height: 224px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sq47zaOxrNI/AAAAAAAAFIQ/4yDM4t-byz8/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381304359154986194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pertemuan dua hari Wakil Perdana Menteri Australia Julia Gillard dengan 31 orang mahasiswa internasional yang sedang studi di berbagai perguruan tinggi negara itu, termasuk dua mahasiswi Indonesia, dimulai di Canberra, Senin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kedua mahasiswi Indonesia yang terpilih di antara 1.300 orang mahasiswa internasional yang mengajukan lamaran untuk menjadi peserta dialog dengan Wakil PM yang juga Menteri Pendidikan Australia Julia Gillard itu adalah Ratna Fitriani (Universitas Queensland) dan Siti Khodijah (Universitas Melbourne).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Pertemuan dua hari yang dimulai Senin ini berlangsung ramai. Dari 31 peserta yang dipilih dari 1.300 orang pelamar, Indonesia diwakili saya dan Siti Khodijah dari Universitas Melbourne," kata Ratna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam pertemuan hari pertama, para peserta yang menyuarakan keprihatinan dan kepentingan ratusan ribu orang mahasiswa asing di Australia itu membahas enam isu besar, kata  Sekretaris Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA) ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Keenam isu besar yang disoroti para peserta adalah masalah bagaimana perlakuan adil, inklusi sosial, mutu pendidikan, pemasaran, pelayanan dasar, fasilitas ibadah dan pengelolaan pembiayaan bagi mahasiswa internasional, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Termasuk dalam masalah 'basic services' (jasa pelayanan dasar) adalah transportasi, akomodasi, tempat penitipan anak (child care) dan pelayanan kesehatan bagi mahasiswa asing," kata mahasiswi program magister "Development Practice" UQ angkatan 2009 ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kegiatan yang dinamakan "diskusi meja bundar mahasiswa internasional" ini dipandang Kementerian Pendidikan Australia sebagai "peluang" emas bagi para wakil mahasiswa asing untuk mendiskusikan berbagai masalah yang mereka hadapi selama di Australia dan mencari solusi atas masalah-masalah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pertemuan 31 orang mahasiswa asing dengan Wakil PM yang juga Menteri Pendidikan, Tenaga Kerja dan Hubungan Kerja, serta Inklusi Sosial Australia, Julia Gillard, itu adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan pendidikan terbaik bagi seluruh mahasiswa internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pada 2 Juli lalu, PM Kevin Rudd dan para pemimpin negara bagian dan teritori se-Australia telah pun mengumumkan apa yang disebut "Strategi Nasional untuk Pelajar Internasional".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam strategi komprehensif itu, Australia berkomitmen memberikan informasi yang lebih baik kepada para pelajar asing sebelum dan pada saat pertama kali mereka tiba di Australia guna memperbaiki pengalaman mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain itu, pemerintah Australia juga akan memperbaiki keamanan pelajar asing dan keterlibatan mereka dalam komunitas, serta meningkatkan berbagai tawaran pendidikan umum yang dapat membantu pengembangan pemahaman budaya, toleransi dan keahlian berbahasa mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pemerintah Australia pun berkomitmen pada tercapainya pendidikan bermutu oleh lembaga-lembaga penyelenggara pendidikan di negara itu sebagai bagian dari strategi komprehensif bagi para pelajar asing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Citra Australia sebagai negara tujuan belajar bermutu dan aman bagi pelajar dan mahasiswa internasional tercoreng setelah pecah aksi demonstrasi besar mahasiswa India yang dipicu oleh serangkaian insiden serangan fisik terhadap mahasiswa India di Melbourne.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Jumlah mahasiswa internasional di Australia diperkirakan mencapai 450 ribu orang. Kehadiran mereka itu memberikan sumbangan bagi perekonomian Australia sebesar 12,5 miliar dolar Australia (2007).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 14, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4862242668404064371?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4862242668404064371/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4862242668404064371&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4862242668404064371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4862242668404064371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/wakil-pm-australia-bertemu-31-wakil.html' title='WAKIL PM AUSTRALIA BERTEMU 31 WAKIL MAHASISWA ASING'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sq47zaOxrNI/AAAAAAAAFIQ/4yDM4t-byz8/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8814344105265701701</id><published>2009-09-13T21:26:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T19:42:19.067-07:00</updated><title type='text'>MAHASISWA INDONESIA DI AUSTRALIA KAMPANYEKAN "YUK PAKAI BATIK"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sq7-7sT7ANI/AAAAAAAAFIg/RzN0qYD5dck/s1600-h/batik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 221px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sq7-7sT7ANI/AAAAAAAAFIg/RzN0qYD5dck/s400/batik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381518906214777042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Seruan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar rakyat Indonesia mengenakan pakaian Batik pada 2 Oktober 2009 disambut hangat pengurus perhimpunan pelajar dan mahasiswa Indonesia di Australia.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Presiden Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA) Cecep Setiawan dan Wakil Sekretaris Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Febry H.J. Dien di Brisbane, Senin, mengimbau kalangan mahasiswa Indonesia agar serentak mengenakan Batik pada 2 Oktober.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Yuk Pakai Batik sebagai penghargaan kita pada Batik yang akan ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia asal Indonesia. Semoga angklung, dan seni budaya yang lain juga segera ditetapkan sebagai warisan bangsa Indonesia," kata Cecep.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Seruan yang sama juga disampaikan Febry H.J.Dien. "PPIA Pusat sangat mendukung gerakan pengenaan Batik pada 2 Oktober 2009," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di seluruh Australia, ada 17 ribuan orang pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di berbagai lembaga pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Penetapan Organisasi Urusan Pendidikan, Sains dan Budaya PBB (UNESCO) bahwa Batik termasuk dalam  warisan budaya dunia tak benda (intangible cultural heritage/ICH) ini akan dilakukan di sidang komite antar-pemerintah untuk perlindungan ICH UNESCO di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 28 September-2 Oktober.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Jauh sebelum adanya pengakuan UNESCO ini, Batik sudah lama diakui banyak kalangan asing, termasuk Ibunda Presiden Amerika Serikat (AS) Ann Dunham sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Bahkan, Mei lalu, koleksi batik Indonesia milik Ann Dunham, antropolog kenamaan Amerika yang pernah lama menetap di Indonesia, ini dipamerkan di sejumlah kota di AS, seperti  Chicago, Los Angeles, San Fransisco, Houston, New York dan Washington DC.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 14, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8814344105265701701?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8814344105265701701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8814344105265701701&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8814344105265701701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8814344105265701701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/mahasiswa-indonesia-di-australia.html' title='MAHASISWA INDONESIA DI AUSTRALIA KAMPANYEKAN &quot;YUK PAKAI BATIK&quot;'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sq7-7sT7ANI/AAAAAAAAFIg/RzN0qYD5dck/s72-c/batik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4402402699435842014</id><published>2009-09-13T00:31:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T01:48:25.779-07:00</updated><title type='text'>"BALIBO FIVE" TAK PENGARUHI PENUMPASAN TERORIS DI INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqygaAZm10I/AAAAAAAAFIA/rlgM-B8Hn9I/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 181px; height: 176px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqygaAZm10I/AAAAAAAAFIA/rlgM-B8Hn9I/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380852023445346114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Pemerintah Australia optimis keputusan polisi federalnya (AFP) menginvestigasi kasus kematian lima wartawan di Balibo, Timor Timur, tahun 1975 tidak akan mengganggu kerja sama AFP-Polri dalam menumpas jaringan teroris dan penyelundupan manusia yang sudah berjalan baik selama ini.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Keyakinan kuat Canberra itu disampaikan Menteri Luar Negeri Stephen Smith dalam wawancaranya dengan Paul Bongiorno di acara "Meet the Press" Stasiun TV "Saluran 10", Minggu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kita (Australia) punya hubungan kelas satu dengan Indonesia... Kami tidak percaya kerja sama apapun yang kini sedang dijalankan Australia dan Indonesia akan terganggu," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Namun Menlu Smith kembali menegaskan perlunya kasus kematian lima wartawan Australia di Balibo tahun 1975 yang populer disebut "Balibo Five" ini ditangani secara hati-hati seperti halnya pada saat menangani isu-isu lain semacam hukuman mati yang berpotensi memunculkan perbedaan pandangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Jadi kami tahu kami harus menangani masalah ini secara hati-hati tapi kami percaya sepenuhnya bahwa hubungan kelas satu dengan Indonesia akan terus berlanjut di bidang apapun, termasuk kerja sama penanganan kejahatan penyelundupan manusia dan kontra-terorisme dimana Indonesia punya prestasi sangat baik," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Menlu Smith mengelak menanggapi masalah yang terkait dengan investigasi AFP, termasuk apakah ada atau tidak ada tersangka ketika ia ditanya tentang kemungkinan ekstradisi Yunus Yosfiah, bekas perwira TNI yang bertugas di Timtim tahun 1975 dan mantan menteri penerangan di era pemerintahan B.J.Habibie.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Saya rasa sangat penting bagi kita untuk tidak terlalu jauh masuk ke masalah ekstradisi ataupun prosekusi. Kita harus menanganinya setahap-setahap," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Lahirnya keputusan AFP menyelidiki kasus yang sudah terjadi lebih dari 34 tahun lalu ini membuat pemerintah RI terkejut namun Pemerintah Australia berlindung di balik independensi keputusan Pengadilan Koroner Negara Bagian New South Wales dan AFP dalam menghadapi reaksi keberatan Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Sebelumnya Juru bicara Deplu, Teuku Faizasyah, menegaskan kasus "Balibo Five" sudah selesai dengan kesimpulan bahwa kematian mereka karena kecelakaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Indonesia tidak melihat adanya suatu kepentingan untuk membuka kasus ini lagi. Sudah disimpulkan bahwa kematian kelima wartawan asing tersebut adalah karena kecelakaan bukan disengaja" katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Presiden Yudhoyono bahkan mengingatkan Australia agar ikut mendukung upaya CTF mengakhiri konflik secara bijak dan melihat ke depan dengan sejumlah rekomendasi yang ditindaklanjuti Indonesia dan Timor Leste.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Ini penting agar hubungan dengan Australia yang sekarang dalam keadaan baik, bahkan sangat baik, tidak terganggu dengan masalah-masalah yang muncul, karena menggunakan cara berpikir, yang menurut kita tidak tepat," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             AFP sudah memulai investigasi kasus "Balibo Five" sejak 20 Agustus 2009 dan pihak keluarga lima wartawan yang tewas tahun 1975 ini sudah diberitahu pada 8 September 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Langkah itu diambil AFP setelah Kantor Kejaksaan Agung Persemakmuran Australia menerima hasil putusan Pengadilan Coroner New South Wales tentang kematian Brian Peters, salah satu anggota "Balibo Five", pada 16 November 2007.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Lebih dari sebulan sebelum AFP mengumumkan keputusannya itu, publik Australia disuguhkan tayangan film  fiksi karya Sutradara Robert Connolly berjudul "Balibo".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejak insiden yang menewaskan Greg Shackleton, Tony Stewart, Brian Peters, Malcolm Rennie, dan Gary Cunningham itu terjadi hampir 35 tahun lalu, nama Yunus Yosfiah terus terseret ke dalam pusaran masalah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;            Mantan Menteri Penerangan semasa pemerintahan Presiden BJ Habibie( 1998-99) ini pun konsisten menolak semua tuduhan Australia itu.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 13, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4402402699435842014?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4402402699435842014/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4402402699435842014&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4402402699435842014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4402402699435842014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/balibo-five-tak-pengaruhi-penumpasan.html' title='&quot;BALIBO FIVE&quot; TAK PENGARUHI PENUMPASAN TERORIS DI INDONESIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqygaAZm10I/AAAAAAAAFIA/rlgM-B8Hn9I/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-1172893008210576543</id><published>2009-09-12T09:48:00.000-07:00</published><updated>2009-09-12T18:52:32.815-07:00</updated><title type='text'>DENDAM "BALIBO FIVE" KRIKIL HUBUNGAN INDONESIA-AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqvSQzkeEhI/AAAAAAAAFH4/rpROfUgKDOg/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 213px; height: 207px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqvSQzkeEhI/AAAAAAAAFH4/rpROfUgKDOg/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380625365987103250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;       Oleh Rahmad Nasution&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p  style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Keputusan Polisi Federal Australia (AFP) menginvestigasi kasus kematian lima wartawan Australia di Balibo, Timor Timur, tahun 1975 dianggap Indonesia sebagai sebuah "kejutan" pahit di tengah hubungan bilateral yang demikian baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Pengumuman AFP yang menyentak Jakarta 8 September 2009 itu bak memutar kembali jarum jam tahun 2006, saat Perdana Menteri John Howard  "mengejutkan" Indonesia dengan pemberian visa proteksi kepada 42 warga Papua yang menyeberang dengan perahu ke Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Langkah Howard menghadiahkan visa proteksi kepada orang-orang Papua, termasuk gembong separatis Herman Wainggai yang hingga kini terus berkampanye bagi kepentingan politiknya itu membuat marah Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Namun kemarahan Indonesia yang antara lain ditunjukkan dengan memanggil pulang sementara TM Hamzah Thayeb, duta besar RI untuk Australia dan Vanuatu saat itu, ditanggapi ringan oleh Howard.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Alih-alih menunjukkan empati pada kegusaran Indonesia itu, Howard justru menganggap pemberian visa proteksi tersebut tidak akan mengganggu hubungan kedua negara sekalipun Jakarta memandang keputusan Canberra itu sebagai pengingkaran terhadap kedaulatan Indonesia atas Papua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          "Kejutan" tahun 2006 yang nyaris mengembalikan hubungan Australia-Indonesia ke titik nadir seperti saat kasus Timor Timur (1999) itu agaknya tidak dianggap sebagai pelajaran oleh pemerintahan PM Kevin Rudd.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Pemerintah federal Australia sekarang ini bukan tidak menyadari bahaya sebuah "kejutan" bagi stabilitas hubungan bilateralnya dengan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith bahkan menggarisbawahi hal itu saat berbicara di forum Konferensi Hubungan Indonesia-Australia di Sydney 20 Februari 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Ketika itu, ia menegaskan bahwa sikap "berpuas diri" dan "kejutan" (surprise) merupakan dua ancaman nyata bagi penguatan hubungan kedua negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Kemunculan "surprise" (kejutan) dalam merespon isu-isu sensitif hubungan kedua negara, menurut Smith, bisa dikurangi dan bahkan dihilangkan dengan penguatan hubungan di tingkat rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Hanya saja, hambatan hubungan Australia-Indonesia selama ini justru berakar di tingkat rakyat karena masih kuatnya  persepsi negatif publik masing-masing negara dalam melihat hubungan ini, seperti tercermin dari hasil survei Lembaga Kajian "Lowy Institute" Sydney tahun 2008.