Presiden Senat Parlemen Australia, Senator John Hogg, memandang penting penguatan hubungan antarparlemen Australia-Indonesia guna mendukung berbagai langkah dan kebijakan pemerintah kedua negara dalam membangun hubungan bilateral yang stabil, kata seorang diplomat RI."Semangat memperkuat hubungan antara parlemen kita dan Australia ini terungkap saat Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu Primo Alui Joelianto melakukan kunjungan kehormatan ke Senator John Hogg Selasa (12/5)," kata Minister Counselor Bidang Politik KBRI Canberra, Samsu Rizal, kepada ANTARA, Rabu.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 45 menit di gedung Parlemen Federal Australia di Canberra itu, kedua pihak memandang penting penguatan hubungan parlemen Indonesia-Australia ini guna mendukung langkah-langkah dan kebijakan yang diambil pemerintah kedua negara, katanya.
Pada kesempatan itu, Dubes Primo juga menyampaikan perlunya terus mengembangkan kerja sama di tingkat rakyat kedua bangsa karena hal ini akan memperkokoh landasan hubungan bilateral kedua negara bertetangga ini.
"Hubungan di tingkat rakyat ini bahkan menjadi salah satu isu penting dalam konferensi bilateral Indonesia-Australia di Sydney belum lama ini. Kalau 'people-to-people contact' (hubungan antarwarga) ini berhasil dibangun, hubungan kedua negara akan semakin menguat," kata Samsu Rizal.
Dukungan parlemen kedua negara pada upaya penguatan kerja sama dan hubungan antarwarga ini sangat penting, kata Samsu Rizal yang mendampingi Dubes Primo saat bertemu Senator John Hogg.
Dubes Primo menempati pos barunya di Canberra sejak 15 Februari 2009. Sebelumnya, diplomat karir yang menggantikan posisi TM Hamzah Thayeb itu pernah menjabat sebagai Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Deplu RI (2006-2008) dan Dubes RI di Wellington, Selandia Baru.
Dalam tiga tahun terakhir, kondisi hubungan kedua negara sudah relatif stabil. Bahkan fondasi hubungan itu semakin menguat menyusul pemberlakuan Perjanjian Keamanan yang juga dikenal dengan Perjanjian Lombok sejak Februari 2008.
*) My news for ANTARA on May 13, 2009

No comments:
Post a Comment