Pemerintah Australia, Senin, mengutuk ujicoba nuklir bawah tanah Korea Utara (Korut) dengan menyebut aksi Pyongyang tersebut sebagai sebuah "provokasi".Menteri Luar Negeri Stephen Smith dalam pernyataannya, Senin, mengatakan, pihaknya segera membicarakan masalah peluncuran nuklir bawah tanah Korut ini dengan Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang, sekutu dan mitra Australia di kawasan.
"Bersama negara-negara mitra, Australia akan membawa masalah ini ke Dewan Keamanan PBB," katanya.
Menurut Menlu Smith, hanya ada satu opsi buat Korut, yakni secepatnya menghentikan segala aksi provokatif memenuhi isi Resolusi DK PBB No.1718, dan kembali ke meja perundingan enam negara.
Kutukan Australia dan dunia kembali tertuju ke Korut setelah kantor berita resmi Korut (KCNA) mengonfirmasi keberhasilan negara itu melakukan ujicoba nuklir bawah tanah Senin (25/5).
KCNA mengklaim mengklaim tujuan ujicoba nuklir bawah tanah itu sebagai upaya Korut meningkatkan kemampuan pertahanan diri negara itu. Korut pertama kali melakukan ujicoba nuklir pada Oktober 2006.
*) My news for ANTARA on May 25, 2009

No comments:
Post a Comment