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Survei "Lowy Institute" tersebut menunjukkan warga Australia merasa lebih hangat berhubungan dengan Rusia dan Uni Emirat Arab daripada Indonesia sekalipun kedua negara saling bertetangga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Di tengah kerapuhan hubungan di tingkat rakyat itu pula, Australia kembali memberikan "kejutan"-nya kepada Indonesia lewat investigasi AFP atas kasus kematian lima wartawan Australia di Balibo  tahun 1975 yang kemudian populer dengan sebutan "Balibo Five" ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                          &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AFP jadi tameng&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Terhadap manuver ini, pemerintah Australia menjadikan independensi keputusan Pengadilan Koroner Negara Bagian New South Wales yang mendorong AFP membuka kembali kasus ini "tameng" menghadapi reaksi keberatan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam konferensi persnya bersama Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Mozambik, Oldemiro Baloi, di Perth, Jumat (11/9), Menlu Smith menegaskan ketidakterlibatan pemerintah dalam keputusan apapun yang terkait dengan penyelidikan kasus "Balibo Five" karena itu sepenuhnya merupakan urusan AFP.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Sebagai Menlu, saya tidak punya peran di dalam soal (keputusan AFP) ini. Tidaklah tepat bagi menteri manapun ikut bermain. Jadi semua ini didasarkan pada penilaian independen AFP," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Ia juga menekankan bahwa pemerintah negara bagian New South Wales maupun pemerintah federal Australia tidak terlibat dalam lahirnya keputusan Pengadilan Koroner New South Wales 16 November 2007 dan keputusan AFP menyelidiki tuduhan kejahatan perang dalam kasus "Balibo Five" ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          "Semua itu adalah keputusan yang dibuat oleh pihak berwenang independen secara independen dan obyektif," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menlu Smith pun mengakui bahwa langkah AFP menginvestigasi kasus lama ini mengejutkan Indonesia dan merupakan "isu sensitif yang harus dikelola secara hati-hati, pantas, dan peka".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Karena itu, ia merasa perlu menyampaikannya secara pribadi kepada Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Primo Alui Joelianto di Canberra.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Seperti mengulang keyakinan PM John Howard saat memberikan "kejutan" dalam kasus pemberian visa proteksi kepada 42 warga Papua tahun 2006, Menlu Smith pun menegaskan keyakinannya bahwa investigasi AFP atas kasus "Balibo Five" ini tidak akan merusak hubungan kedua negara yang sudah berjalan sangat baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Terlepas dari keyakinan Canberra pada kekuatan fondasi dan keharmonisan hubungan bilateral, khususnya di tingkat pemerintah, keputusan AFP tersebut dianggap Jakarta sebagai sebuah pukulan padahal, seperti dikatakan Juru bicara Deplu, Teuku Faizasyah, kasus "Balibo Five" 1975 sudah selesai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Indonesia tidak melihat adanya suatu kepentingan untuk membuka kasus ini lagi. Sudah disimpulkan bahwa kematian kelima wartawan asing tersebut adalah karena kecelakaan bukan disengaja" katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Presiden Yudhoyono bahkan mengingatkan Australia agar ikut mendukung upaya Komisi Kebenaran dan Persahabatan (CTF) Indonesia-Timor Leste mengakhiri konflik secara bijak dan melihat ke depan dengan sejumlah rekomendasi yang ditindaklanjuti Indonesia dan Timor Leste.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Ini penting agar hubungan dengan Australia yang sekarang dalam keadaan baik, bahkan sangat baik, tidak terganggu dengan masalah-masalah yang muncul, karena menggunakan cara berpikir, yang menurut kita tidak tepat," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;            Kasus kematian Greg Shackleton, Tony Stewart, Brian Peters, Malcolm Rennie, dan Gary Cunningham (Balibo Five) yang terus menyeret nama Yunus Yosfiah, mantan perwira TNI yang pernah menjadi menteri penerangan di masa pemerintahan B.J Habibie ini kini bak "kerikil dalam sepatu" hubungan Indonesia- Australia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news article for ANTARA on Sept 12, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-1172893008210576543?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/1172893008210576543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=1172893008210576543&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1172893008210576543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1172893008210576543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/dendam-balibo-five-krikil-hubungan.html' title='DENDAM &quot;BALIBO FIVE&quot; KRIKIL HUBUNGAN INDONESIA-AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqvSQzkeEhI/AAAAAAAAFH4/rpROfUgKDOg/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4504196568420466715</id><published>2009-09-12T06:39:00.000-07:00</published><updated>2009-09-17T00:20:38.066-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA TANGKAP KAPAL PENGANGKUT 83 PENCARI SUAKA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrHjM0QHEgI/AAAAAAAAFJQ/b-TVP164rUc/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 218px; height: 122px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrHjM0QHEgI/AAAAAAAAFJQ/b-TVP164rUc/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382332839008604674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kapal patroli keamanan laut Australia, Sabtu, menangkap kapal pengangkut 83 orang yang diduga para pencari suaka sekitar 82 mil selatan Pulau Ashmore.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menteri Dalam Negeri Australia, Brendan O'Connor, mengatakan, para penumpang dan empat awak kapal itu akan dibawa ke Pusat Tahanan Imigrasi di Pulau Christmas untuk kepentingan pengecekan keamanan, identitas, kesehatan, dan penyelidikan atas alasan kepergian mereka ke Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam pernyataan persnya, O'Connor tidak mengungkapkan asal kapal maupun status kewarganegaraan para penumpang dan awak kapal. "Semua yang ada di kapal aman dan menunjukkan bahwa mereka memang berniat ke Australia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebelum ditangkap kapal patroli HMAS Maitland dan ACV Triton Sabtu siang di perairan negara itu, kapal pengangkut pencari suaka ini sudah diamati pesawat intai maritim Angkatan Udara Australia sejak di perairan internasional, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kapal ini merupakan kapal pengangkut pencari suaka ke-30 yang memasuki perairan Australia tahun ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kubu oposisi Australia menuding kebijakan pemerintah federal yang lemah merupakan akar penyebab maraknya kedatangan para pencari suaka ke negara benua itu lewat laut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebaliknya Perdana Menteri Kevin Rudd justru melihat "faktor-faktor keamanan global" sebagai pendorong munculnya kasus-kasus baru para pencari suaka ke Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di era pemerintahan PM John Howard, Australia menerapkan kebijakan "Solusi Pasifik", yakni para pencari suaka yang tertangkap di perairan negara itu dikirim ke Nauru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kebijakan ini kemudian dihapus pemerintahan Partai Buruh dengan sepenuhnya memberdayakan keberadaan pusat penahanan imigrasi di Pulau Christmas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Sejalan dengan argumentasi pemerintah, Menteri Dalam Negeri Brendan O'Connor menyalahkan konflik yang mendera banyak negara di dunia sebagai pemicu arus pengungsi ke negara-negara maju dan kaya, seperti Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;            Ia mengutip laporan Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) tahun 2008 yang mencatat ada 15,2 juta orang pengungsi di seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;*) My news for ANTARA on Sept 12, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4504196568420466715?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4504196568420466715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4504196568420466715&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4504196568420466715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4504196568420466715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-tangkap-kapal-pengangkut-83.html' title='AUSTRALIA TANGKAP KAPAL PENGANGKUT 83 PENCARI SUAKA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SrHjM0QHEgI/AAAAAAAAFJQ/b-TVP164rUc/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-7625414858272513964</id><published>2009-09-11T05:32:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T19:35:20.882-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA JADIKAN AFP "TAMENG" HADAPI REAKSI INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqpEpAewAHI/AAAAAAAAFHg/sAbQMATJHJ8/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 189px; height: 145px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqpEpAewAHI/AAAAAAAAFHg/sAbQMATJHJ8/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380188176141779058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Pemerintah Australia menjadikan independensi keputusan Pengadilan Koroner Negara Bagian New South Wales dan Polisi Federal negara itu menginvestigasi kasus kematian lima wartawan Australia di Balibo, Timor Timur, tahun 1975, "tameng" menghadapi reaksi keberatan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam konferensi persnya bersama Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Mozambik, Oldemiro Baloi, di Perth, Jumat, Menlu Australia Stephen Smith, menegaskan, keputusan apapun yang terkait dengan penyelidikan kasus "Balibo Five" ini sepenuhnya merupakan urusan Polisi Federal Australia (AFP).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Sebagai Menlu, saya tidak punya peran di dalam soal (keputusan AFP) ini. Tidaklah tepat bagi menteri manapun ikut bermain. Jadi semua ini didasarkan pada penilaian independen AFP," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menlu Smith juga menekankan bahwa pemerintah negara bagian New South Wales maupun pemerintah federal Australia tidak terlibat dalam lahirnya keputusan Pengadilan Koroner New South Wales 16 November 2007 dan keputusan AFP menyelidiki tuduhan kejahatan perang dalam kasus yang populer disebut "Balibo Five" ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Semua itu adalah keputusan yang dibuat oleh pihak berwenang independen secara independen dan obyektif," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Berkaitan dengan keputusan AFP yang diakuinya sebagai "isu sensitif yang harus dikelola secara hati-hati" ini, Menlu Smith telah pun menyampaikannya secara pribadi kepada Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Primo Alui Joelianto di Canberra.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Ia kembali menegaskan keyakinannya bahwa isu penyelidikan kasus "Balibo Five" ini tidak akan merusak hubungan bilateral Australia dan Indonesia yang sudah berjalan sangat baik selama ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Menanggapi peringatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar Australia turut mendukung langkah-langkah Komisi Kebenaran dan Persahabatan (CTF) Indonesia-Timor Leste, Menlu Smith mengatakan, Australia bersedia membantu Indonesia dan Timor Leste mengimplementasikan berbagai rekomendasi CTF jika kedua negara ini menginginkan bantuan Canberra.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Namun, terkait dengan kasus  tragis "Balibo Five" yang sudah berlalu sekitar 35 tahun lalu, Australia punya caranya sendiri, yakni Pengadilan Koroner NSW dan AFP, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dari perspektif hubungan bilateral Australia-Indonesia, Menlu Smith kembali menekankan pentingnya isu "Balibo Five" ini ditangani secara hati-hati, pantas dan peka. "Inilah yang sedang kami lakukan," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pemerintah RI terkejut dengan keputusan AFP menyelidiki kasus yang sudah terjadi lebih dari 34 tahun silam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Juru bicara Deplu, Teuku Faizasyah, mengatakan, kasus kematian lima wartawan asing di Timor Timur tahun 1975 itu sudah selesai dengan kesimpulan bahwa kematian mereka karena kecelakaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Indonesia tidak melihat adanya suatu kepentingan untuk membuka kasus ini lagi. Sudah disimpulkan bahwa kematian kelima wartawan asing tersebut adalah karena kecelakaan bukan disengaja" katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Presiden Yudhoyono bahkan mengingatkan Australia agar ikut mendukung upaya CTF mengakhiri konflik secara bijak dan melihat ke depan dengan sejumlah rekomendasi yang ditindaklanjuti Indonesia dan Timor Leste.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Ini penting agar hubungan dengan Australia yang sekarang dalam keadaan baik, bahkan sangat baik, tidak terganggu dengan masalah-masalah yang muncul, karena menggunakan cara berpikir, yang menurut kita tidak tepat," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              AFP sudah memulai nvestigasi kasus "Balibo Five" sejak 20 Agustus 2009 dan pihak keluarga lima wartawan yang tewas tahun 1975 ini sudah diberitahu pada 8 September 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Namun AFP menekankan bahwa penyelidikan terhadap tuduhan kejahatan perang yang terjadi di masa lalu ini tidak mudah karena para saksi dan bukti berada di luar negeri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Sekiranya hasil investigasi menunjukkan adanya cukup materi untuk menyusun bukti ringkas tindak kejahatan atau kemungkinan nyata tindak kejahatan, AFP akan merujuk informasi yang ada ke Direktur Penuntut Umum Persemakmuran (CDPP)," kata AFP dalam pernyataan persnya 8 September lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;               Setelah itu, pertimbangan lanjutan atas kasus ini diserahkan kepada CDPP sesuai dengan Kebijakan Prosekusi Persemakmuran (PPC).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;               AFP melakukan penyelidikan terhadap kasus "Balibo Five" ini setelah Kantor Kejaksaan Agung Persemakmuran Australia menerima hasil putusan Pengadilan Coroner New South Wales tentang kematian Brian Peters, salah satu anggota "Balibo Five", pada 16 November 2007.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Sejak insiden yang menewaskan Greg Shackleton, Tony Stewart, Brian Peters, Malcolm Rennie, dan Gary Cunningham itu terjadi hampir 35 tahun lalu, nama Yunus Yosfiah terus terseret ke dalam pusaran masalah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;              Mantan Menteri Penerangan semasa pemerintahan Presiden BJ Habibie( 1998-99) ini pun sudah berulang kali membantah tuduhan Australia tersebut.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 11, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-7625414858272513964?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/7625414858272513964/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=7625414858272513964&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7625414858272513964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7625414858272513964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-jadikan-afp-tameng-hadapi.html' title='AUSTRALIA JADIKAN AFP &quot;TAMENG&quot; HADAPI REAKSI INDONESIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqpEpAewAHI/AAAAAAAAFHg/sAbQMATJHJ8/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-2780016620333737545</id><published>2009-09-11T04:06:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T04:13:32.114-07:00</updated><title type='text'>BANK BCA SYARIAH BEROPERASI NOVEMBER 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqowlxMJGKI/AAAAAAAAFHQ/O5obq189xzs/s1600-h/anu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 186px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqowlxMJGKI/AAAAAAAAFHQ/O5obq189xzs/s400/anu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380166130265036962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Perkembangan bank umum syariah (BUS) di Indonesia memasuki era baru dengan adanya rencana pengoperasian Bank BCA Syariah mulai November 2009, kata Wakil Ketua Bidang Pasar Modal dan Program Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional MUI, Prof. Dr. H. Fathurrahman Djamil, MA.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         "Rekomendasi Dewan Syariah Nasional untuk Bank BCA Syariah ini sudah keluar sekitar sebulan lalu. Sekarang ini proses izinnya sedang berjalan di Bank Indonesia," katanya kepada ANTARA seusai ia memberikan ceramah Ramadan kepada jamaah Perhimpunan Masyarakat Muslim Indonesia di Brisbane (IISB), Rabu malam (9/9).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Bank BCA Syariah ini dibentuk setelah PT Bank BCA Tbk mengakuisisi PT Bank Utama International Bank (UIB) belum lama ini, kata Fathurrahman Djamil yang juga wakil Ketua Komisi Fatwa MUI dan Guru Besar UIN Jakarta ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          "Insya Allah, akan semakin banyak lahir bank umum syariah di Indonesia sekalipun pasarnya terbatas," kata anggota Dewan Pengawas Syariah PT Syarikat Takaful Indonesia ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Sementara itu, dalam ceramah Ramadannya di depan jamaah IISB, Fathurrahman Jamil menjelaskan tentang berbagai perkembangan positif di seputar penerimaan hukum Islam di Tanah Air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Di masa lalu, penggunaan kata "syariah atau syariat" saja sempat memunculkan ketakutan sejumlah kalangan karena seolah-olah perberlakuan syariah bagi umat Islam tersebut akan mengancam umat agama lain. "Sekarang UU Otonomi daerah di Aceh misalnya sudah mengakui syariah," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Bahkan sejak Bank Mualamat Indonesia (BMI) berdiri tahun 1990-an, penerapan ekonomi syariah di Indonesia semakin diterima ditandai dengan bertambahnya bank umum syariah dan adanya surat berharga syariah negara (SBSN), katanya menambahkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Wakil ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang pernah menjadi pembantu rektor I dan III IAIN Jakarta ini berada di Brisbane dari Rabu hingga Jumat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;           Selain kota Brisbane, Prof.Dr.Fathurrahman Jamil juga mengisi Safari Ramadannya di Australia dengan mengisi pengajian masyarakat Indonesia di Adelaide dan Melbourne. Dari Melbourne, ia bertolak ke Selandia Baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My news for ANTARA on Sept 11, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-2780016620333737545?