Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi dan 14 orang anggota rombongannya gagal meninggalkan Darwin menuju Denpasar, Bali, Kamis malam, setelah pesawat Jetstar, Australia, tiba-tiba membatalkan penerbangannya pukul 19.30 waktu setempat karena pilot jatuh sakit."Menurut kabar yang kita terima, pesawat Jetstar yang seyogianya membawa Pak Gubernur Abraham dan rombongan ke Denpasar pukul 19.30 waktu Darwin hari ini gagal berangkat karena pilot jatuh sakit dan tidak ada pilot pengganti," kata Sekretaris II Fungsi Pensosbud Konsulat RI Darwin, Arvinanto Soeriaatmadja.
Kepada ANTARA yang menghubunginya dari Brisbane, Kamis malam, Arvinanto mengatakan, Gubernur dan rombongan atlet dan ofisial yang berada di Darwin selama sepakan untuk mengikuti Pesta Olahraga dua tahunan "Arafura Games" ini diperkirakan berangkat dengan pesawat yang sama Jumat pukul 18.00 waktu setempat.
"Kemungkinan Pak Gubernur dan rombongan baru terbang Jumat sore," katanya.
Akibat pembatalan penerbangan Jetstar itu, Gubernur Abraham O. Atururi dan rombongan diinapkan di Hotel Holiday Inn Darwin, katanya.
Arvinanto mengatakan, sejak setahun bertugas di Konsulat RI Darwin, ia tidak pernah menjumpai adanya pembatalan penerbangan oleh pihak Garuda Indonesia seperti yang Kamis malam dilakukan Jetstar.
Hanya saja, sejak 22 April 2009, semua warga Indonesia dan Australia yang selama hampir 30 tahun selalu terbang bersama Garuda Indonesia dengan rute penerbangan Darwin-Denpasar, termasuk para pejabat negara yang sedang berkunjung, terpaksa naik Jetstar karena tidak ada pilihan lain.
"Karena itu, perlu ada pemikiran mengenai masa depan transportasi udara kita yang menghubungkan kembali Denpasar-Darwin mengingat pentingnya jembatan udara yang menghubungkan kita dengan Northern Territory, dan cukup banyaknya kegiatan yang kita ikuti, seperti Arafura Games," katanya.
Dalam perkembangan terkini di arena "Arafura Games", perolehan medali kontingen Indonesia hingga pukul 24.00 adalah sembilan emas, 12 perak dan 13 perunggu.
*) My news for ANTARA on May 14, 2009

No comments:
Post a Comment