Friday, May 29, 2009

PARLEMEN AUSTRALIA SAMBUT DPR-RI HASIL PEMILU

Ketua Majelis Rendah Parlemen Australia, Harry Jenkins, mengharapkan kerja sama yang erat dengan DPR-RI hasil Pemilu 9 April guna membangun hubungan bilateral yang semakin kuat dan stabil, kata Minister Counselor Bidang Politik KBRI Canberra, Samsu Rizal.

Sinyal positif bagi keberlanjutan dan penguatan hubungan parlemen Australia-Indonesia itu disampaikan Jenkins saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Primo Alui Joelianto 27 Mei lalu, katanya dalam penjelasannya kepada ANTARA, Jumat.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, hubungan parlemen kedua negara semakin membaik ditandai dengan kegiatan seminar, saling kunjung para pimpinan dan anggota parlemen, serta kerja sama kedua parlemen di tingkat regional dan internasional, katanya.

"Namun peningkatan kerja sama parlemen kedua negara dari yang sudah ada sekarang tetap terbuka," katanya.

Pada 24 Mei lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah pun menetapkan nama 560 anggota DPR-RI hasil Pemilu parlemen 9 April lalu.

Rizal mengatakan, kunjungan Dubes Primo kepada ketua Majelis Rendah ke-28 Parlemen Australia itu merupakan yang kedua ia lakukan sejak ia resmi menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Gubernur Jenderal Quentin Bryce Maret lalu.

Pada 15 Mei lalu, Dubes Primo juga telah melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Senat Parlemen Australia, Senator John Hoog.

Penguatan kerja sama antar-parlemen ini akan mendukung berbagai langkah dan kebijakan pemerintah kedua negara dalam membangun hubungan bilateral yang stabil, katanya.

Rizal mengatakan, saat ini hubungan kedua negara yang bertetangga ini sangat baik terutama di tingkat pemerintah namun masih belum stabil di tingkat rakyat karena masih adanya mispersepsi publik kedua bangsa.

Karenanya, dalam pertemuan dengan para pimpinan Parlemen Australia itu, Dubes Primo menekankan pentingnya memperkuat hubungan dan kerja sama antar-masyarakat karena mereka menjadi penopang hubungan kedua bangsa, katanya.

*) My news for ANTARA on May 29, 2009

No comments:

About Me

My photo
Brisbane, Queensland, Australia
Hi, I am a journalist of ANTARA, Indonesia's national news agency whose headquarters is in Jakarta. My fate has brought me back to Australia since March 2007 because my office assigns me to be the ANTARA correspondent there. My first visit to the neighboring country was in 2004 when I did my masters at the School of Journalism and Communication, the University of Queensland (UQ), Brisbane, under the Australian Development Scholarship (ADS) scheme. However, the phase of my life was started from a small town in North Sumatra Province, called Pangkalan Brandan. In that coastal town, I was born and grown up. Having completed my senior high school there in 1987, I moved to Medan to pursue my study at the University of North Sumatra (USU) and obtained my Sarjana (BA) degree in English literature in 1992. My Master of Journalism (MJ) was completed at UQ in July 2005. The final research project report for my MJ degree was entitled "Framing the Australian Embassy Bombing (Jakarta) in Indonesian and Australian Newspapers". Further details about me can be read in a writing posted in my blog entitled "My Life Journey".

Blog Archive

NeoPod

NeoCounter

The Value of Creativity

The Value of Creativity