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/2780016620333737545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=2780016620333737545&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2780016620333737545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2780016620333737545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/bank-bca-syariah-beroperasi-november.html' title='BANK BCA SYARIAH BEROPERASI NOVEMBER 2009'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqowlxMJGKI/AAAAAAAAFHQ/O5obq189xzs/s72-c/anu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-5386187972788585681</id><published>2009-09-11T03:25:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T06:04:09.203-07:00</updated><title type='text'>PEMBERITAAN MEDIA AUSTRALIA TENTANG ISLAM MANIPULATIF</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sqomps8-duI/AAAAAAAAFHI/6e6nxxgYddE/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 242px; height: 181px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sqomps8-duI/AAAAAAAAFHI/6e6nxxgYddE/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380155202730882786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Pola pemberitaan jurnalis dan media Barat, termasuk Australia, umumnya masih sangat bias dan cenderung manipulatif tentang Islam dan situasi Timur Tengah (Timteng) karena realitas faktual sering berbeda dari realitas media yang disajikan ke publik.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Penilaian tentang pemberitaan media Barat yang cenderung manipulatif dan sensasional  tentang Islam dan Arab Muslim di Timur Tengah itu mengemuka dalam dialog akademis Sekolah Jurnalistik dan Komunikasi Universitas Queensland (SJC-UQ) bertajuk "Peliputan Islam: Representasi dan Realitas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam dialog akademis yang berlangsung Kamis malam (10/9) di gedung Sir Liew Edwards UQ, St.Lucia, itu, Presiden Perhimpunan Persahabatan Siria-Australia Queensland, Ghenwa A.Kassrawi, bahkan mengatakan, media  Barat, termasuk Australia, masih menyajikan berita yang menyesatkan tentang Islam dan Timur Tengah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Kawasan Timur Tengah itu tidak semuanya tentang Islam dan Arab Muslim karena ada agama-agama selain Islam di sana. Terus, tidak semua orang Arab beragama Islam karena di sana ada juga penganut Kristen dan Yahudi. Banyak dari mereka itu hidup berdampingan secara harmonis," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Namun pemberitaan media Barat tentang Islam dan situasi Timur Tengah selama ini justru didominasi oleh pandangan ego-sentris yang sangat bias budaya, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Sepatutnya budaya bangsa tertentu diinterpretasikan sesuai dengan sistim nilai mereka, bukan sistim nilai wartawan (Barat)," kata Kassrawi yang juga penyiar Radio 4EB FM Brisbane ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Dialog akademis yang dipandu SJC-UQ, Anthony Frangi, itu juga menghadirkan Wartawan Belanda yang pernah lama bertugas di Timur Tengah, Joris Luyendijk, Wartawan lepas Australia, John Birmingham, dan Dosen senior  JC-UQ, Dr.John Harrison.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Jurnalis Belanda, Joris Luyendijk, memaparkan pengalamannya meliput di sejumlah negara Timur Tengah, seperti Mesir, Siria, Irak, dan teritori Palestina.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Penulis buku laris di Belanda, "Fit to Print: Misrepresenting the Middle East" (Agustus 2009) ini mengeritik pola dan model pemberitaan banyak media cetak dan elektronika Barat yang sangat bias dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam kasus terorisme misalnya, Luyendijk mengatakan, banyak media Barat menggambarkan bahwa publik Arab Muslim cenderung mendukung  Usamah bin Ladin, dan berniat menghancurkan Barat hanya karena tidak ada aksi demonstrasi rakyat menentang pendiri kelompok Al-Qaidah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut dia, realitas bahwa tidak adanya demonstrasi menentang Usamah bin Ladin di banyak negara Timur Tengah itu bukan disebabkan oleh "faktor budaya" melainkan "faktor struktur politik" yang tidak memudahkan rakyatnya untuk menggelar aksi unjuk rasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dosen senior  SJC-UQ, Dr.John Harrison, pun mengakui bahwa media Barat cenderung memandang situasi Timur Tengah secara "monolitis".&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 11, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-5386187972788585681?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/5386187972788585681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=5386187972788585681&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5386187972788585681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5386187972788585681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/pemberitaan-media-australia-tentang.html' title='PEMBERITAAN MEDIA AUSTRALIA TENTANG ISLAM MANIPULATIF'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sqomps8-duI/AAAAAAAAFHI/6e6nxxgYddE/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-7224807278477702423</id><published>2009-09-11T03:19:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T03:25:03.320-07:00</updated><title type='text'>HEKER SERANG SITUS PM AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqolYw9_zJI/AAAAAAAAFHA/nXZL5tI8ofI/s1600-h/adam-air.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 182px; height: 184px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqolYw9_zJI/AAAAAAAAFHA/nXZL5tI8ofI/s400/adam-air.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380153812239502482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Sekelompok heker di Australia yang menamakan dirinya "anonymous" menyerang laman (situs) resmi Perdana Menteri Kevin Rudd, Rabu malam mengakibatkan laman tersebut mati beberapa saat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Laporan radio Australia ABC, Kamis pagi menyebutkan, serangan para heker komputer terhadap laman "www.pm.gov.au" itu merupakan bentuk protes mereka terhadap rencana pemerintah federal menyaring materi situs-situs internet.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Insiden serangan itu sedang diselidiki pemerintah federal Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Para heker tersebut mengancam menyerang laman-laman milik pemerintah jika rencana "menfilter" materi situs-situs internet itu diteruskan pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Rencana pemerintah Australia memberlakukan sistim penyaringan materi internet dimaksudkan untuk menutup situs-situs internet yang dinilai memuat informasi ofensif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My news for ANTARA on Sept 10, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-7224807278477702423?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/7224807278477702423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=7224807278477702423&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7224807278477702423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7224807278477702423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/heker-serang-situs-pm-australia.html' title='HEKER SERANG SITUS PM AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqolYw9_zJI/AAAAAAAAFHA/nXZL5tI8ofI/s72-c/adam-air.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-6165122248931107851</id><published>2009-09-09T23:41:00.000-07:00</published><updated>2009-09-10T00:01:48.438-07:00</updated><title type='text'>DENDAM "BALIBO FIVE" BELENGGU HUBUNGAN INDONESIA-AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqigbXfjimI/AAAAAAAAFG4/PpHzeqxBroA/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 182px; height: 177px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqigbXfjimI/AAAAAAAAFG4/PpHzeqxBroA/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379726146917337698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;  Kasus kematian lima wartawan Australia di Balibo, Timor Timur, tahun 1975 kembali menguji ketahanan fondasi hubungan bilateral RI-Australia setelah Polisi Federal Australia (AFP) resmi menyelidiki tuduhan kejahatan perang dalam kasus yang populer disebut "Balibo Five" ini.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Berbagai media cetak dan elektronika Australia menjadikan investigasi AFP terhadap kasus "Balibo Five" serta pandangan publik Australia dan tanggapan pemerintah dan parlemen Indonesia atas keputusan AFP itu salah satu berita utama mereka pada Rabu dan Kamis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam pernyataan persnya, AFP menyebutkan investigasi kasus "Balibo Five" sudah dimulai pada 20 Agustus 2009 dan pihak keluarga lima wartawan yang tewas tahun 1975 ini sudah diberitahu pada 8 September 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Namun, menurut AFP, penyelidikan terhadap tuduhan kejahatan perang yang terjadi di masa lalu ini tidak mudah karena para saksi dan bukti berada di luar negeri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Sekiranya hasil investigasi menunjukkan adanya cukup materi untuk menyusun bukti ringkas tindak kejahatan atau kemungkinan nyata tindak kejahatan, AFP akan merujuk informasi yang ada ke Direktur Penuntut Umum Persemakmuran (CDPP)," kata AFP.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Setelah itu, pertimbangan lanjutan atas kasus ini diserahkan kepada CDPP sesuai dengan Kebijakan Prosekusi Persemakmuran (PPC).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            AFP melakukan penyelidikan terhadap kasus "Balibo Five" ini setelah Kantor Kejaksaan Agung Persemakmuran Australia menerima hasil putusan Pengadilan Coroner New South Wales tentang kematian Brian Peters, salah satu anggota "Balibo Five", pada 16 November 2007.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sementara itu, Minister Counselor Fungsi Pensosbud KBRI Canberra, Raudin, mengatakan kepada ANTARA, sikap resmi KBRI Canberra atas masalah "Balibo Five" sejalan dengan apa yang telah disampaikan Juru Bicara Deplu RI di Jakarta, Teuku Faizasyah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sebelumnya, Juru bicara Deplu, Teuku Faizasyah, mengatakan, kasus kematian lima wartawan asing di Timor Timur tahun 1975 itu sudah selesai dengan kesimpulan bahwa kematian mereka karena kecelakaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Indonesia tidak melihat adanya suatu kepentingan untuk membuka kasus ini lagi. Sudah disimpulkan bahwa kematian kelima wartawan asing tersebut adalah karena kecelakaan bukan disengaja" katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pada Juli dan Agustus lalu, memori publik Australia tentang "Balibo Five" sudah dibangun lewat suguhan film Balibo di Festival Film Internasional Melbourne dan Brisbane.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Namun opini publik negara itu tentang pihak yang bertanggungjawab terhadap kematian lima wartawan tahun 1975 ini sudah terbangun sejak adanya kesimpulan Pengadilan Glebe Coroners NSW pada 16 November 2007 bahwa personil TNI adalah pihak yang membunuh lima wartawan Australia tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kesimpulan pengadilan koroner yang digelar untuk melihat kasus kematian Brian Peters itu diungkapkan wakil Pengadilan Koroner NSW, Dorelle Pinch.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pinch mengatakan kepada pengadilan bahwa kelima wartawan tersebut tidak tewas dalam kontak tembak antara personil TNI dengan Fretilin tetapi dibunuh atas perintah Komandan Lapangan Kapten Yunus Yosfiah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                       &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Whitlam: bukan TNI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Bertolak belakang dengan kesimpulan pengadilan, mantan Perdana Menteri Australia, Gough Whitlam, yang memberikan keterangan di pegadilan itu pada 8 Mei 2007, mengatakan, dia tidak pernah melihat adanya dokumen apa pun yang menunjukkan TNI memerintahkan pembunuhan terhadap kelima wartawan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut Whitlam, sebulan sebelum insiden Balibo itu terjadi, dia telah mengingatkan salah seorang dari lima wartawan tersebut bahwa pemerintah tidak punya cara untuk melindungi mereka saat mereka pergi ke Timtim.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Wartawan itu tetap saja pergi kendati ia telah menasihatinya, kata Whitlam dalam kesaksiannya di pengadilan Koroner NSW, Sydney, itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Whitlam mengaku pertama kali mendengar kabar kematian lima wartawan itu lima hari setelah terjadinya insiden berdasarkan "satu pesan militer Indonesia yang disadap" yang menyebutkan bahwa ada empat tubuh warga kulit putih di Balibo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Namun dia tidak melihat adanya dokumen atau bahan apa pun yang menunjukkan bahwa orang-orang Indonesia sedang merencanakan pembunuhan para wartawan itu dan tidak pula ada bukti apa pun yang menunjukkan bahwa para wartawan itu sengaja dijadikan target eksekusi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sejak insiden yang menewaskan Greg Shackleton, Tony Stewart, Brian Peters, Malcolm Rennie, dan Gary Cunningham itu terjadi 34 tahun lalu, Yunus Yosfiah, mantan perwira TNI yang pernah bertugas di Timtim, terus terseret ke dalam pusaran masalah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Tuduhan ini sudah berulang kali dibantah mantan Menteri Penerangan semasa pemerintahan Presiden BJ Habibie( 1998-99) ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Seperti dikutip Kompas edisi 23 Februari 2001, Letjen (Purn) Yunus Yosfiah mengatakan, semua kesaksian dalam laporan tim PBB mengenai masalah tewasnya lima wartawan Australia itu adalah "bohong belaka".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Semua kesaksian itu bohong. Saya tidak pernah berjumpa dengan wartawan-wartawan itu secara langsung, apalagi membunuh mereka," kata Yunus Yosfiah yang ketika peristiwa itu terjadi masih berpangkat kapten.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Menurut dia, kasus "Balibo Five" tersebut pun sebenarnya sudah dianggap selesai pada 1996. Waktu itu, pemerintah Australia menganggap lima wartawan itu tertembak dalam pertempuran. Tetapi pada 1998, muncul kesaksian baru yang mendorong Pemerintah Australia untuk menginvestigasi ulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Hasilnya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan laporan pertama itu," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 10, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-6165122248931107851?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/6165122248931107851/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=6165122248931107851&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6165122248931107851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6165122248931107851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/dendam-balibo-five-belenggu-hubungan.html' title='DENDAM &quot;BALIBO FIVE&quot; BELENGGU HUBUNGAN INDONESIA-AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqigbXfjimI/AAAAAAAAFG4/PpHzeqxBroA/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-183781655620587761</id><published>2009-09-08T17:54:00.000-07:00</published><updated>2009-09-08T18:48:10.938-07:00</updated><title type='text'>MAHASISWI INDONESIA IKUT DIALOG DENGAN WAKIL PM AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sqb9tUZG7RI/AAAAAAAAFGw/r9rOxRRtfvo/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 146px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sqb9tUZG7RI/AAAAAAAAFGw/r9rOxRRtfvo/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379265759950597394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; Mahasiswi Indonesia di Universitas Queensland (UQ), Ratna Fitriani, terpilih sebagai salah satu dari 30 orang mahasiswa internasional di Australia yang akan bertemu dan berdialog dengan Wakil Perdana Menteri Australia, Julia Gillard, di Canberra pada 14-15 September.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Terpilihnya Ratna Fitriani sebagai satu-satunya wakil dari 17 ribuan orang pelajar Indonesia yang kini belajar di Australia itu disambut hangat Pengurus Pusat Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      "PPIA Pusat sangat mengapresiasi terpilihnya Ratna Fitriani. Sekretaris UQISA (Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di UQ) ini mewakili 17.000-an Mahasiswa/Pelajar Indonesia di Australia," kata Wakil Sekretaris Umum  PPIA, Febry H.J.Dien, kepada ANTARA di Brisbane, Rabu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Mahasiswi program magister "Development Practice" UQ angkatan 2009 ini mewakili Indonesia dari 190 negara asal ratusan ribu orang pelajar dan mahasiswa internasional yang ada di Australia, kata Febry.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Melalui pertemuan ini, diharapkan Pemerintah Australia memperoleh informasi yang akurat tentang situasi dan kondisi pelajar dan mahasiswa Indonesia di Australia, termasuk harapan dan keinginan mereka demi terselenggaranya proses pendidikan yang kondusif di Australia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Terkait dengan "diskusi meja bundar mahasiswa internasional" pekan depan di Canberra  itu, Kementerian Pendidikan Australia menyebutnya sebagai "peluang" para wakil mahasiswa asing untuk mendiskusikan berbagai masalah yang mereka hadapi selama di Australia dan mencari solusi atas masalah-masalah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pertemuan 30 orang mahasiswa internasional dengan Wakil PM yang juga Menteri Pendidikan, Tenaga Kerja dan Hubungan Kerja, serta Inklusi Sosial Australia, Julia Gillard, itu adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan pendidikan terbaik bagi seluruh mahasiswa internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pada 2 Juli lalu, PM Kevin Rudd dan para pemimpin negara bagian dan teritori se-Australia telah pun mengumumkan apa yang disebut "Strategi Nasional untuk Pelajar Internasional".