Ketua Majelis Rendah Parlemen Australia, Harry Jenkins, mengharapkan kerja sama yang erat dengan DPR-RI hasil Pemilu 9 April guna membangun hubungan bilateral yang semakin kuat dan stabil, kata Minister Counselor Bidang Politik KBRI Canberra, Samsu Rizal.Sinyal positif bagi keberlanjutan dan penguatan hubungan parlemen Australia-Indonesia itu disampaikan Jenkins saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Primo Alui Joelianto 27 Mei lalu, katanya dalam penjelasannya kepada ANTARA, Jumat.
Dalam beberapa tahun terakhir ini, hubungan parlemen kedua negara semakin membaik ditandai dengan kegiatan seminar, saling kunjung para pimpinan dan anggota parlemen, serta kerja sama kedua parlemen di tingkat regional dan internasional, katanya.
"Namun peningkatan kerja sama parlemen kedua negara dari yang sudah ada sekarang tetap terbuka," katanya.
Pada 24 Mei lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah pun menetapkan nama 560 anggota DPR-RI hasil Pemilu parlemen 9 April lalu.
Rizal mengatakan, kunjungan Dubes Primo kepada ketua Majelis Rendah ke-28 Parlemen Australia itu merupakan yang kedua ia lakukan sejak ia resmi menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Gubernur Jenderal Quentin Bryce Maret lalu.
Pada 15 Mei lalu, Dubes Primo juga telah melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Senat Parlemen Australia, Senator John Hoog.
Penguatan kerja sama antar-parlemen ini akan mendukung berbagai langkah dan kebijakan pemerintah kedua negara dalam membangun hubungan bilateral yang stabil, katanya.
Rizal mengatakan, saat ini hubungan kedua negara yang bertetangga ini sangat baik terutama di tingkat pemerintah namun masih belum stabil di tingkat rakyat karena masih adanya mispersepsi publik kedua bangsa.
*) My news for ANTARA on May 29, 2009

No comments:
Post a Comment