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam strategi komprehensif itu, Australia berkomitmen memberikan informasi yang lebih baik kepada para pelajar asing sebelum dan pada saat pertama kali mereka tiba di Australia guna memperbaiki pengalaman mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain itu, pemerintah Australia juga akan memperbaiki keamanan pelajar asing dan keterlibatan mereka dalam komunitas, serta meningkatkan berbagai tawaran pendidikan umum yang dapat membantu pengembangan pemahaman budaya, toleransi dan keahlian berbahasa mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pemerintah Australia pun berkomitmen pada tercapainya pendidikan bermutu oleh lembaga-lembaga penyelenggara pendidikan di negara itu sebagai bagian dari strategi komprehensif bagi para pelajar asing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                    &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Citra tercoreng&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Citra Australia sebagai negara tujuan belajar bermutu dan aman bagi pelajar dan mahasiswa internasional tercoreng setelah pecah aksi demonstrasi besar mahasiswa India yang dipicu oleh serangkaian insiden serangan fisik terhadap mahasiswa India di Melbourne.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Serangan terhadap mahasiswa India di Australia yang kemudian dituding sebagian laporan media India berbau "rasis" itu berpuncak pada aksi perampokan disertai penusukan terhadap Baljinder Singh 25 Mei lalu. Insiden ini sempat memunculkan kekhawatiran pemerintah Australia akan reputasi negaranya sebagai tempat belajar bagi mahasiswa asing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam penjelasannya kepada Majelis Rendah Parlemen Australia di Canberra 2 Juni lalu, Menteri Luar Negeri Stephen Smith mengutuk aksi-aksi penyerangan terhadap warga India yang belajar dan bekerja di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Ia juga menegaskan keseriusan Pemerintah Australia dalam menjaga reputasi negaranya sebagai tempat yang aman bagi tempat belajar mahasiswa asing dengan membentuk satuan tugas baru beranggotakan para pejabat senior lintas departemen dan dipimpin Penasehat Keamanan Nasional, Duncan Lewis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di seluruh Australia ada sedikitnya 90 ribu mahasiswa India dan lebih dari 200 ribu warga negara Australia keturunan India. "Lebih dari 90 ribu mahasiswa India itu adalah tamu yang disambut di negara kita," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            ANTARA mencatat aksi kekerasan terhadap mahasiswa asing di Melbourne dan sekitarnya tidak hanya menimpa mahasiswa internasional dari India tetapi juga beberapa orang mahasiswa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pada 18 November 2008 misalnya, Ketua Ranting Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Universitas La Trobe, Inge Dhamanti, dan suaminya dipukul seorang pemuda Australia saat jalan-jalan sore di "Direct Factory Outlet" (DFO) Southern Cross Melbourne.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pada Oktober 2007, Andi Syafrani, aktivis mahasiswa Universitas Victoria, juga menjadi korban perampokan dua orang pemuda dan seorang pemudi Australia di halaman parkir stasiun kereta Footscray, Melbourne. Andi sempat menjalani operasi mata di Rumah Sakit Sunshines Melbourne akibat kekerasan fisik para perampok.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Aksi pemukulan yang berakhir dengan perawatan intensif di rumah sakit juga pernah menimpa Airlangga Hutama, mahasiswa Indonesia di Adelaide, Australia Selatan, 9 Maret 2008. Pelakunya adalah seorang pemuda Australia yang sedang mabuk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;            Jumlah mahasiswa internasional di Australia diperkirakan mencapai 450 ribu orang. Kehadiran mereka itu memberikan sumbangan bagi perekonomian Australia sebesar 12,5 miliar dolar Australia (2007).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 9, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-183781655620587761?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/183781655620587761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=183781655620587761&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/183781655620587761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/183781655620587761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/mahasiswi-indonesia-ikut-dialog-dengan.html' title='MAHASISWI INDONESIA IKUT DIALOG DENGAN WAKIL PM AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sqb9tUZG7RI/AAAAAAAAFGw/r9rOxRRtfvo/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-7567627692412071865</id><published>2009-09-08T06:59:00.000-07:00</published><updated>2009-09-08T07:04:00.631-07:00</updated><title type='text'>REKTORAT QUT JAMU RATUSAN MAHASISWANYA YANG BERPUASA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqZj5tz4wFI/AAAAAAAAFGg/S7bI3ZNgHIA/s1600-h/puasa1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 227px; height: 152px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqZj5tz4wFI/AAAAAAAAFGg/S7bI3ZNgHIA/s400/puasa1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379096648141553746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Rektorat Universitas Teknologi Queensland (QUT), Selasa, menjamu ratusan mahasiswa Muslim kampus itu dalam acara berbuka puasa yang turut dihadiri para dosen dan Wakil Rektor Urusan Internasional dan Pembangunan QUT, Scott Sheppard.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Di antara mereka yang hadir di acara berbuka puasa Ramadan yang dilangsungkan di ruang kantin kampus yang  bersebelahan dengan Kebun Raya Brisbane dan Gedung Parlemen Queensland itu adalah puluhan mahasiswa Muslim asal Indonesia dan Malaysia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Acara berbuka puasa yang berlangsung dari sekitar pukul 17.10 hingga 19.00 waktu Brisbane itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan disusul dengan sambutan Wakil Rektor QUT Scott Sheppard, ceramah Ramadan dari Da'i muda Australia, Syaikh Aslam Hussain, salat magrib berjamaah dan makan malam bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Dalam pidato sambutannya, Sheppard mengatakan, pihaknya mengakui keberadaan para mahasiswa Muslim yang berasal dari berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, Saudi Arabia, Qatar, dan Australia yang sedang menuntut ilm&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;u di QUT.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          "Kami juga mengakui makna penting Ramadan. Karena itu, kami menyambut Anda semua di acara (berbuka puasa) ini," katanya disambut tepukan tangan ratusan orang yang hadir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Kepada ANTARA yang menemuinya di sela acara berbuka puasa itu, Sheppard mengatakan, pihaknya ingin "menghibur hati" para mahasiswanya yang terpisah jauh dari keluarga-keluarga mereka di saat Ramadan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Presiden Perhimpunan Mahasiswa Muslim (MSA) QUT, Kasim, mengatakan, pihak rektorat menggelar acara berbuka puasa ini sebagai apresiasi dan pengakuan atas eksistensi mahasiswa Muslim di tengah keberagaman civitas akademika QUT.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          "Acara berbuka puasa seperti ini sudah dua kali diselenggarakan. Kami menyiapkan aneka makanan berbuka untuk empat ratus orang," kata mahasiswa program doktor bidang teknik kedokteran asal Nigeria ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Sementara itu, dalam ceramah Ramadannya, Syaikh Aslam Hussain mengatakan, umat Islam berpuasa untuk meningkatkan kei&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqZkCQ9LZ8I/AAAAAAAAFGo/L5-N7y5Ig6E/s1600-h/puasa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 142px; height: 212px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqZkCQ9LZ8I/AAAAAAAAFGo/L5-N7y5Ig6E/s400/puasa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379096795014719426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;manan dan ketakwaannya supaya mereka menjadi insan "berkarakter terbaik".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                       &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keterbukaan Peradaban Islam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;    Sebagai bagian da&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ri komunitas akademik, ia mengingatkan tentang sejarah peradaban Islam yang terbuka terhadap nilai-nilai positif dari budaya lain, seperti Yunani, Persia, India, dan China.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Sebaliknya di masa keemasan Islam dulu, orang-orang Barat juga belajar sains dari para ilmuwan Muslim. Hal yang sama kini dilakukan para mahasiswa Muslim mancanegara dengan melanjutkan studi mereka di negara-negara Barat, termasuk Australia, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Khatib tetap shalat Jumat kampus Universitas Queensland (UQ) ini pun menyinggung Ibnu Haitham, ilmuwan Muslim kelahiran Basrah tahun 965 Masehi dan lama menetap di Spanyol sebelum wafat tahun 1.040 Masehi, sebagai salah seorang sosok ilmuwan yang karya-karya ilmiahnya diakui dunia hingga saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Ibnu Haitham dikenal sebagai bapak optik modern. Sepanjang hidupnya, ia menulis 200 buku," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Untuk itu, Syaikh Aslam Hussain meminta para mahasiswa Muslim di QUT agar belajar sepenuh hati supaya mereka pun tumbuh menjadi ilmuwan Muslim terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Terhadap acara berbuka puasa yang diselenggarakan pihak rektorat bersama MSA QUT ini, dua mahasiswa QUT asal Indonesia, Fajri Adrianto dan Muhammad Mufid, mengaku senang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Saya senang karena saya merasa eksistensi Islam diakui. Sebelumnya saya 'nggak' (tidak) pernah 'kefikiran' bahwa ada acara ini," kata Fajri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut Muhammad Mufid, kepedulian pihak rektorat terhadap kebutuhan ibadah komunitas mahasiswa Muslim QUT tidak hanya tercermin dari penyelenggaraan acara berbuka puasa Ramadan ini tetapi juga dari penyediaan tempat penyelenggaraan salat Jumat yang representatif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Setelah areal kampus tidak lagi memadai untuk dijadikan tempat salat Jumat, pihak rektorat QUT justru menyediakan tempat salat Jumat yang baru di aula basket Kelvin Grove," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Acara berbuka puasa di kampus yang kini memiliki sekitar 40 ribu mahasiswa, termasuk 6.000 mahasiswa internasional, itu menyuguhkan menu utama makanan khas Asia Selatan dan Timur Tengah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 8, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-7567627692412071865?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/7567627692412071865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=7567627692412071865&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7567627692412071865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7567627692412071865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/rektorat-qut-jamu-ratusan-mahasiswanya.html' title='REKTORAT QUT JAMU RATUSAN MAHASISWANYA YANG BERPUASA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqZj5tz4wFI/AAAAAAAAFGg/S7bI3ZNgHIA/s72-c/puasa1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-1657142216377923154</id><published>2009-09-08T05:05:00.000-07:00</published><updated>2009-09-08T05:12:27.698-07:00</updated><title type='text'>YOGYAKARTA AKAN PROMOSI BESAR-BESARAN KE DARWIN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqZJatwB5yI/AAAAAAAAFGY/dQxzMgMBOzI/s1600-h/yogya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 228px; height: 171px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqZJatwB5yI/AAAAAAAAFGY/dQxzMgMBOzI/s400/yogya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379067528247109410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Menyusul sambutan heboh masyarakat Darwin atas aksi panggung kelompok band "Shaggy Dog", Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta dan Konsulat RI Darwin berencana menggelar kegiatan promosi  berbagai potensi yang dimiliki provinsi itu dalam acara "Yogyakarta Night" (Malam Yogyakarta) pada 2010.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Sekretaris II Fungsi Pensosbud Konsulat RI Darwin, Arvinanto Soeriaatmadja, Selasa, mengatakan, acara itu akan menyuguhkan kehandalan Yogyakarta di berbagai bidang, seperti pariwisata, kuliner, produk kerajinan tangan, pertunjukan musik dan tari, serta Batik sebagai warisan seni budaya khas Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Yogyakarta Night ini baru pertama kali digelar di Darwin. Melalui acara itu, kita mencoba hadirkan semua nuansa Yogya. Untuk itu kita sangat mengharapkan bantuan dan dukungan Pemprov DI Yogyakarta," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Sebagai wakil pemerintah RI di negara bagian Northern Territory, pihaknya sangat mengharapkan dukungan berbagai instansi terkait di Tanah Air pada upayanya mempromosikan berbagai kekayaan warisan seni budaya Indonesia untuk memperkuat persepsi dunia internasional, khususnya NT, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kita ingin memperkuat persepsi dunia internasional tentang kekayaan warisan budaya Indonesia," kata Arvinanto.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Sementara itu, Kadis Kebudayaan DI Yogyakarta, Djoko Dwiyanto, yang dihubungi ANTARA saat dia mengunjungi Darwin pekan lalu, mengatakan, acara "Malam Yogyakarta" yang sedang dirancang kedua pihak itu direncanakan berlangsung sekitar Maret atau April 2010.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Ia mengatakan, pihaknya terkesan dengan sambutan masyarakat Darwin atas aksi panggung grup band yang terkenal dengan lagu-lagunya, seperti "Di Sayidan", "Kembali Berdansa", dan "Kecoa" pada Konser Musik Dunia Festival Darwin, 29 Agustus malam, itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Melalui 'Yogyakarta Night' itu nanti, kita akan tampilkan potensi maksimal Yogya di Darwin, termasuk kuliner, Batik dan seni pertunjukan tradisional. Saya juga sudah bertemu kalangan biro perjalanan wisata di Darwin untuk mendorong mereka membuat kunjungan wisatawan mancanegara ke Yogya via Darwin," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;             Dalam kunjungannya ke ibukota negara bagian Northern Territory (NT) pekan lalu itu, Djoko Dwiyanto juga menemui pejabat Federasi Sepakbola NT guna membahas kemungkinan kerja sama menggelar pertandingan persahabatan tim sepakbola di bawah 18 tahun Yogyakarta dan Darwin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;*) My news for ANTARA on Sept 8, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-1657142216377923154?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/1657142216377923154/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=1657142216377923154&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1657142216377923154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1657142216377923154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/yogyakarta-akan-promosi-besar-besaran.html' title='YOGYAKARTA AKAN PROMOSI BESAR-BESARAN KE DARWIN'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqZJatwB5yI/AAAAAAAAFGY/dQxzMgMBOzI/s72-c/yogya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-6936785038456341912</id><published>2009-09-07T23:11:00.000-07:00</published><updated>2009-09-07T23:16:04.439-07:00</updated><title type='text'>SINGAPURA "JUAL" PARIWISATA BINTAN DI AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqX2ioH4tPI/AAAAAAAAFGQ/2iYpSV8Z3XY/s1600-h/bintan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 82px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqX2ioH4tPI/AAAAAAAAFGQ/2iYpSV8Z3XY/s400/bintan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378976404710405362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Pariwisata Pulau Bintan Provinsi Riau Kepulauan dipasarkan Majalah "Infinity Holidays" sebagai bagian dari daerah tujuan wisata Singapura lewat berbagai biro perjalanan utama Australia.&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Koresponden ANTARA di Brisbane, Selasa, mendapati majalah "Infinity Holidays 2009:10 Asia" itu menjadi bagian dari sumber informasi wisata andalan biro-biro perjalanan seperti "Flight Center" dan "Student Flights".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Pulau Bintan yang terletak sekitar 40 kilometer dari Singapura itu dipasarkan sebagai daerah tujuan tambahan bagi para wisatawan mancanegara yang berlibur di negara kota tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Pariwisata bahari dan sejarah di pulau terbesar di gugusan pulau yang ada di Provinsi Riau Kepulauan itu bahkan dimasukkan sebagai satu dari 10 tempat atraktif bagi para wisatawan asing yang mengunjungi Singapura.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Di Bintan, para wisatawan tidak hanya disuguhi keindahan pantai pasir putih eksotis, air laut yang jernih, aneka warna batu karang laut, dan berbagai olahraga bahari tetapi juga resor istirahat yang menawan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Bahkan operator pariwisata Singapura menjual "Bintan" sebagai tempat berlibur yang tepat bagi para wisatawan yang mengunjungi berbagai daerah wisata Asia dengan kapal pesiar "SuperStar".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Di areal resor wisata Pulau Bintan seluas 23 ribu hektar, setidaknya ada lima resor yang ditawarkan Singapura, yakni Mayang Sari, Nirwana Gardens, Bintan Lagoon, Angsana, dan Banyan Tree dengan tawaran harga menginap per malam mulai dari 101 dolar Australia hingga 325 dolar Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;          Sepanjang 2008, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI menargetkan 380 ribu wisatawan Australia yang datang ke Indonesia atau meningkat dibandingkan tahun 2007 yang tercatat 314.432 orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;*) My news for ANTARA on Sept 8, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-6936785038456341912?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/6936785038456341912/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=6936785038456341912&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6936785038456341912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/6936785038456341912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/singapura-jual-pariwisata-bintan-di.html' title='SINGAPURA &quot;JUAL&quot; PARIWISATA BINTAN DI AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqX2ioH4tPI/AAAAAAAAFGQ/2iYpSV8Z3XY/s72-c/bintan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-1135250254840530484</id><published>2009-09-06T05:32:00.000-07:00</published><updated>2009-09-06T05:36:20.540-07:00</updated><title type='text'>FLU BABI TEWASKAN EMPAT IBU HAMIL DI AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqOsJPgc2mI/AAAAAAAAFGI/gkRKBCw5KN8/s1600-h/flu-babi3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 228px; height: 172px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqOsJPgc2mI/AAAAAAAAFGI/gkRKBCw5KN8/s400/flu-babi3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378331654791944802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Kendati musim semi sudah menggantikan musim dingin di Australia, ancaman Flu A H1N1 belum menunjukkan tanda-tanda menyurut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Hingga Minggu malam, sudah 35.474 orang di seluruh Australia positif terjangkit  flu babi ini dan 161 orang di antaranya meninggal dunia.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Data terkini Departemen Kesehatan Pemerintah Federal Australia menunjukkan di antara para korban flu babi yang meninggal dunia itu adalah empat orang ibu hamil dan 20 warga Australia keturunan Aborigin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dilihat dari sebaran korban meninggal akibat Flu H1N1 di negara berpenduduk lebih dari 21 juta jiwa itu, angka kematian tertinggi masih ditemukan di negara bagian New South Wales (46), disusul Queensland (37), Victoria (24), Australia Barat (23), Australia Selatan (17), Tasmania (6) dan Northern Territory (6).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan adanya ancaman pandemi flu babi di dunia 24 April lalu, sudah 4.559 orang penderita Flu A H1N1 di Australia yang dirawat di rumah sakit. Namun jumlah mereka yang masih dirawat kini tercatat 369 orang, termasuk 29 orang warga Aborigin.&lt;br /&gt;    Dari 369 orang pasien flu babi itu, sebanyak 69 orang di antaranya dirawat di unit gawat darurat di berbagai rumah sakit di negara bagian NSW, ACT, Queensland, Northern Territory, Australia Selatan, Tasmania, Victoria, dan Australia Barat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Untuk memperkuat langkah penanganan pandemi Flu A H1N1 ini, Australia sudah melakukan uji coba pemakaian vaksin Flu A H1N1 sejak 22 Juli lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Hasil sementara uji coba pemakaian vaksin bagi orang dewasa yang dilakukan perusahaan CSL Ltd itu telah pun diterima Kepala Urusan Medis Persemakmuran Australia, Prof. Jim Bishop.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk, Pemerintah Australia sudah memesan 21 juta dosis vaksin flu babi. Menurut Prof.Bishop, sebanyak dua juta dosis vaksin H1N1 sudah tersedia akhir Agustus untuk mendukung persiapan awal program vaksinasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Para warga yang diprioritaskan sebagai penerima awal vaksin ini adalah para pekerja kesehatan dan mereka yang masuk kelompok beresiko tinggi, seperti ibu hamil dan pasien penyakit kronis. "Tawaran vaksin bagi masyarakat umum akan diberikan setelah ketersediaan stok vaksin bertambah," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 6, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-1135250254840530484?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/1135250254840530484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=1135250254840530484&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1135250254840530484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1135250254840530484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/flu-babi-tewaskan-empat-ibu-hamil-di.html' title='FLU BABI TEWASKAN EMPAT IBU HAMIL DI AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqOsJPgc2mI/AAAAAAAAFGI/gkRKBCw5KN8/s72-c/flu-babi3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-5437518121644726630</id><published>2009-09-06T04:35:00.000-07:00</published><updated>2009-09-06T04:38:38.288-07:00</updated><title type='text'>INDONESIA SASARAN PENYALURAN ZAKAT MUSLIM AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqOfGQ31CLI/AAAAAAAAFGA/V0bflwshqTA/s1600-h/afghanistan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 194px; height: 243px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqOfGQ31CLI/AAAAAAAAFGA/V0bflwshqTA/s400/afghanistan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378317309967665330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Fakir miskin Indonesia menjadi sasaran distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) umat Islam di Australia bersama dengan ribuan Muslim kurang beruntung yang ada di 15 negara lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain Indonesia, organisasi sosial keislaman yang berkantor di Sydney dan Melbourne, "Human Appeal International" (HAI), misalnya, juga menyalurkan ZIS umat Islam Australia ke Lebanon, Palestina, Yordania, Irak, Sudan, Eritrea, Somalia, Kashmir, Bangladesh, Afghanistan, Kosovo, Bosnia, dan Sri Lanka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Informasi yang dihimpun ANTARA di Brisbane, Minggu, menyebutkan, dalam dua Ramadan terakhir, fakir miskin Indonesia dan 15 negara lainnya itu tetap menjadi sasaran penyaluran ZIS HAI Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dua hari sebelum Ramadan 1430 Hijriah dimulai, HAI sudah menyurati para warga dan keluarga Muslim di berbagai kota di Australia, termasuk Brisbane, agar mendukung gerakan pengumpulkan zakat fitrah, hadiah lebaran bagi yatim, zakat harta, sedekah jariah, dana proyek pembuatan sumur, dan bantuan makanan bagi keluarga miskin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Pengurus organisasi sosial ini mematok zakat fitrah per orang senilai 10 dolar Australia (setara dengan sekitar Rp83 ribu), bantuan makanan bagi keluarga miskin selama sebulan Ramadan sebesar 300 dolar, dan dana orang tua asuh bagi setiap anak yatim piatu per tahun sebesar 600 dolar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Bagi donatur Muslim yang ingin memberikan hadiah lebaran kepada anak yatim, HAI Australia mematok nilai hadiah 20 dolar Australia, serta 500 dolar Australia untuk proyek penggalian sumur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Organisasi sosial keislaman ini memperkirakan lebih dari 250 ribu orang Muslim di seluruh dunia memerlukan bantuan. Mereka itu antara lain berada di 16 negara yang menjadi sasaran program Ramadan HAI, termasuk Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di seluruh Australia, terdapat lebih dari 340 ribu orang Islam. Mereka berasal dari beragam bangsa.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 6, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-5437518121644726630?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/5437518121644726630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=5437518121644726630&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5437518121644726630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5437518121644726630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/indonesia-sasaran-penyaluran-zakat.html' title='INDONESIA SASARAN PENYALURAN ZAKAT MUSLIM AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqOfGQ31CLI/AAAAAAAAFGA/V0bflwshqTA/s72-c/afghanistan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-1144829972557239859</id><published>2009-09-06T03:40:00.000-07:00</published><updated>2009-09-06T03:45:41.129-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA "BIARKAN" SEORANG NAPI INDONESIA TETAP TULI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqOSgkqQ4BI/AAAAAAAAFF4/e5X3MJnhfJM/s1600-h/asylum.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 178px; height: 135px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqOSgkqQ4BI/AAAAAAAAFF4/e5X3MJnhfJM/s400/asylum.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378303468304916498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Konsulat RI di Perth belum mendapat "lampu hijau" pihak berwenang Australia Barat untuk memberikan alat bantu pendengaran kepada Sultan Ele, narapidana Indonesia di Penjara Hakea Perth yang mengalami masalah pendengaran serius alias "tuli".&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kita sudah siapkan alat bantu dengarnya namun masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan yang bersangkutan," kata Wakil Konsul Fungsi Pensosbud Konsulat RI di Perth Ricky Suhendar kepada koresponden ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane, Minggu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Ia mengatakan, hasil pemeriksaan kesehatan warga Indonesia yang sedang menjalani masa hukumannya di Penjara Hakea, Perth, Australia Barat, karena tersangkut kasus penyelundupan manusia ini diharapkan dapat segera diketahui supaya pihaknya bisa segera memberinya alat bantu dengar tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Upaya Konsulat RI di Perth membantu Sultan Ele yang diperkirakan mengalami ketulian sekitar 80 persen itu sudah berjalan sekitar dua bulan namun hingga 6 September pihaknya belum mendapat izin untuk menyerahkan alat bantu tersebut, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kita terus mendorong 'Department of Corrective Services' (Lembaga Pemasyarakatan-red.) Perth agar segera mengizinkan pemasangan alat bantu dengar untuk Sultan Ele. Beliau itu adalah warga negara Indonesia tertua yang ditahan di Penjara Hakea," kata Ricky Suhendar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pria yang diperkirakan berumur sekitar lima puluhan tahun itu adalah satu dari belasan kapten dan awak kapal Indonesia yang membawa 147 orang pencari suaka antara 6 Desember 2008 dan 14 Maret 2009, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Mengenai 14 WNI yang sudah divonis Pengadilan Australia Barat dalam kasus penyelundupan manusia itu,  Ricky Suhendar mengatakan, mereka umumnya bekerja sebagai nelayan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Berbeda dengan para pencari suaka yang menumpang perahu-perahu yang dinakhodai para WNI ini, mereka mendapat perlakuan yang berbeda di Australia. "Kalau para pencari suakanya bisa enak-enak (di Pusat Penahanan Imigrasi Pulau Christmas-red.)," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di antara para nakhoda perahu pengangkut pencari suaka itu mengaku hanya dibayar Rp5 juta oleh orang yang menyuruh mereka membawa perahu ke perairan Australia. Dua orang pelaku yang mengaku hanya dibayar Rp5 juta itu adalah Muasi dan Hasanusi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain Sultan Ele, sebanyak 13 orang WNI yang sudah divonis lima sampai enam tahun penjara itu adalah Achmad Muklis, Hamirudin, Samsir Ali Topan, Yan Tonce, Arman, Arsil, Tasri Laode, Mimu, Adi Haidar, Junaidi, Abdul Hamid, Amos Ndolo, dan Man Pombili.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selama 2008, ada tujuh perahu berpenumpang ratusan pencari suaka yang masuk perairan Australia. Serbuan perahu-perahu penyelundup pencari suaka asing ke negara itu terus berlangsung. Dalam tujuh bulan terakhir 2009, setidaknya sudah ada 17 kapal berpenumpang pencari suaka yang ditahan Australia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 6, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-1144829972557239859?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/1144829972557239859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=1144829972557239859&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1144829972557239859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1144829972557239859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-biarkan-seorang-napi.html' title='AUSTRALIA &quot;BIARKAN&quot; SEORANG NAPI INDONESIA TETAP TULI'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqOSgkqQ4BI/AAAAAAAAFF4/e5X3MJnhfJM/s72-c/asylum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-1574342101355750270</id><published>2009-09-04T06:58:00.000-07:00</published><updated>2009-09-04T07:09:02.328-07:00</updated><title type='text'>CDU TERIMA PATUNG "SARASWATI" SUMBANGAN SULTAN YOGYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqEdqGgkzXI/AAAAAAAAFFo/DP4rsl_ggcg/s1600-h/patung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 253px; height: 168px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqEdqGgkzXI/AAAAAAAAFFo/DP4rsl_ggcg/s400/patung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377612039196036466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Patung perunggu "Saraswati" sumbangan Sultan Hamengkubuwono X, Jumat, diserahkan secara resmi oleh  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Kadis Kebudayaan DI Yogyakarta, Djoko Dwiyanto, kepada pihak Universitas Charles Darwin (CDU) untuk memperindah Taman Indonesia yang ada di kampus universitas terkemuka di Australia Utara itu.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Acara penyerahan patung dewi ilmu pengetahuan dan seni setinggi sekitar dua setengah meter itu berlangsung secara sederhana dan dihadiri sejumlah pejabat CDU, Departemen Pendidikan, Pelatihan dan Tenaga Kerja, Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) dan Konsul RI di Darwin Harbangan Napitupulu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sekretaris II Fungsi Pensosbud Konsulat RI Darwin Arvinanto Soeriaatmadja mengatakan, Kadis Kebudayaan Pemprov DI Yogyakarta, Doko Dwiyanto, membacakan sambutan Sultan Hamengkubuwono X yang intinya menjelaskan tentang makna simbolik Patung Saraswati tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Arvinanto mengatakan, patung perunggu sumbangan Sultan Hamengkubuwono X yang dibuat PT Studio Santiaji Yogyakarta ini tiba di Darwin 14 Agustus lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;      Dengan kehadiran Patung Saraswati, Taman Indonesia yang lokasinya persis di depan kantor baru rektorat CDU itu kini memiliki dua patung setelah patung Garuda, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Taman yang dilengkapi satu rumah model Minahasa, Sulawesi Utara, ini merupakan taman kedua di lingkungan CDU setelah Taman Republik Rakyat China.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Proses pembangunan Taman Indonesia yang dijadwalkan sepenuhnya rampung Oktober 2009 ini dimulai sejak tiga tahun lalu namun penyelesaiannya terkendala akibat keterbatasan dana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Canberra termasuk pihak yang ikut menyumbang dana pembangunan taman yang akan mempertegas eksistensi Indonesia di negara bagian Northern Territory dan CDU.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;            Di universitas yang menjadi pusat keunggulan negara bagian Northern Territory itu, terdapat puluhan mahasiswa Indonesia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 4, 2009&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-1574342101355750270?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/1574342101355750270/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=1574342101355750270&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1574342101355750270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1574342101355750270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/cdu-terima-patung-saraswati-sumbangan.html' title='CDU TERIMA PATUNG &quot;SARASWATI&quot; SUMBANGAN SULTAN YOGYA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqEdqGgkzXI/AAAAAAAAFFo/DP4rsl_ggcg/s72-c/patung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-1982892882396477759</id><published>2009-09-04T06:24:00.000-07:00</published><updated>2009-09-04T06:39:10.837-07:00</updated><title type='text'>BEASISWA DIKTI RI DISOSIALISASIKAN KE UNIVERSITAS AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqEYZcmBdVI/AAAAAAAAFFg/IqZVNGm4Nvw/s1600-h/ptn.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 180px; height: 270px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqEYZcmBdVI/AAAAAAAAFFg/IqZVNGm4Nvw/s400/ptn.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377606255508550994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Direktur Ketenagaan Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) RI Prof.Muchlas Samani dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Canberra Dr.Aris Junaidi bertemu para wakil dari 13 universitas Australia di Perth guna menyosialisasikan program beasiswa pemerintah RI dan menjajaki kerja sama "double degree".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Lokakarya beasiswa yang berlangsung Kamis (3/9) adalah salah satu agenda penting kita. Lokakarya ini menghadirkan 14 'deputy vice chencellor' (wakil rektor) bidang international dari tiga universitas di Australia Barat, tiga universitas di Australia Selatan dan tujuh universitas di Victoria," kata Aris Junaidi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam penjelasannya kepada koresponden ANTARA, Jumat, ia mengatakan, Prof.Muchlas Samani memanfaatkan pertemuan dengan para wakil universitas-universitas Australia itu untuk menyosialisasikan program beasiswa Dikti RI dan menjajaki peningkatan kerja sama pendidikan tinggi, khususnya "double degree".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Aris mengatakan, ia sendiri mempresentasikan masalah prospek kerjasama kedua negara di bidang pendidikan. Dalam kaitan itu, dia dan Prof.Muchlas Samani mengunjungi Universitas Murdoch, Universitas Curtin, dan Universitas Australia Barat (UWA).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Di antara para wakil universitas Australia yang menghadiri lokakarya beasiswa di Perth itu adalah Asosiat Prof.Walter Ong dan Dr.Paddy Forde (Universitas Curtin), Michelle Tan (Universitas Edith Cowan), Darren Turner (Universitas Flinders), Pia Larrson (Universitas La Trobe), dan Eugene Sebastian (Universitas Monash).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain mereka juga hadir Prof.David Hill (Universitas Murdoch), Prof.John Taplin (Universitas Adelaide), Deborah Pyatt, David Norman, dan Prof.Robya Owen (Universitas Australia Barat), Rob Grief (Universitas Australia Selatan), serta Deborah Tyler (Universitas Victoria).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam kunjungan ke Perth yang berlangsung dari 2 hingga 5 September itu, ia dan Prof.Muchlas Samani juga bertemu sekitar 100 orang mahasiswa penerima beasiswa Dikti RI untuk mendengar secara langsung dinamika dan masalah yang mereka hadapi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Aris mengatakan, dalam pertemuan yang dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama itu, Prof.Muchlas menjawab semua keluhan mahasiswa satu per satu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Intinya, program beasiswa ini masih belajar dan dan mohon disikapi dengan arif semua kekurangan sistem pemberian beasiswa ini dan dimohon untuk sabar agar pelaksanaannya ke depan akan menjadi lebih baik," kata Aris Junaidi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam dua tahun terakhir (2008-2009), Depdiknas RI mengirimkan mengirimkan sedikitnya 495 orang mahasiswa doktoral ke berbagai perguruan tinggi di Australia dengan beasiswa penuh pemerintah RI.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 4, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-1982892882396477759?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/1982892882396477759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=1982892882396477759&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1982892882396477759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/1982892882396477759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/beasiswa-dikti-ri-disosialisasikan-ke.html' title='BEASISWA DIKTI RI DISOSIALISASIKAN KE UNIVERSITAS AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SqEYZcmBdVI/AAAAAAAAFFg/IqZVNGm4Nvw/s72-c/ptn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-244003147731753057</id><published>2009-09-03T05:17:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T05:19:13.497-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA TIDAK MUDAH PULANGKAN SCHAPELLE CORBY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp-0FGmUCvI/AAAAAAAAFFY/7Hk3X1CWq0w/s1600-h/corby.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 151px; height: 191px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp-0FGmUCvI/AAAAAAAAFFY/7Hk3X1CWq0w/s400/corby.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377214479867316978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  Menteri Luar Negeri Stephen Smith mengatakan satu-satunya cara yang dapat digunakan untuk memulangkan terpidana kasus penyelundupan 4,2 kilogram mariyuana, Schapelle Corby, ke Australia adalah tercapainya perjanjian pemindahan masa hukuman para tahanan dengan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Dalam berbagai kesempatan, saya mendiskusikan masalah ini dengan mitra saya Menlu RI (Nur Hassan) Wirajuda. Kami terus menekan Indonesia berkaitan dengan masalah ini," katanya kepada Stasiun Radio 720 ABC Perth, Kamis, sehubungan dengan kemungkinan pemulangan Corby ke Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menlu Smith mengatakan, sejauh ini Indonesia tidak punya perjanjian pemindahan narapidana internasional dengan negara manapun tapi pemerintah Australia terus berupaya membicarakan masalah ini dengan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dengan adanya perjajian seperti itu, terbuka peluang bagi para napi Australia di Indonesia untuk memohon pemindahan masa tahanannya di Australia. "Keputusan akhir tentu didasarkan pada kasus per kasus," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menlu Smith mengatakan, sejauh ini ada sekitar 260 orang warga Australia yang menjalani hukuman di penjara-penjara luar negeri, termasuk di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Schapelle Corby, perempuan asal Gold Coast, Queensland, yang sedang menjalani hukuman 20 tahun penjara di LP Kerobokan Bali karena terbukti menyelundupkan 4,2 kilogram mariyuana tahun 2004, kembali mencuri perhatian publik Australia setelah seorang psikiater mengklaim dirinya sudah "tidak waras" alias "gila".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Psikiater tersebut adalah Asosiat Profesor Jonathan Phillips. Berbagai media Australia melaporkan psikiater kenamaan Australia itu menyampaikan penilaiannya tentang kondisi kejiwaan Corby setelah bertemu langsung dengan Corby di Penjara Kerobokan awal Agustus 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Menurut Phillips, Corby kini merasa dirinya "tak berguna","tak berdaya","terasing", "putus asa" dan "tercerabut dari masyarakat". Dalam kondisi kejiwaan yang demikian, dia dapat dikatakan "gila".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Mantan presiden Perhimpunan Psikiater Australia dan Selandia Baru (RANZCP) ini mengatakan, dengan kondisi jiwa yang seperti itu, Corby mudah terdorong untuk bunuh diri.&lt;br /&gt;       Kondisi kejiwaan mantan mahasiswi Sekolah Terapi Kecantikan yang kini berusia 32 tahun itu dikhawatirkan akan semakin memburuk jika terus di penjara Bali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Karena itu, menurut Phillips, cara terbaik adalah Corby meneruskan masa hukumannya di Australia dan mendapat perawatan rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;             Keluarga Corby ngotot&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Dengan dalih kemanusiaan dan "masalah hidup mati",pihak keluarga Corby akan mendesak pemerintah federal agar membantu pemulangan Schapelle Corby ke Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Keluarga Corby bahkan berencana mengirim laporan "temuan" Prof.Phillips itu ke Perdana Menteri Kevin Rudd dan para politisi negara itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sejak kasus Schapelle Corby muncul tahun 2004, kalangan media dan publik Australia terus memberi perhatian pada perkembangan apapun yang terkait dengan perempuan asal Gold Coast ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam konteks hubungan Indonesia dan Australia, kasus Corby ini bahkan sempat memunculkan sentimen negatif publik Australia terhadap Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Pada saat kasusnya ditangani aparat keamanan dan hukum Indonesia pada 2004-2005, pemberitaan media cetak dan elektronika Australia yang sedemikian rupa telah membentuk opini publik bahwa Corby "tidak bersalah".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Saat opini publik Australia masih berpihak kepada Corby, KBRI Canberra dan kantor-kantor perwakilan RI lainnya sempat menjadi sasaran kekesalan orang-orang yang tidak bertanggung jawab di negara itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Beberapa bentuk kekesalan mereka yang bersimpati kepada "nasib" Corby ketika itu adalah ancaman pembunuhan terhadap staf Konsulat RI di Perth, pengiriman surat bernada ancaman dan paket berisi "serbuk putih" yang sempat menghebohkan aparat keamanan dan diplomat RI di KBRI Canberra, serta vandalisme terhadap properti milik KJRI Sydney.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Dinamika hubungan Indonesia-Australia akibat kasus Corby yang memicu sentimen publik itu memasuki era baru setelah kebenaran tentang kasus Corby dan rekam jejak ayahnya dalam jaringan penyelundupan obat-obatan terlarang diungkapkan sendiri oleh media Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Pengungkapan "kebenaran" di balik kasus Corby itu dilakukan Stasiun TV "Saluran Sembilan" (Channel Nine) Australia, Stasiun TV ABC dan sejumlah media cetak negara itu pertengahan 2008.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;               Film dokumenter berjudul "Schapelle Corby: The Hidden Truth" yang ditayangkan Stasiun TV "Channel Nine" pada 22 dan 24 Juni 2008 dan ditonton sedikitnya 1,6 juta orang misalnya menyajikan fakta demi fakta yang selama bertahun-tahun "gelap" tentang sosok Corby dan keluarganya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My updated news for ANTARA on Sept 3, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-244003147731753057?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/244003147731753057/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=244003147731753057&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/244003147731753057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/244003147731753057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-tidak-mudah-pulangkan.html' title='AUSTRALIA TIDAK MUDAH PULANGKAN SCHAPELLE CORBY'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp-0FGmUCvI/AAAAAAAAFFY/7Hk3X1CWq0w/s72-c/corby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8631593082867781323</id><published>2009-09-03T04:06:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T04:08:31.719-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA BERSIMPATI DAN SIAP BANTU INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp-jlw8t1xI/AAAAAAAAFFQ/FQMjVmSsWB8/s1600-h/asylum.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 219px; height: 164px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp-jlw8t1xI/AAAAAAAAFFQ/FQMjVmSsWB8/s400/asylum.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377196349293713170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Australia menyampaikan simpati yang mendalam kepada para korban gempa bumi berkekuatan 7,3 pada Skala Richter yang mengguncang Pulau Jawa, Sumatera, dan Bali Rabu pukul 14.55 WIB dan menyatakan siap membantu Indonesia jika diminta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Kami sudah sampaikan kepada Indonesia bahwa kami sangat senang memberikan bantuan jika diperlukan atau diminta. (Tapi) sejauh ini belum ada permintaan bantuan (dari Indonesia)," kata Menteri Luar Negeri Stephen Smith dalam pernyataan persnya di Perth, Kamis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Menlu Smith mengatakan, jumlah korban jiwa dikhawatirkan meningkat dan Australia menyampaikan simpati yang mendalam kepada Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam bencana gempa yang berpusat di kedalaman 30 kilometer di Laut Selatan sekitar 104 kilometer  baratdaya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, itu, tidak ada seorang pun warga Australia yang menjadi korban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Kami tidak mendapat informasi tentang adanya warga Australia yang terperangkap dalam bencana ini tapi kami masih terus mengikuti perkembangan melalui Kedutaan Besar kami di Jakarta," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Hingga Kamis siang, sedikitnya 45 orang dilaporkan tewas dalam bencana gempa yang merusak ribuan rumah warga di wilayah Kabupaten Tasikmalaya ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam beberapa bencana alam besar di Indonesia, Australia termasuk salah satu negara sahabat yang  sering menawarkan dan memberikan bantuan kemanusiaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;             Bahkan pada saat bencana tsunami Aceh-Nias tahun 2004 dan gempa bumi Nias tahun 2005, Australia adalah salah satu negara sahabat Indonesia yang paling pertama datang membantu. Australia juga memberikan banyak bantuan bidang pendidikan kepada Indonesia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 3, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8631593082867781323?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8631593082867781323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8631593082867781323&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8631593082867781323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8631593082867781323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-bersimpati-dan-siap-bantu.html' title='AUSTRALIA BERSIMPATI DAN SIAP BANTU INDONESIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp-jlw8t1xI/AAAAAAAAFFQ/FQMjVmSsWB8/s72-c/asylum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-7660560784570768906</id><published>2009-09-03T00:41:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T00:46:55.242-07:00</updated><title type='text'>GARUDA BANTAH TUDUHAN KOMISI PERSAINGAN USAHA AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp9zetziEhI/AAAAAAAAFFI/caSQ4pc1g_g/s1600-h/garuda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 207px; height: 141px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp9zetziEhI/AAAAAAAAFFI/caSQ4pc1g_g/s400/garuda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377143451632669202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;PT.Garuda Indonesia membantah tuduhan Komisi Persaingan Usaha dan Konsumen Australia (ACCC) bahwa pihaknya melakukan permainan harga industri kargo udara bersama sejumlah maskapai penerbangan asing lain yang beroperasi di negara itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Bantahan Garuda atas tuduhan ACCC itu disampaikan Manajer Umum Senior Garuda Indonesia untuk Australia dan Pasifik Baratdaya, Poerwoko Soeparyono, kepada ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane, Kamis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Garuda Indonesia tidak pernah menerapkan 'fuel surcharge' (biaya tambahan bahan bakar) terhadap kargo yang dikirimkan dari Australia. Garuda juga tidak pernah mengenakan 'fuel surcharge' dalam bentuk apa pun juga terhadap 'pengirim' barang dari Australia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Poerwoko mengatakan, pernyataan ACCC tentang adanya "kesepahamanan" Garuda dengan penerbangan kargo udara internasional lain yang dibuat di Indonesia dan Hong Kong sulit dikaitkan dengan situasi yang dapat mempengaruhi pelayanan di Australia karena Garuda tidak mengenakan "fuel surcharge" di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Terhadap tuduhan ACCC bahwa Garuda Indonesia melakukan "security surcharge" atau tambahan biaya keamanan untuk kargo di Australia, ia mengakui hal itu namun pelaksanaannya tidak berdasarkan referensi maskapai-maskapai penerbangan lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Garuda memang mengenakan 'security surcharge' untuk kargo di Australia. Akan tetapi hal tersebut  tidak berdasarkan referensi dari airline (maskapai penerbangan) lain, dan dilakukan dengan 'basis' yang sama sekali berbeda dengan 'airline-airline' lain atau 'airlines' pada umumnya," kata Poerwoko.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sehari sebelumnya ACCC melaporkan Garuda ke Pengadilan Federal, Sydney, dengan tuduhan bahwa maskapai penerbangan nasional Indonesia itu telah melakukan permainan harga industri kargo udara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam pernyataan persnya Rabu (2/9) ACCC menyebutkan bahwa antara 2001 dan 2006 Garuda telah membuat "kesepahaman" dengan sejumlah penerbangan kargo udara internasional di Indonesia dan Hong Kong tentang penentuan harga "fuel surcharge" dan "security surcharge" terhadap kargo yang mereka angkut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Akibatnya, Garuda terancam terkena denda jika terbukti bersalah. ACCC akan melakukan "hearing" kasus ini di Pengadilan Federal, Sydney, pada 22 Oktober 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Garuda Indonesia tercatat sebagai maskapai penerbangan ke-10 yang dituduh ACCC melakukan permainan harga industri kargo udara. Sejauh ini, total denda yang sudah diperintahkan pengadilan kepada maskapai-maskapai penerbangan yang bersalah untuk dibayar mencapai 41 juta dolar Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Denda terbesar dikenakan pengadilan pada Maskapai penerbangan nasional Australia, "Qantas Airways", yakni 20 juta dolar Australia, pada 11 Desember 2008.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Adapun delapan maskapai penerbangan lain yang tersangkut kasus yang sama adalah British Airways PLC (sudah didenda lima juta dolar), Societe Air France (tiga Juta dolar), Koninklijke Luchtvaart Maatschappij NV (tiga juta dolar), Martinair Holland NV (lima juta dolar) dan Cargolux International Airlines SA (lima juta dolar).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Seterusnya, Singapore Airlines Cargo Pte Ltd, Cathay Pacific Airways Ltd, dan Emirates.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;           Sejak penghentian rute penerbangan Darwin-Denpasar 22 April 2009, Garuda Indonesia kini hanya beroperasi di tiga kota utama Australia, yakni Sydney, Melbourne, dan Perth.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 3, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-7660560784570768906?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/7660560784570768906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=7660560784570768906&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7660560784570768906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7660560784570768906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/garuda-bantah-tuduhan-komisi-persaingan.html' title='GARUDA BANTAH TUDUHAN KOMISI PERSAINGAN USAHA AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp9zetziEhI/AAAAAAAAFFI/caSQ4pc1g_g/s72-c/garuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-5750057387135387877</id><published>2009-09-02T05:16:00.000-07:00</published><updated>2009-09-02T05:18:23.460-07:00</updated><title type='text'>GEMPA TASIKMALAYA PRIHATINKAN WNI DI AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp5ieprCXfI/AAAAAAAAFFA/I4cYP-x95Nc/s1600-h/asylum.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 210px; height: 158px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp5ieprCXfI/AAAAAAAAFFA/I4cYP-x95Nc/s400/asylum.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376843283848912370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Gempa bumi berkekuatan 7,3 pada Skala Richter yang berpusat di Laut Selatan 104 kilometer baratdaya Tasikmalaya, Rabu pukul 14.55 WIB, mengejutkan puluhan warga Indonesia yang menghadiri acara berbuka puasa di rumah seorang WNI di kawasan kampus Universitas Queensland (UQ), Rabu petang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Informasi awal tentang bencana gempa bumi yang dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 11 orang dan getarannya dirasakan merata di kawasan Jabodetabek serta berbagai kota di Pulau Jawa itu diketahui dari berita media online Tanah Air yang diakses lewat telepon selular.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Acara berbuka puasa yang diadakan kelompok pengajian "Ikhwan Brisbane" di rumah seorang anggotanya di Jalan Esplanade kawasan kampus UQ St.Lucia itu pun diwarnai perbincangan tentang dampak yang ditimbulkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Beberapa warga yang hadir mengaku khawatir dengan nasib sanak keluarga mereka di daerah-daerah yang dilanda gempa. Bahkan Ustadz Cahyadi Takariawan, S.Si., Apt yang hadir mengisi pengajian singkat di acara berbuka itu sempat menelepon seorang kerabatnya di Tanah Air untuk mengetahui kondisi terkini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Selain dihadiri Cahyadi Takariawan yang terkenal dengan buku fenomenalnya "Bahagiakan (Diri) Dengan Satu Istri" ini, acara berbuka puasa tersebut juga dihadiri Presiden Perhimpunan Komunitas Muslim Indonesia di Brisbane (IISB), Eko Andi Suryo, dan puluhan warga lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Gempa yang berpusat di Koordinat 8,24 Lintang Selatan dan 107,32 Bujur Timur dengan kedalaman 30 kilometer itu tidak hanya menelan korban jiwa tetapi juga merobohkan dan merusak puluhan rumah dan gedung di daerah Garut dan Bandung, Jawa Barat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 2, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-5750057387135387877?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/5750057387135387877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=5750057387135387877&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5750057387135387877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/5750057387135387877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/gempa-tasikmalaya-prihatinkan-wni-di.html' title='GEMPA TASIKMALAYA PRIHATINKAN WNI DI AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp5ieprCXfI/AAAAAAAAFFA/I4cYP-x95Nc/s72-c/asylum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-4485012371488685983</id><published>2009-09-02T04:12:00.000-07:00</published><updated>2009-09-02T04:25:16.642-07:00</updated><title type='text'>AUSTRALIA "NGOTOT" HAMBALI DIADILI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp5WAv7XT7I/AAAAAAAAFE4/nORkhkXtL9A/s1600-h/australia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 149px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp5WAv7XT7I/AAAAAAAAFE4/nORkhkXtL9A/s400/australia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376829575992397746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pemerintah Australia menganggap Hambali, warga negara Indonesia yang sejak enam tahun terakhir ditahan aparat keamanan Amerika Serikat (AS), sebagai "seorang teroris" yang wajib diadili.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          "Hambali adalah teroris yang harus diadili," kata Menteri Luar Negeri Australia, Stephen Smith, Rabu, menanggapi laporan media yang mengindikasikan aparat hukum AS tidak memiliki cukup bukti untuk menjerat Hambali dalam kasus Bom Bali 2002 yang menewaskan 202 orang, termasuk 88 warga Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Menurut laporan ABC, Menlu Smith menyerahkan sepenuhnya keputusan apakah Hambali dapat didakwa terlibat kasus Bom Bali atau tidak kepada otoritas hukum AS namun Australia tetap menganggapnya sebagai seorang teroris yang harus diadili.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Nama Hambali alias Encep Nurjaman alias Riduan Isamuddin ini kembali menarik perhatian pemerintah dan media di Australia setelah akhir pekan lalu "The Weekend Australian" memuat berita tentang tidak cukupnya bukti para jaksa penuntut militer AS untuk menjerat WNI asal Cianjur ini dalam kasus Bom Bali 2002.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "The Weekend Australian" mendapatkan informasi tentang tidak cukupnya bukti keterlibatan Hambali dalam insiden Bom Bali 12 Oktober 2002 yang menewaskan 202 orang dan melukai 209 orang lainnya itu dari sejumlah pejabat senior AS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Hambali ditangkap di Thailand pada 2003 dan sejak itu ditahan aparat keamanan AS. Selama ini, WNI yang dituduh sebagai salah seorang pentolan kelompok Jamaah Islamiyah ini dicurigai ikut berperan dalam insiden Bom Bali 2002 dan serangkaian aksi terorisme lainnya di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Maret lalu, Suratkabar Singapura "Straits Times" menurunkan berita tentang pertemuan beberapa orang aparat Densus 88 Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) dengan Hambali di Penjara Guantanamo, Kuba.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Mengutip sumber yang mengetahui pertemuan tersebut, "Strait Times" menyebutkan bahwa Hambali mengaku terlibat dalam sejumlah aksi teror, termasuk Bom Malam Natal tahun 2000, Bom Bali 2002, dan serangan terhadap Hotel JW Marriott Jakarta (2003).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 2, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-4485012371488685983?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/4485012371488685983/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=4485012371488685983&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4485012371488685983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/4485012371488685983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/australia-ngotot-hambali-diadili.html' title='AUSTRALIA &quot;NGOTOT&quot; HAMBALI DIADILI'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp5WAv7XT7I/AAAAAAAAFE4/nORkhkXtL9A/s72-c/australia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8695395940224556376</id><published>2009-09-01T20:12:00.000-07:00</published><updated>2009-09-01T20:21:24.425-07:00</updated><title type='text'>USTADZ INDONESIA RAMAIKAN RAMADAN DI AUSTRALIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp3knFtrb2I/AAAAAAAAFEw/tJaobsGqkqQ/s1600-h/ramadan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 262px; height: 196px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp3knFtrb2I/AAAAAAAAFEw/tJaobsGqkqQ/s400/ramadan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376704890350038882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;  &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Berbagai kantong masyarakat Muslim Indonesia di Australia memeriahkan bulan suci Ramadan 1430 Hijriah dengan kegiatan "iftar" (berbuka puasa bersama), pengumpulan zakat, dan pengajian dengan mendatangkan maupun memanfaatkan kunjungan Safari Ramadan sejumlah tokoh Muslim Tanah Air.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Di kota Perth, Australia Barat, misalnya, komunitas Muslim Indonesia berkesempatan mendengarkan ceramah KH Acep Bulqien, tokoh Nadhlatul Ulama (NU) Tasikmalaya, Jawa Barat, atas kerja sama Konsulat RI Perth dan berbagai organisasi kemasyarakatan Muslim Indonesia setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Selama Ramadan, kita menggelar acara buka puasa bersama pada setiap hari Sabtu dan Minggu dengan menghadirkan beragam pembicara, termasuk KH Acep Bulqien dan Imam Masjid Rivervale Perth asal Indonesia, Jalil Ahmad," kata Wakil Konsul Fungsi Pensosbud Konsulat RI Perth, Ricky Suhendar, Rabu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Di Australia Barat, komunitas Muslim Indonesian berhimpun dalam berbagai organisasi, seperti NU, Masyarakat Muslim Indonesia Perth, dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesias (ICMI) Orsat Australia Barat, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Menjelang perayaan Idul Fitri 1430 Hijriah nanti, kita juga berencana mengundang Ibu Khofifah Indar Parawansa (tokoh perempuan NU dan mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan RI-red.)," kata Ricky.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Kesemarakan Ramadan juga dirasakan ratusan warga masyarakat Muslim Indonesia di kota Brisbane, negara bagian Queensland.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Melalui Perhimpunan Muslim Indonesia di Brisbane (IISB), kegiatan "iftar", pesantren kilat bagi anak dan remaja, pengumpulan zakat, infak dan sadakah, serta pengajian dari pembicara tamu dari Tanah Air digelar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Presiden IISB, Eko Andi Suryo, mengatakan, kegiatan pengajian Ramadan IISB tahun ini antara lain diisi oleh Ustadz yang juga dikenal sebagai Konsultan Keluarga, Cahyadi Takariawan, S.Si., Apt.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Kehadiran konsultan keluarga yang sudah menghasilkan sedikitnya 30 judul buku, termasuk buku fenomenal "Bahagiakan (Diri) Dengan Satu Istri" di Brisbane ini memungkinkan berkat adanya program "Safari Dakwah Ramadan ke Australia" dari Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU), katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selain Cahyadi, masyarakat Muslim Indonesia di Brisbane juga akan kedatangan Anggota Komisi Fatwa MUI yang juga Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof.Dr.Fathurrahman Jamil,MA.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Informasi yang dihimpun ANTARA dari Ikhwan Brisbane menyebutkan, kehadiran Fathurrahman Jamil di Brisbane pada 9 - 11 September itu merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya ke Sydney, Brisbane, Adelaide, Melbourne, serta Selandia Baru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Komunitas Muslim Indonesia merupakan bagian dari lebih dari 340 ribu orang penganut Islam yang berasal dari beragam bangsa di Australia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Sept 2, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8695395940224556376?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8695395940224556376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8695395940224556376&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8695395940224556376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8695395940224556376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/09/ustadz-indonesia-ramaikan-ramadan-di.html' title='USTADZ INDONESIA RAMAIKAN RAMADAN DI AUSTRALIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Sp3knFtrb2I/AAAAAAAAFEw/tJaobsGqkqQ/s72-c/ramadan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-2616286443152860190</id><published>2009-08-31T19:44:00.000-07:00</published><updated>2009-08-31T21:03:05.177-07:00</updated><title type='text'>TNI-AU DAN RAAF LATIHAN BERSAMA DI DARWIN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpyLxSZOT1I/AAAAAAAAFEo/J5U80bzq-X0/s1600-h/anu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 231px; height: 157px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpyLxSZOT1I/AAAAAAAAFEo/J5U80bzq-X0/s400/anu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376325734041014098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Latihan bersama Angkatan Udara RI dan Australia yang melibatkan empat pesawat tempur F-16 TNI-AU dan tujuh F-18 RAAF dimulai di kawasan udara Darwin, Northern Territory (NT), Senin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Iswahyudi Marsekal Pertama TNI Bambang Samudro mengatakan, latihan "Elang Ausindo 2009" yang melibatkan 45 personil TNI AU dari Skuadron Udara Tiga Lanud Iswahyudi dan para personil RAAF dari Skuadron 77 ini berlangsung sampai 4 September.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          "Setelah acara pembukaan hari ini, dilakukan sesi penyesuaian wilayah latihan namun latihan manuver udara baru dilaksanakan mulai Selasa. Seluruh personil kita kembali ke Tanah Air pada 5 September," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Dalam misi latihan itu, para personil AU kedua negara akan terlibat dalam latihan manuver udara dan taktik tempur udara satu lawan satu, dua lawan satu, dan dua lawan dua, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Menurut Bambang, latihan bersama TNI-AU dan RAAF di Darwin ini merupakan kelanjutan dari latihan-latihan yang pernah dilakukan sebelumnya. Dua tahun sebelumnya, misi latihan AU kedua negara dilakukan di Makassar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;          "Selama ini, kerja sama angkatan udara kita dan Australia sudah berjalan dengan baik," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Latihan Elang Ausindo 2009 yang dibuka Komodor Neil Hart dan Marsma TNI Bambang Samudro ini dipantau langsung oleh Atase Pertahanan RI di KBRI Canberra Marsma TNI Kuswantoro, tujuh orang perwira dari Mabes TNI AU, dan Konsul RI di Darwin Harbangan Napitupulu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Berdasarkan catatan KBRI Canberra, kerja sama pertahanan angkatan bersenjata RI-Australia sudah dimulai sejak 1968 dengan program pemetaan di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Selanjutnya, pada dekade 1980-an, kerja sama tersebut diwadahi dalam suatu lembaga yang disebut "Indonesia-Australia Defence Cooperation Program" (DCP).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            DCP ini memiliki kegiatan rutin setiap tahun berupa pertemuan yang dilaksanakan secara bergiliran di Australia dan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Beberapa kerja sama yang telah dilakukan selama ini adalah Latihan Kartika-Kangaro (TNI-AD), Latihan Albatros (TNI AU) dan Latihan Kakadu, latihan Cassoary, Passex dan Latihan Cakrawala baru, serta pengadaan kapal patroli dan pesawat Nomad (TNI AL).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Kendati kerja sama sempat terganggu krisis Timor Timur tahun 1999 dengan dihentikannya seluruh kegiatan DCP kecuali program pendidikan, kedua pihak berupaya kembali memperbaiki kerja sama bilateralnya, ditandai dengan penyelenggaraan pertemuan informal pejabat Dephan RI dan Dephan Australia pada 2001.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Selanjutnya kerja sama pertahanan kedua negara kembali membaik, seperti dapat dilihat dari kegiatan bersama yang diselenggarakan Dephan, angkatan bersenjata dan satuan angkatan bersenjata kedua negara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;*) My news for ANTARA on Sept 1, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-2616286443152860190?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/2616286443152860190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=2616286443152860190&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2616286443152860190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/2616286443152860190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/08/tni-au-dan-raaf-latihan-bersama-di.html' title='TNI-AU DAN RAAF LATIHAN BERSAMA DI DARWIN'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpyLxSZOT1I/AAAAAAAAFEo/J5U80bzq-X0/s72-c/anu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-3971660746294194551</id><published>2009-08-31T06:18:00.000-07:00</published><updated>2009-08-31T06:47:34.163-07:00</updated><title type='text'>PARADOKS SAWIT INDONESIA DALAM SOROTAN DUNIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpvO4c0MiKI/AAAAAAAAFEg/dhdLiPu0ZOw/s1600-h/bushfire.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 233px; height: 175px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpvO4c0MiKI/AAAAAAAAFEg/dhdLiPu0ZOw/s400/bushfire.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376118049399933090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;        Oleh Rahmad Nasution&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="font-family: georgia;font-family:georgia;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; "The Burning Season", film dokumenter karya Cathy Henkel yang ditayangkan di berbagai kota di  Australia, termasuk di teater kampus Universitas Queensland (UQ) 13 Agustus lalu, menyuguhkan sisi kelam sawit Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Betapa tidak, film yang mengangkat isu perubahan iklim dengan fokus kisah pertarungan anak manusia dan alam itu menyuguhkan fakta tentang degradasi hutan tropis Indonesia akibat kebakaran serta perluasan perkebunan sawit nasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Dari film dokumenter (2008) ini, terungkap bagaimana pertarungan antara kepentingan para petani sawit miskin di Provinsi Jambi seperti Achmadi yang tidak menyadari dampak membakar untuk membersihkan lahan baru bagi tanaman sawitnya bagi kerusakan iklim global serta dampak deforestasi terhadap nasib orang utan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Akibat musim kebakaran semak belukar dan hutan di Kalimantan setiap tahun, termasuk pembukaan lahan perkebunan sawit, ribuan ekor orang utan tercerabut dari habitatnya dan mati terbakar. Di antara aktivis lingkungan yang memberi perhatian pada nasib orang utan Kalimanta itu adalah Lone Droscher-Nielsen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Bersama para sukarelawan di pusat rehabilitasi orang utan yang didirikannya di sebuah daerah di Kalimantan, wanita berkebangsaan Denmark ini menolong ratusan ekor hewan primata korban kebakaran hutan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Film karya Cathy Henkel ini hanyalah salah satu cara aktivis lingkungan mancanegara mengungkapkan keprihatinan dan kepeduliannya pada nasib hutan tropis Indonesia yang cenderung tak pernah berhenti dari ancaman kerusakan akibat kebakaran dan eksploitasi ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Kalangan aktivis mahasiswa Universitas Nasional Australia (ANU) yang tergabung dalam "Australian Orangutan Project" (Proyek Orangutan Australia) misalnya menyampaikan keprihatinannya dengan menggelar aksi kampanye publik di kampus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Seperti yang pernah disaksikan penulis, para aktivis ANU itu menggelar poster dan menyediakan selebaran maupun brosur. Pada intinya mereka meminta masyarakat supaya ikut memerhatikan nasib Orangutan yang terancam punah akibat pembalakan hutan  guna membuka lahan perkebunan sawit di Kalimantan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Menurut Peneliti senior ANU, Dr.John McCarthy, perluasan perkebunan sawit di Indonesia bak sebuah pisau bermata dua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Di satu sisi, keberadaan perkebunan-perkebunan sawit itu telah memberikan "berkah" kepada sebagian pihak tetapi mereka juga memberi dampak sosial-ekonomi dan lingkungan yang besar terhadap kelestarian hutan di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Ketua tim penelitian bersama ANU dan Universitas Queensland tentang perkebunan sawit dan perubahan agraria di daerah-daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia itu mengibaratkan perkebunan sawit ini sebagai "penggalian emas" massal di era modern yang memberikan keuntungan secara finansial kepada sebagian orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyebab utama deforestasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   Hanya saja, jika semua pihak serius merespons tantangan pemanasan global saat ini, diperlukan pemahaman yang sebaik mungkin tentang fenomena perkebunan minyak kelapa sawit ini mengingat kehadirannya menjadi penyebab utama deforestasi diIndonesia, kata ketua proyek riset yang didanai Dewan Riset Australia ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Ia memperkirakan jutaan hektar hutan Indonesia telah dikonversi menjadi perkebunan sawit. Di sekitar areal perkebunan itu, hidup puluhan juta orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        Selain ikut merusak hutan, perluasan perkebunan sawit di Indonesia juga menimbulkan ketimpangan sosial. Karena itu, menurut peneliti dari Sekolah Ekonomi dan Pembangunan Crawford ANU ini, perlu ada pemahaman yang komprehensif tentang isu-isu di seputar "ledakan" pertumbuhan perkebunan kelapa sawit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;        "Seandainya komunitas global ingin mengurangi kerusakan hutan, penting sekali bagi kita memahami isu-isu di seputar 'ledakan' dalam pertumbuhan perkebunan kelapa sawit," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Permintaan China dan India akan minyak kelapa sawit yang cenderung meningkat serta instabilitas harga komoditas bahan pangan dan bahan bakar nabati (bio-fuel) semakin mendukung prospek ekonomis komoditas ini. Bahkan, minyak sawit kini menjadi minyak terperbaharui kedua terbesar yang dikonsumsi di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         "Per unit wilayahnya, sawit merupakan minyak nabati tertinggi di dunia. Ini benar-benar menguntungkan mereka yang terlibat (dalam bisnis ini). Pada tahun lalu saja, harga produk ini pun naik tiga kali lipat," kata McCarthy.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Australia sendiri merupakan negara pengimpor minyak mentah sawit (CPO). Seperti pernah disampaikan Atase Perdagangan RI di KBRI Canberra, Retno Kusumo Astuti, permintaan importir CPO Australia mencapai 30 ribu ton per bulan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Indonesia berpeluang memenuhi kebutuhan para importir CPO Australia sebesar 30 ribu ton CPO per bulan untuk masa kontrak selama tiga tahun itu. "Hanya saja, kita mungkin belum bisa memenuhinya karena destinasi (tujuan) ekspor CPO kita selama ini bukanlah Australia."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;    Sejauh ini Indonesia hanya memasok sekitar dua persen dari kebutuhan pasar Australia atau kalah jauh dari Malaysia yang memasok lebih dari delapan puluh persen. "Posisi Indonesia berada di urutan kedua setelah Malaysia," kata Retno.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Dilihat dari aspek ekonomi semata,perluasan perkebunan sawit nasional jelas menjanjikan pendapatan yang besar kepada pemerintah, pengusaha dan pemilik lahan karena peluang ekspor CPO tetap terbuka lebar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;         Namun apakah keuntungan materi dari kehadiran dan perluasan perkebunan-perkebunan sawit itu sebanding dengan kerusakan hutan yang efek berantainya kini telah dan akan tetap dirasakan rakyat Indonesia dan dunia?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news article for ANTARA on Aug 31, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-3971660746294194551?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/3971660746294194551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=3971660746294194551&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3971660746294194551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/3971660746294194551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/08/paradoks-sawit-indonesia-dalam-sorotan.html' title='PARADOKS SAWIT INDONESIA DALAM SOROTAN DUNIA'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpvO4c0MiKI/AAAAAAAAFEg/dhdLiPu0ZOw/s72-c/bushfire.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8087557105452820760</id><published>2009-08-30T15:48:00.000-07:00</published><updated>2009-08-30T15:52:07.087-07:00</updated><title type='text'>MESSAGES OF RAMADAN IN POSTER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpsB-JVLfBI/AAAAAAAAFEY/8YobSFR1Byg/s1600-h/ramadan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 352px; height: 497px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpsB-JVLfBI/AAAAAAAAFEY/8YobSFR1Byg/s400/ramadan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375892747365088274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;a target="_blank" href="http://www.islamicposters.co.uk/download_posters.php"&gt;http://www.islamicposters.co.uk/download_posters.php&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8087557105452820760?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8087557105452820760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=8087557105452820760&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8087557105452820760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/8087557105452820760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/08/messages-of-ramadan-in-poster.html' title='MESSAGES OF RAMADAN IN POSTER'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpsB-JVLfBI/AAAAAAAAFEY/8YobSFR1Byg/s72-c/ramadan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-7982773638818357132</id><published>2009-08-30T06:18:00.000-07:00</published><updated>2009-08-30T06:23:00.755-07:00</updated><title type='text'>GRUP BAND YOGYA "SHAGGY DOG" GOYANG DARWIN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Spp9Gl4TlFI/AAAAAAAAFEQ/usZ1PHUEdQE/s1600-h/shaggy+dog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 254px; height: 169px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Spp9Gl4TlFI/AAAAAAAAFEQ/usZ1PHUEdQE/s400/shaggy+dog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375746657421071442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; &lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Grup band "Shaggy Dog" asal Yogyakarta memukau ratusan orang Indonesia dan Australia yang memadati halaman panggung terbuka Amphitheatre Botanical Garden, tempat berlangsungnya Konser Musik Dunia Festival Darwin, 29 Agustus malam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Konser Musik Dunia 29 Agustus malam itu benar-benar milik Shaggy Dog. Aksi panggung para personil Shaggy mengundang banyak penonton spontan beranjak dari tempatnya dan berjoget bersama," kata Sekretaris II Fungsi Pensosbud Konsulat RI Darwin, Arvinanto Soeriaatmadja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Kepada koresponden ANTARA di Brisbane, Minggu, Arvinanto mengatakan, Shaggy Dog tampil bersama kelompok musik asal Australia Barat dan China namun penampilan para personil grup musik beraliran ska, reggae, jazz, swing dan rock ini yang mampu menarik para penonton untuk berjoget bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Di antara ratusan orang penonton yang menyaksikan kepiawaian para personil Shaggy Dog, seperti Heru (vokal), Raymond, Bandizt, Lilik, Richard, dan Yoyok, dalam menguasai panggung 29 Agustus malam itu adalah sejumlah pejabat pemerintah negara bagian Northern Territory dan Konsul RI di Darwin, Harbangan Napitupulu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Kami bersuka cita menyaksikan ratusan orang Indonesia dan Australia berjoget bersama. Dua masyarakat dari dua bangsa bisa menyatu dengan penuh semangat di pertunjukan Shaggy Dog," kata Arvinanto.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Para personil grup band yang terkenal dengan lagu-lagunya, seperti "Di Sayidan", "Kembali Berdansa", dan "Kecoa" ini tiba di Darwin Sabtu dan kembali ke Tanah Air via Denpasar, Bali, Minggu. "Di Bali, mereka manggung di Hotel Hard Rock," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Kehadiran para personil Shaggy Dog di Darwin guna memperkuat upaya diplomasi budaya RI mendapat dukungan berbagai pihak. "Untuk itu, kami berterima kasih kepada panitia Festival Darwin, Kedubes Australia di Jakarta, serta pihak bea cukai, imigrasi, kantor pajak RI, dan otoritas Bandara Ngurah Rai Denpasar," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;              Konsulat RI Darwin akan terus mempromosikan berbagai kekayaan seni budaya Indonesia, termasuk seni musik yang dikembangkan anak-anak muda, di negara bagian Northern Territory, Australia, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: georgia; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             "Shaggy Dog akan kita undang lagi dan kita berharap upaya kita ini mendapat dukungan yang sama, termasuk dari pemerintah provinsi DI Yogyakarta," kata Arvinanto.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Dalam dua tahun terakhir ini, musisi asal Yogyakarta ikut mengisi acara Festival Darwin. Pada Festival Darwin 2008, Indonesia diwakili kelompok musik "Kua Etnika" pimpinan Djaduk Ferianto.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Aug 30, 2009&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-7982773638818357132?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/7982773638818357132/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4196423180596084977&amp;postID=7982773638818357132&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7982773638818357132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4196423180596084977/posts/default/7982773638818357132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rnasution.blogspot.com/2009/08/grup-band-yogya-shaggy-dog-goyang.html' title='GRUP BAND YOGYA &quot;SHAGGY DOG&quot; GOYANG DARWIN'/><author><name>Rahmad Nasution</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02486299704867602573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SfzA8Pbi0gI/AAAAAAAAEhU/5T8n5MJs_9w/S220/aku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/Spp9Gl4TlFI/AAAAAAAAFEQ/usZ1PHUEdQE/s72-c/shaggy+dog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4196423180596084977.post-8410751911870972260</id><published>2009-08-29T05:27:00.000-07:00</published><updated>2009-08-31T21:43:00.566-07:00</updated><title type='text'>SUAMI-ISTRI MUSLIM MUTLAK PUNYA VISI KELUARGA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpkfpAUt7FI/AAAAAAAAFEI/39RVx6pvUTI/s1600-h/muslim.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 175px; height: 181px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8lXoPc5SnCE/SpkfpAUt7FI/AAAAAAAAFEI/39RVx6pvUTI/s400/muslim.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375362419565390930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pasangan pria dan wanita Muslim yang hendak membangun rumah tangga sakinah dituntut untuk terlebih dahulu menetapkan bersama dan memahami dengan benar satu visi keluarga yang mereka cita-citakan itu, kata Konsultan Keluarga Muslim, Cahyadi Takariawan, S.Si., Apt.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           "Visi yang kuat itu akan membawa keluarga Anda menuju pulau harapan. Menjaga visi akan menghindarkan keluarga dari penyimpangan," katanya dalam ceramah Ramadannya tentang "Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rahmah" di depan puluhan anggota Perhimpunan Komunitas Muslim Indonesia di Brisbane (IISB), Sabtu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Pernikahan yang visioner itu menuntut motivasi yang kuat dari suami dan istri. Dengan begitu, keduanya senantiasa bersemangat untuk meraih cita-cita luhur mereka dalam membangun rumah tangga, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Konsultan keluarga yang akrab disapa Pak Cah dan sudah menghasilkan sedikitnya 30 judul buku, termasuk buku fenomenal "Bahagiakan (Diri) Dengan Satu Istri" ini mengatakan, visi keluarga merupakan gabungan dari visi suami dan istri yang mereka sepakati dan tuliskan bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Sebagai contoh, Cahyadi mengatakan bahwa visi keluarganya adalah "menjadikan keluarga kami laboratorium peradaban masa depan." Dengan menuliskan visi keluarganya, suami-istri akan lebih mudah menghindarkan jalannya rumah tangga mereka dari penyimpangan, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Pasangan suami-istri yang sejak awal menikah sudah memiliki dan memahami visi keluarga yang hendak dibangun untuk mendapatkan ridho Ilahi akan dengan mudah menyelesaikan beragam masalah rumah tangga yang nilainya selalu tidak sebanding dengan nilai motivasi dan visi keluarga yang sudah mereka tetapkan bersama itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;           Menurut konsultan keluarga yang menamatkan pendidikan sarjana dan profesi apotekernya di Fakultas Farmasi UGM itu, pasangan yang visioner tidak akan terjebak dalam pertengkaran-pertengkaran yang dipicu oleh masalah-masalah seperti protes bau badan, tidur mendengkur, dan penampilan pasangan yang tak menarik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;                                                                 &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;     Komunikasi dan musyawarah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       "Yang penting dalam hubungan suami-istri itu adalah bangun komunikasi dan musyawarah," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Dalam membicarakan masalah yang muncul, suami-istri Muslim hendaknya menggunakan kalimat-kalimat positif dan apresiatif satu sama lain karena, dengan bahasa positif itu, keduanya dapat dengan mudah mencari solusi atas persoalan mereka, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            "Tujuh puluh persen permasalahan rumah tangga itu disebabkan oleh kegagalan komunikasi. Kegagalan komunikasi ini bisa disebabkan oleh faktor kultural, pemahaman dan keterampilan," kata Cahyadi Takariawan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Ia selanjutnya mengatakan, visi keluarga yang telah ditetapkan itu menuntut kerja sama yang baik dan solid dari suami dan istri karena sebuah keluarga sejatinya adalah "sebuah tim dengan suami sebagai kepala tim".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;             Sebagai sebuah tim, kerja sama yang memerlukan aturan dan kesepakatan itu dilakukan dengan sebaik mungkin. Namun dalam konteks ini, suami harus senantiasa memahami kewajibannya mencari nafkah keluarga dan membantu memperkuat potensi istrinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;       Dalam memaknai pekerjaan-pekerjaan dalam rumah tangga, seperti memasak dan mencuci, suami hendaknya memahami bahwa tidak ada satu pun perintah dalam Al Qur'an dan Hadist bahwa tugas domestik itu merupakan tanggangjawab istri semata. "Pekerjaan domestik bukan semata-mata tugas istri," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Masalah pekerjaan domestik itu diserahkan kepada kesepakatan suami dan istri sehingga komunikasi dan musyawarah sangat penting dalam hubungan suami-istri, katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family: georgia;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;            Seusai mengisi seminar keluarga itu, Cahyadi Takariawan bersama jamaah IISB berbuka puasa bersama di halaman Musholla UQ.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;            Selain mengisi pengajian dan konsultasi keluarga gratis bagi komunitas Muslim Indonesia di Brisbane, dalam safari Ramadan tiga minggunya di Australia yang disponsori Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU), Cahyadi Takariawan juga akan mengunjungi masyarakat Muslim Indonesia di Adelaide, Melbourne, dan Sydney.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: georgia;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) My news for ANTARA on Aug 29, 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4196423180596084977-8410751911870972260?l=rnasution.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rnasution.blogspot.com/feeds/8410751911870972260/comments/default' title='Post Co
